
Megaera terus merusak satu demi satu laba-laba yang mendekat ke arahnya dengan belati di tangan.
“Fire Incarnate.”
Belati di tangan Megaera mulai mengeluarkan cahaya merah meradang. Dia mengayunkan belati itu tanpa banyak beban berarti dengan setiap tebasan yang dilancarkan memberikan luka bakar pada laba-laba itu.
Yaa, itu sangat cepat sampai-sampai mataku kesulitan untuk dapat melihatnya dengan jelas. Apalagi dengan efek nyala api, itu memperburuk penglihatanku yang sangat peka terhadap rangsangan cahaya tapi sepertinya terlihat sangat lancar di sana, ya?
Sementara bagiku? Yaa, aku terus mengeluarkan bola-bola kabut mana sementara masih menghindar. Pembuatan bola kabut mana besar jauh lebih lambat, bahkan jika dibandingkan tombak kabut mana, tombak tidak akan ada apa-apanya dibanding ini.
“Strengthen Damage!”
Bola kabut mana besar kuluncurkan, menghantam salah satu laba-laba dan berhasil menghentikannya. Tapi seekor laba-laba lain segera melangkahi mayat rekannya itu dan menyerangku.
“Ini benar-benar menjadi taktik lautan monster yang melelahkan, yaa.” Aku bergumam, berpikir demikian sembari mulai menembakkan bola-bola kabut mana kecil.
Uhh, melukai kebanggaanku untuk memisahkan yang besar dan yang kecil, ya. Lagi pula, apa pemisahan seperti ini benar-benar diperlukan?
Tapi ini mengingatkanku bahwa aku masih perlu mempelajari banyak mantra sebagai penyihir. Aku berpikir demikian sebelum menggelengkan kepala kuat-kuat.
“Tidak, tidak, tidak. Semakin banyak mantra yang kupelajari bukan berarti keterampilan sihirku lebih baik.”
Aku memikirkan beberapa opsi lain, tapi akhirnya hanya beberapa yang layak. Yaa , itu dapat dipikirkan nanti juga sih.
Tiga buah kabut mana besar akhirnya telah siap. Yaa, ini waktunya untuk membalas. Aku meluncurkan bola-bola kabut mana besar, jangan lupakan lampiran Mana Power di dalamnya.
“KRAKLALAA—!”
Beberapa laba-laba jatuh. Tapi yaa, seperti sebelumnya, laba-laba baru muncul dari belakang. Apa ini tidak akan berhenti?!
[Mana Power telah sukses berkembang menjadi Mana Break]
[Magic Talent telah sukses berkembang menjadi Magic Vocation]
Aku menatap pemberitahuan itu dengan sekilas sebelum melanjutkan serangan. Cukup terkejut dengan penyelesaian peningkatan yang tiba hampir bersamaan, tapi laba-laba ini harus diutamakan.
Yaa, efek yang telah jelas terlihat adalah itu meningkatkan kolom manaku hingga ... 800?! Hei, apa ini benar?! Bukankah jumlah itu hampir sama dengan seluruh usaha peningkatan yang kulakukan hingga level 20-an lebih?!
... Mungkinkah aku dapat naik ke tingkat E Rank segera?
Yaa, simpan saja pikiran itu nanti diriku. Selalu ingat, tidak baik untuk terburu-buru. Lebih baik cek dulu apakah itu dapat dilakukan nanti.
__ADS_1
Baiklah itu benar, jadi mari lakukan sedikit konfirmasi Mana Break. Aku memulai cast Mana Bullet dan melihat bahwa dasar kinerja Mana Break berubah jauh, sangat banyak perbedaan dari saat masih sebagai Mana Power.
Alih-alih dapat diaktifkan saat waktu siaga, pengaktifan Skill kini hanya dapat dilakukan selama waktu cast. Yaa, jadi ini adalah maksud dari bagian yang mendeskripsikan peningkatan waktu cast, ‘kah?
Untuk Magic Vocation, aku tak memiliki gambaran pasti karena itu adalah Skill pasif tapi yang jelas itu meningkatkan kontrolku atas sihir.
“Mana Bullet.” Aku menembakkan peluru mana yang telah siap sembari masih memperhatikan panel. “Waktu siaga mantra juga berkurang sedikit, ya? Hmm, yaa itu berkurang sekitar 10% dari aslinya.”
Pengecekan dasar selesai. Yaa, untuk kinerja dasar, aku telah menduga bahwa di level 0 dari Mana Break maupun Magic Vocation akan sama dengan kinerja level 25 dari Skill sebelumnya.
Mana Break tiap 2% mana tambahan meningkatkan efek mantra 1,75%. Sedangkan Magic Vocation 2,5% pengurangan biaya Mana Poin.
Uhh, padahal sebelumnya itu mencapai peningkatan 1,9% per 2% mana tambahan dan pengurangan biaya Mana Poin 3%. Yaa, nilai pertumbuhan akan lebih tinggi jadi jangan murung, jangan murung, benar-benar tidak perlu untuk itu diriku.
“Baiklah, masih banyak yang harus kulakukan jadi ...”
Aku menatap para laba-laba hitam itu. Mereka telah terus menggangguku dengan utasnya, bahkan jika tak mengenaiku itu mengurangi tempatku berpijak. Untung saja Megaera membakarnya secara berkala jadi bukannya sama sekali tidak dapat dilawan.
Tapi apa kamu tahu beberapa hal yang tidak aku sukai? Salah satunya adalah bergantung pada orang lain. Karenanya—
“Aku, Dirae nyatakan. Remuklah, pipihlah tubuh kalian hingga tak mampu bergerak kembali. Increase Speed. Higher Magic.”
