STRONG GIRL AND DRACULA PRINCE.

STRONG GIRL AND DRACULA PRINCE.
DUA PESTA MEWAH.


__ADS_3

Pertemuan selalu membawa segudang cerita, dan itulah yang terjadi pada reuni hari itu sehari sebelum keberangkatan Alicia ke Roma, saat itu ia dan ketiga sahabatnya hanya saling bertukar kabar lalu kembali mengenang masa-masa kuliahnya yang penuh canda tawa hingga restoran tutup.


Dan keesokan harinya, Alicia, Leon dan putranya pergi meninggalkan Los Angeles menuju Roma bersama Dr. Mark dan juga Anton untuk menemani Alice mempersiapkan pesta pertunangannya bersama Dr. Mark, persiapan itu hanya memakan waktu tiga hari sejak mereka tiba di Roma karena sebagian telah diselesaikan oleh Alice dan keluarganya.


Sebagai putri seorang Milyuner dan keturunan Bangsawan Italia, pertunangan Alice ini tentu saja dilaksanakan dengan sangat mewah dan meriah, terlebih lagi karena tunangannya Dr. Mark juga merupakan Sekretaris Pusat Vald Corporation, walau terlahir dari keluarga sederhana... Dengan jabatannya sebagai tangan kanan Leon dan juga saudara angkat Pimpinan Vald Corporation itu, akhirnya Dr. Mark membuat Sergio IX yang merupakan ayah Alice mau menyetujui lamaran Dr. Mark terhadap putri kesayangannya, ditambah lagi dengan Leon yang memanjakan Dr. Mark dan bersedia membayar semua biaya pestanya demi mendukung sahabat baiknya itu di hadapan seluruh keluarga Alice, hal itu membuat ayah Alice tidak lagi memiliki alasan untuk menolak pria pilihan putrinya.


Pesta pertunangan mewah ini berlangsung dari siang hingga larut malam dengan susunan acara ala keluarga Bangsawan Italia, dan pesta ini yang seharusnya adalah merupakan moment bahagia bagi Dr. Mark dan Alice, justru berubah menyebalkan bagi Dr. Mark karena keluarga Alice memanfaatkan pesta ini untuk mengerjai Dr. Mark habis-habisan dan membuat Dokter tampan ini cemberut selama pesta berlangsung.


Tidak hanya dari pihak keluarga Alice, Leon dan Anton juga ikut berinisiatif untuk menggoda sahabatnya yang sedang berbahagia tersebut, alhasil setelah pesta berakhir mereka terpaksa memapah Dr. Mark ke mobil karena Dokter tampan itu terlalu kesal dan menenggelamkan dirinya dalam minuman.


Dan saat ini di dalam mobil yang bergerak perlahan kembali ke rumah pusat, Alicia menatap suaminya dan Anton yang tengah menyetir dengan wajah kesal.


"Kekanakkan!!" rutuknya sambil melipat tangannya di depan dada, "Hari ini adalah hari bahagianya, tetapi kalian membuatnya kembali ke rumah seperti ini!!"


Sementara kedua pria yang mendengar ucapannya ini hanya mencoba menahan senyumnya.


"Melakukan hal seperti ini padanya jika ia sampai mati karena terlalu banyak minum, takutnya ia akan menjadi hantu dan mendatangi kalian karena kesal!"


"Itu Nyonya, sepertinya ucapan Nyonya terlalu berlebihan," sahut Anton membela diri.


Leon mengangguk membenarkan ucapan sahabatnya itu.


"Pernahkah kalian berpikir kalau ini akan meninggalkan kesan buruk bagi keluarga Alice?! Dan kamu..." Alicia memalingkan wajahnya pada suaminya, "Umurmu sudah ratusan tahun, tetapi tingkahmu ini benar-benar..."


"Aku??" Leon menunjuk wajahnya dengan polos.


"Tentu saja! Selain kamu siapa lagi yang bisa membuat Mark menjadi seperti ini?!" ucap Alicia sebal.


"Sayang... Sepertinya kamu tidak adil padaku, selain suamimu yang tampan ini... Sahabatmu yang saat ini sedang menyetir itu juga ikut andil! Dan Julian... Pria itu bahkan mengisi gelas Mark terus-menerus, jadi kamu tidak bisa hanya menyalahkanku seorang diri!"


Berusaha membela dirinya, tetapi ucapan Leon ini justru membuat Anton tertawa kecil.


"Nyonya, maafkan saja Bos, bukankah saat ini Nyonya tengah mengandung? Terlalu banyak marah tidak baik untuk kesehatan janin!" celetuknya.

