Soul Monarch : Eclipse Feast Online

Soul Monarch : Eclipse Feast Online
Quest, dari Pembalasan


__ADS_3

Aku mengamati sekitar dan akhirnya memilih mulai membaca sedikit katalog barang yang dijual.


Beberapa di antaranya adalah bubuk peledak (mesiu), zat pelarut, beberapa katalis untuk alkimia, serta beberapa logam hasil alkimia dengan karakteristik khusus tertentu dan pastinya yang paling terkenal adalah potion.


Yaa, untuk potion sendiri. Itu bermula dari sesuatu yang sederhana seperti potion pemulih HP, MP, maupun SP hingga potion penyembuhan. Tampaknya itu berlaku untuk beberapa kondisi negatif.


Dalam hal kualitas, small potion tingkat terendah adalah yang paling murah dengan hanya 10 Arte per potion. Yaa, itu memulihkan 50 nilai dari salah satu sumber daya tergantung jenisnya dengan Cooldown 30 detik.


Tapi, itu hampir tidak mencukupi untuk memulihkan seseorang di tingkatku. HP-ku saja sudah mencapai angka seribuan, jadi tidak mungkin. Apa yang paling cocok sepertinya adalah small potion tingkat menengah yang memulihkan 400 nilai sumber daya dan harga 60 Arte.


Selain itu, bahkan letak dari barang dimaksud juga telah ditunjukkan. Yaa, bagaimanapun aku hanya membacanya untuk dapat mengamati sekitar.


"Jadi, di manakah guru kalian ini biasanya berada?" tanyaku berbisik.


"Dia biasanya berada di bagian dalam toko. Melakukan penelitiannya tentang alkimia sepanjang waktu tapi ...."


"Daerah itu adalah area di mana si brengsek itu tak membiarkan seseorang pun masuk jadi penjagaannya cukup ketat," timpal Zile.


Begitukah? Jadi, pada dasarnya aku harus dapat menyelam dari kerumunan ini, menuju ke belakang, dan melewati penjagaa?


"Yaa, Mega, apa kamu dapat mengeluarkan kabut seperti sebelumnya?"


"Kemungkinan bisa tapi ..."


Tapi?


"... Diri ini rasa itu akan sedikit sulit Dirae. Selain karena Kemampuan tersebut mengalami penurunan tingkat, kemungkinan terdapat golem dan kamera pengawas cukup tinggi."


Ugh ... apa CCTV sudah ditemukan di sini? Kurasa ini bukan hanya zaman pencerahan lagi tahu.


"Diri kalian," panggil Megaera pada keduanya. "Jenis pengawasan apa yang dirimu tahu diterapkan di sini?"


"Kalau tidak salah ... sepertinya kamera pengawas di lorong-lorong bagian dalam serta gudang."


"Untuk jenis golem sendiri?"


"Itu hanya ditempatkan di gudang. Selebihnya hanya kamera pengawas. Dam untuk ruangan si berengsek itu, dia tidak menginginkan pengawasan apa pun diterapkan padanya jadi hanya beberapa penjaga yang ada di sana."


"Kalau begitu mungkin ini bisa Dirae. Tapi dirimu harus bergerak lebih terampil daripada saat itu.” Megaera berkata demikian setelah berpikir sejenak dan akhirnya bertanya, "Guru diri kalian alkemis bukan?"


"Iya, memang dia alkemis,” jawab Sile dan Zile mengangguk.


"Jika begitu tidak tertutup kemungkinan dia telah membuat golem sendiri di luar penentuan semula.” Megaera berargumen.


"Tapi ya, apa perbedaan antara pengawasan dari golem dan kamera?"


"Golem lebih unggul karena persepsi yang ditangkap tidak hanya melalui visual melainkan juga dari persepsi magis, namun itu cenderung mencolok. Untuk kamera sendiri ... dirimu dapat bertanya pada keduanya karena itu mungkin telah berubah sejak diri ini tewas."

__ADS_1


"Untuk kamera sendiri cukup kecil sehingga mudah disembunyikan tapi secara umum hanya dapat mengamati secara visual seperti apa yang Madam katakan.”


Yaa? Siapa itu Madam? Apa itu Megaera?


“Namun, beberapa memang telah dapat mengamati melalui persepsi lainnya tapi cenderung cukup mahal jadi aku rasa itu tidak akan diterapkan di cabang kecil seperti ini. “


"Selain itu, golem lebih boros akan kristal magis daripada kamera,” sambung Sile melengkapi penjelasan Zile tentang kamera.


Ternyata begitu, ya? Konsep yang tidak asing terutama bagi kamera.


"Yaa, saatnya melakukan itu, Mega tolong bantuannya."


"Tentu."


Kabut abu-abu itu sekali lagi diturunkan, dan aku segera bergerak. Seperti apa yang Megaera katakan itu menjadi sedikit lebih tipis yang mungkin berkaitan dengan penurunan level Kemampuan terkait.


Yaa, bukan saatnya untuk berpikir seperti itu jadi mari lakukan dengan cepat. Apalagi ini bukan bidang keahlianku, dan aku lebih dapat berperan dalam bidang lain.


Langkahku menderap dengan cepat, lewat bantuan Kemampuan Megaera aku dapat meredam suara langkah dan menutupi kehadiranku. Beberapa orang lalu-lalang, membuatku berhenti dan bersembunyi sesaat sebelum melanjutkan setelah di rasa aman.


