
Tik tok tik tok...
Bunyi jam dinding menemani keheningan di ruang makan di mana James dan Checille berada, dan Checille yang sejak tadi hanya tertunduk diam mulai mengangkat wajahnya menatap suaminya.
"James, apakah perubahan yang terjadi pada darah putrimu itu karena efek dari serum sebelumnya atau kah karena darah yang telah diberikan Leon padanya?" tanyanya memecah kesunyian.
"Menurutku efek serum yang berada terlalu lama di tubuh putriku itu adalah pemicu sebenarnya, dan tentang efek darah yang telah diberikan menantuku itu padanya, aku tidak bisa mengambil kesimpulan tentang hal itu sebelum memeriksa darah menantuku itu," jawab James, "Tetapi Checille, sebenarnya masalah putriku itu bukanlah hal ini! Melainkan karena Instansi Pemerintah sedang memperhatikan dirinya karena pihak Instansi tersebut telah mengetahui bahwa sebagai putri dari seorang Profesor yang sedang meneliti tentang serum bagi Para Army tiba-tiba ia memiliki kekuatan yang sangat luar biasa, dan jika kita tidak bisa mengatasi hal ini takutnya Lab milikku kelak akan di salah gunakan oleh mereka, apalagi jika mereka mencurigai bahwa semua yang terjadi pada putriku itu berhubungan dengan penelitianku di Lab, kemungkinan ke depannya mereka akan memanfaatkan hal ini untuk memaksa Alicia agar bersedia bekerja pada mereka!" lanjutnya sembari menatap istrinya dengan raut wajah sedikit cemas.
"James, mereka tidak berhak melakukan hal itu pada putriku!" protes Checille
"Mereka Pemilik Lab, semua hasil penelitianku adalah milik mereka termasuk target penelitian tersebut!"
"Bukankah kamu mengatakan kalau Leon adalah Pemegang Saham terbesar Labmu?!"
"Itu benar, kita cukup beruntung karena menantuku adalah Pemegang Saham terbesar jadi... Mereka harus mendapatkan persetujuannya terlebih dahulu sebelum mereka melakukan sesuatu pada hasil penelitianku dan juga semua yang terlibat dalam penelitian tersebut!"
"Lalu kapan pemeriksaan pada putriku itu dilakukan?"
"Besok pagi, ada apa?" James menatap istrinya dengan wajah bingung.
"Kalau begitu aku akan ikut bersamamu besok ke Lab, masalah Butik aku akan meminta Sharon menggantikanku untuk mengawasinya."
Ucapan Checille ini dijawab James dengan mengangguk setuju.
__ADS_1
"Sebagai ibunya, kamu memang harus meluangkan waktumu untuknya, kebetulan tadi pagi Alicia telah menghubungiku dan mengatakan kalau mereka akan kembali hari ini."
"Putriku itu juga telah menghubungiku," timpal Checille, "Dan sekarang hari telah larut, sebaiknya kamu beristirahat cepat agar besok tidak melakukan kesalahan saat memeriksa putrimu!" tambahnya, setelah menyelesaikan ucapannya Checille pun mengajak suaminya untuk pergi tidur.
***
Los AngelesĀ pukul 8 pagi di Lab, Leon bersama Alicia telah berada di Lab untuk bertemu ayahnya.
"Ibu?" Alicia menghampiri Checille dengan cepat ketika melihat wanita paruh baya ini berada di kantor ayahnya, "Mengapa ibu berada di sini? Lalu bagaimana dengan Butik?" ia memberondong pertanyaan pada sang ibu yang sedang menatapnya dengan penuh kerinduan.
"Di Butik ada bibi Sharon yang akan menggantikan tugas ibu untuk sementara, tetapi masalahmu ini... Bagaimana mungkin ibu tidak peduli? Kamu adalah putri ibu satu-satunya!" lontar Checille, "Lagipula ada sesuatu yang harus ibu bicarakan pada suamimu itu! Masalah kebohongannya pada ibu dan ayahmu, bukankah dia harus menjelaskan hal ini pada ibu?"
"Tentang itu... Bisakah ibu memaafkannya?" pinta Alicia sembari meraih lengan sang ibu dan merangkulnya dengan manja.
"Kamu ini... Ibu bahkan belum membuat perhitungan pada suamimu itu yang telah melibatkanmu dalam bahaya berkali-kali!" sungut Checille.
Melihat tingkah putrinya ini Checille hanya bisa menghela nafas.
"Baik... Baiklah!" sahutnya akhirnya, yang disambut Alicia dengan senyum cerianya.