Aku melepaskan sepuluh buah bola kabut mana besar yang kupersiapkan sejak tadi kepada para laba-laba tersebut. Menekan mereka satu demi satu.
Memang pembuatannya menjadi lebih lama karena aku menggunakan Mana Break. Namun, hasil akhirnya menjadi jauh lebih memuaskan. Yaa, mengakhiri dalam satu gerakan besar bukan gayaku, aku lebih suka melakukan segala sesuatu secara perlahan tapi tidak sepenuhnya terasa buruk.
Yaa, jika itu diibaratkan dalam penggambaran pipa dan air.
Sebelumnya, kinerja Mana Power lebih seperti meningkatkan volume air (mana) untuk memperbesar tekanan. Namun, Mana Break sebaliknya. Ia meningkatkan pipa itu sendiri sehingga dapat menahan tekanan air yang lebih tinggi.
Hasil akhirnya sama, meningkatkan tekanan air (kualitas sihir). Tapi dari segi proses itu berbeda jauh.
Yaa, Mana Power adalah si pemasok air yang tidak peduli dengan ketahanan pipa, dan itu meningkatkan peluang pipa rusak (mantra lepas kendali). Jadi jelas Mana Break lebih baik karena itu juga meningkatkan stabilitas mantra.
Meski begitu, tetap saja jika tak dibarengi pelaku peningkatan kendali atas mantra, si Magic Vocation itu tak akan banyak berpengaruh secara langsung. Mungkinkah Magic Vocation dapat diibaratkan orang yang mengarahkan tekanan air yang keluar dari pipa itu, ya?
Yaa, aku tidak dapat mengeceknya sekarang. Aku tengah berusaha menekan fokusku melakukan ekspansi tanpa sadar lebih jauh lagi. Dan jika perhatianku teralihkan maka itu akan terjadi begitu saja.
Kenapa perlu ditekan, ya? Jika dibiarkan itu hanya akan membuatku menjadi rakus tahu, bukankah sudah kubilang bahwa otak adalah lubang tanpa dasar bagi konsumsi gula?
Apa?! Aku memang sudah rakus?! Tidak mungkin, huh!
__ADS_1
Laba-laba itu berhenti memanggil rekan mereka setelah kurang lebih empat puluh laba-laba baru datang. Apa ini adalah batasan dari kemampuan panggilan teman (nama yang kuberi untuk kemampuan itu)? Yaa, setidaknya itu baik karena bukannya tidak terbatas.
“Ini bukan keputusan yang salah,” gumamku puas.
Yaa, hasil dari Intermediate Non-Elemental Magic Mastery tidak buruk, hanya saja ekspektasiku terlalu tinggi kala itu. Dan dengan ekspektasi sesuai hatiku pun merasa tidak kecewa. Mari ingat untuk tak berharap lebih di EFO.
“Kraklalaaa!”
Aku melihat ke arah laba-laba hitam saat mendengar suara itu. “Mengejutkan juga perkiraanku meleset.”
Dua laba-laba dari sembilan target sebelumnya masih hidup. Padahal aku telah memulai kerusakan dengan bola-bola kabut mana kecil sejak lama, dan mengakhirinya dengan bola kabut mana besar dengan hibah Mana Break dan beberapa mantra Enhancement Spells sebagai penentu.
Yaa, biasanya saat aku telah menyatakan sesuatu, aku memiliki keyakinan 90% bahwa itulah yang akan terjadi.
“Ini agak tidak terduga. Aku cukup tertarik, tapi hindari itu lain kali atau Role Play-ku tidak akan seperti yang kuinginkan.”
Apa vitalitas monster memang memiliki peningkatan kala berada di dalam Dungeon? Dan oleh karena itu pula monster di dalam Dungeon dikatakan lebih kuat?
“Yaa, aku hanya perlu menyelesaikannya sih. Strengthen Damage.”
Serangan utamaku, yang beralih ke bola kabut mana besar meluncur ke arah laba-laba yang masih selamat. Itu berhasil menghancurkan tubuh laba-laba itu berkeping-keping. Yaa, biarpun dia selamat dengan serangan itu dia telah mati.
Tapi ... potongan tubuh laba-laba tidak akan terkumpul kembali dan menjadi sesuatu seperti zombie kan?
———
Ini hanya catatan kecil, buat yang masih bingung cara kerja sihir dengan hubungan aktivasi mantra dan aktivasi Magic Mastery itu kayak gini.
Pertama cast. Ini adalah saat pola geometris alias lingkaran sihir mulai disusun dalam pola tertentu.
Kedua, waktu siaga. Kala waktu ini lingkaran sihir telah siap dan tinggal menunggu aktivasi atau saat mana mengisi lingkaran sihir.
Terakhir, aktivasi. Waktu pelepasan sihir ditandai dengan aktivasi Magic Mastery dan mana akan mengisi lingkaran sihir, lalu diikuti tanda aktivasi mantra yang dimaksud.
Bagian aktivasi ini yang menurut saia mungkin akan membuat beberapa orang bingung, mudahnya saia akan ambil contoh dari Mana Bullet:
—Aktivasi via Action Key : mengangkat tongkat sihir (misal tindakan aktivasinya ini) lalu berkata, “Mana Bullet.”
—Aktivasi via Voice Key : “Lepaskan (misal kata aktivasinya ini).” Sebelum akhirnya berkata, “Mana Bullet.”
—Aktivasi via Mind Key : memikirkan aktivasi Magic Mastery sebelum berkata, “Mana Bullet.”
__ADS_1
*Jika ada yang masih bingung boleh komentar kok :>