Melirik ke atas, aku juga dapat mengetahui kamera pengawas yang dimaksud. Yaa, itu lebih mirip dengan kamera pengawas di era awal abad ke-21. Namun—


"Dari sinilah bagian sulitnya, ya?"


Aku melihat penjaga berpatroli, berlalu-lalang layaknya semut, menjaga tempat Melg berada yang ternyata sangat besar.


Menenangkan pikiranku, aku bertanya pada Megaera berapa banyak waktu sampai efek Kemampuan ini kadaluwarsa. Dan dia menjawab bahwa ini akan tetap bertahan sampai dia membatalkannya secara pribadi atau aku ditemukan.


Yaa, Kemampuan yang nyaman. Seperti bagaimana Spirit Connection bekerja.


"Kalau begitu, yaa, tidak perlu sungkan."


Aku mulai berlari dan melepaskan Mana Board di udara, menginjaknya dan mendorongku tinggi. Mana Layer dilepaskan, kujadikan sebuah papan pijakan mantap dan bertahan. Menunggu jeda penggunaan berakhir.


Yaa, berkat kontrol sihirku aku dapat menjaga pelindung tipis ini tetap mengapung. Bagaimanapun, tidak mungkin aku dapat bersembunyi lewat darat dengan frekuensi sesering itu.


Mana Board lain dilepaskan bersama dengan langkah yang mengikuti, meninggalkan papan pijakan sebelumnya yang mulai runtuh. Mencoba melewati pengawasan luar yang lebih ketat dan masuk ke bagian yang lebih dalam hingga akhirnya aku turun dan mengamati.


Mari ambil napas sejenak, ya.


Ini juga waktu yang tepat untuk melihat celah pada ruangan itu sehingga aku dapat masuk ke dalam. Mungkin lewat saluran ventilasi? Yaa, tidak. Itu jelas terlalu kecil bagiku.


"Kurasa tidak juga," bisikan lain terdengar.


Yaa, aku akan mengabaikannya untuk sekarang. Tidak mungkin aku akan dapat melewati celah sekecil itu, oke?


Tapi ... yaa, mungkin aku lawat sana saja. Aku berpikir demikian sebelum mengangguk. Mengambil napas dalam dan melompat berkat bantuan Mana Board. Menggapai celah yang kumaksud dan mulai merangkak masuk.

__ADS_1


Aku dapat mencium beberapa aroma aneh dari sekitar, ini mungkin adalah cerobong asap untuk mengeluarkan asap-asap sisa dari kegagalan pembuatan potion. Ugh, tetap saja ini saluran ventilasi!


Walau harus kuakui sistem ventilasi di sini cukup baik.


Dan aku pun berhenti tepat sebelum memasuki ruangan. Mulai terasa agak berbahaya di sini.


"Sile, Zile, masuklah ke dalam terlebih dahulu dan katakan apa yang kalian lihat."


Mereka mengangguk dan melakukan apa yang kuperintahkan. Namun—


"—!?"


Dengan segera fluktuasi mental yang hebat dapat kurasakan dari mereka berdua.


"Mega!" panggilku segera.


"Embrace!" Dan Megaera pun —sekali lagi— memasukkan mereka secara paksa ke dalam tubuhnya. Meski begitu, fluktuasi mental mereka sama sekali belum meredam sedikit pun dan terus menanjak naik.


"Keluarkan mereka."


"Apa dirimu masih waras?"


"Tenanglah. Aku tahu apa yang aku lakukan, ya."


"Baiklah kalau begitu," kata Megaera dengan sedikit helaan napas sebelum mengeluarkan keduanya.


Tubuh mereka kini berkobar layaknya nyala api, Sile si putih cerah dan Zile si hitam pekat. Mengambil napas dalam, aku mencoba menghubungi mereka melalui Spirit Connection tapi itu percuma.


Mereka benar-benar telah dikendalikan oleh emosi mereka. Salah satu karakteristik dari undead adalah emosi mereka lebih rentan terpengaruh karena hal itu adalah dasar alasan mereka dapat bertahan.


Dan kini kedua tengah mengalami hal itu. Mereka terus berteriak, membuat nyala tubuh mereka semakin hebat layaknya api yang dikipasi.


Yaa, lebih baik aku lihat saja apa yang dapat membuat mereka seperti ini. Berpikir demikian, aku merangkak sedikit lagi sebelum melihat apa yang ada di sisi lain.


Dan aku mematung seketika.


———


Penjelasan lebih lanjut mengenai Spec-Skill.


Spec-Skill. Selain memiliki level maksimal 10, perbedaan paling besar dari Spec-Skill dengan Skill normal adalah Spec-Skill mengabaikan beberapa aturan umum EFO.


Apa yang dimaksud di sini pengaturan adalah check and balance yang diterapkan.


Skill di EFO, biasanya membawa kerugian yang terjadi dengan kepemilikannya, dengan kata lain biaya. Bahkan untuk kemampuan pasif, seperti dalam bentuk peningkatan konsumsi stamina dalam setiap tindakan.


Sedang Spec-Skill, sebagaimana dijelaskan sebelumnya cenderung merupakan kemampuan karakteristik pribadi dalam EFO. Secara aktual bertindak sebagai kemampuan pasif tanpa kerugian yang dibebankan. Hanya membawa keuntungan meski cara mendapatkannya sendiri di luar peningkatan Power Level cukup sulit.

__ADS_1


Yaa, terus dukung saia dengan memberikan like dan komentar di setiap akhir Chapter. Dan untuk favorite serta bantuan sharenya jangan lupa, oke?


__ADS_2