Beberapa saat kemudian sebelum pemeriksaan di mulai, Leon menyempatkan diri untuk berbicara dengan kedua mertuanya, awalnya ia sedikit tertekan ketika kedua mertuanya ini terus menatapnya dengan tegang, tetapi setelah ia menjelaskan dan berjanji pada kedua mertuanya ini akan menjaga Alicia dengan sangat baik, ia pun bisa menghela nafas lega karena raut wajah kedua mertuanya itu mulai terlihat santai.
Tepat pukul 10 pemeriksaan terhadap Alicia pun dilakukan, selain memeriksa putrinya... James juga meminta ijin pada Leon agar ia bisa memeriksa darah menantunya itu untuk mencari penyebab atas reaksi darah putrinya, dan hal ini tentu saja disetujui oleh Leon, dan di saat yang sama Leon juga meminta pada ayah mertuanya agar ia diperkenankan untuk melihat dan menyimpan semua hasil pemeriksaan istrinya setelah mendapatkan penawar di Paris, dan James menyetujuinya, dengan senang hati ia memberikan semua hasil pemeriksaan yang telah ia kumpulkan sebelumnya pada menantunya itu, dan dari hasil pemeriksaan tersebut Leon baru menyadari satu hal bahwa sesuatu berubah pada sel darah istrinya.
__ADS_1
"Kita tidak bisa memberikan hasil laporan ini pada Ketua Instansi itu, jika mereka sampai melihatnya... Maka istrimu akan menjadi target mereka!" bisik Dr. Mark yang ikut melihat hasil pemeriksaan tersebut bersama Leon.
"Kamu benar, mungkin karena hal ini juga yang membuat ayah mertuaku itu ingin memeriksa tentang darahku, oh ya Mark... Laporan ini... Bisakah kamu melakukan sesuatu pada hasil pemeriksaan ini?"
"Mengapa aku yang harus melakukannya? Bukankah si gila itu bisa melakukannya? lagipula... Aku harus menemani ayah mertuamu itu untuk melakukan pemeriksaan di sini!" cetus Dr. Mark.
"Jika Anton yang harus melakukannya, bukankah itu artinya kamu harus memberikan catatan darah normal padanya?!"
"Kebetulan sekali, aku membawa beberapa contoh dari pasien anemiaku, lebih baik memberikan laporan bahwa istrimu menderita anemia setelah darahnya dibersihkan sebagai efek samping serum tersebut daripada melaporkan kalau kondisi darahnya normal, karena jika semua terlihat baik-baik saja kemungkinan mereka akan curiga!"
"Baik, lakukan sesuai keinginanmu saja! Sementara aku akan menemani istriku itu menjalani pemeriksaan!" sahut Leon sambil menepuk pundak sahabatnya, sesaat setelah melihat anggukan sahabatnya Leon pun pergi meninggalkan Dr. Mark yang langsung mendekati Anton.
***
Pukul 1 siang sesuai permintaan Leon dua hari sebelumnya, pihak Instansi Pemerintah pun hadir mengunjungi Lab didampingi oleh Jendral Albert bersama dua orang rekannya.
Untung saja saat kedatangan mereka ini James telah menghentikan semua pemeriksaan terhadap putrinya dan meminta semua pekerja Lab agar bertindak normal seperti hari biasa agar tidak menimbulkan kecurigaan.
Pertemuan itu diadakan di dalam kantor milik James, dan dalam pertemuan tersebut Leon menyerahkan sebuah amplop coklat tentang hasil pemeriksaan atas kondisi istrinya kepada pihak Instansi, dan sesuai prediksi Leon, mereka ingin melakukan satu pengujian terhadap istrinya Alicia sebelum mempercayai semua yang tertulis di dalam isi amplop tersebut.
Pengujian atas rasa sakit diperlukan untuk mengetahui bahwa subjek penelitian masih memiliki efek serum atau tidak, karena semua Army yang pernah memiliki efek serum biasanya akan kehilangan indra perasa untuk merasakan rasa sakit, dan setelah pihak Instansi membaca juga melihat reaksi Alicia atas ujian itu, akhirnya mereka setuju bahwa Alicia telah terbebas dari efek serum yang diproduksi oleh Lab ini.
"Sepertinya ini belum selesai," bisik Dr. Mark pada Leon ketika menemani sahabatnya ini mengantar pihak Instansi yang akan kembali pulang.
__ADS_1
"Tentu saja, tatapan mereka itu telah menunjukkan akan ada ujian terakhir untuk istriku, karena itu... Minta Anton untuk segera bersiap!" perintah Leon sambil berbisik pula.
"Baik." Dr. Mark mengangguk.