__ADS_1


"Huh, terus saja membela Bosmu ini, sebentar lagi ia akan memiliki dua anak! Jika ia tidak segera merubah sikapnya ini, kelak bagaimana akan mendidik kedua anaknya?!" tukas Alicia, "Kalau aku tidak bisa mengubah sikapnya dengan mulutku apakah aku harus mengubah sikapnya dengan tinjuku?!"


Leon dan Anton hanya diam menanggapi kemarahan Alicia tersebut, kedua pria ini mencoba mengerti keadaan Alicia saat ini yang tengah mengandung, dan mereka telah melihatnya selama beberapa hari kemarin Alicia tampak sedikit uring-uringan ketika berada di rumah, bahkan sebelum keberangkatan mereka ke pesta pertunangan... Dr. Mark sempat menyeletuk pada Leon kalau sikap istrinya ini karena bawaan anak yang tengah dikandungnya, tidak hanya Dr. Mark... Anton juga ikut menimpali kalau anak yang sedang dikandung Alicia saat ini memiliki sifat ayahnya yang pemarah dan sifat ibunya yang dingin, dan saat itu Leon hanya menanggapinya dengan tersenyum, tetapi sekarang...


"Matilah aku... Satu wanita dingin saja di rumah sudah cukup! Apa yang akan terjadi kelak jika ada dua wanita seperti dirinya di rumah?" gumam Leon cemas.


***


Sebulan kemudian, setelah pesta pertunangan Dr. Mark, pesta mewah kembali terjadi tetapi kali ini berlokasi di Beverly Hills, Los Angeles.


Pesta ini diadakan Leon untuk mengumumkan pernikahannya dengan Alicia sekaligus untuk menyenangkan istrinya, karena sebelumnya pernikahan mereka tidak dihadiri kedua orang tua Alicia dan Leon merasa ia harus membayar hal ini terhadap istrinya, karena itu seperti janjinya ia membuat sebuah pesta pernikahan termegah bagi istrinya, dengan kapasitas undangan yang mencapai ribuan orang.


Karpet merah terbentang sepanjang lima belas meter dari depan pintu rumahnya, tidak hanya sampai di situ... Konsep Garden Party yang kembali ia usung buat pesta kali ini menggunakan semua lahan kosong yang berada di rumah mewahnya ini, sebuah Gazebo indah dengan belitan kain sutra dan bunga-bunga kecil berwarna-warni berada di tengah-tengah taman, sementara sekeliling taman tampak dipenuhi dengan anggrek, mawar, tulip dan beberapa bunga-bunga indah lainnya yang menyebarkan wangi segar, bahkan tiga orang pemain musik pria berpakaian rapi tampak di dalam gazebo memainkan nada-nada indah dan merdu selama pesta berlangsung.


Kemegahan dari pesta pernikahannya itu mengisi halaman majalah bisnis dan menjadi pembicaraan di Los Angeles selama berbulan-bulan hingga hari kelahiran anak keduanya.


***


Dan malam ini... Di depan kamar operasi sebuah rumah sakit bergengsi di Los Angeles, Leon yang menunggu kelahiran anak keduanya mondar-mandir dengan wajah cemas di hadapan kedua mertuanya yang sedang duduk menunggu, sementara Leonardo putranya duduk di tengah-tengah kakek dan neneknya, bocah kecil ini hanya bisa menghela nafas memperhatikan tingkah sang ayah.


"Bagaimana?" tanya khawatir pada Dokter wanita itu.


Dokter wanita itu tersenyum ramah padanya dan mengangguk.


"Semua berjalan lancar, ibu dan bayinya baik-baik saja."


"Laki-laki atau..."


"Seperti harapanmu ketika pemeriksaan terakhir sebulan yang lalu, putrimu seorang bayi mungil yang sangat cantik seperti ibunya."


Mendengar hal itu Leon tertawa senang, bahkan ia tidak menyadari kalau putranya Leonardo telah berada di sampingnya ikut mendengarkan penjelasan dari Dokter wanita itu.


"Ayah, adikku perempuan?"

__ADS_1


Celotehan cadel dari putranya itu lah yang akhirnya menyadarkannya dan membuatnya berpaling pada putranya lalu mengangguk.


"Kata tante Dokter, adikmu secantik ibumu," jawabnya sembari menunduk dan mengangkat tubuh mungil itu.


"Lalu... Kapan aku bisa melihat adik?"


"Nanti, setelah ibu dipindahkan ke dalam kamar Vip."


Satu jam kemudian, Leon dan putranya juga kedua mertuanya telah berada di sebuah kamar Vip sedang mengagumi putrinya, bayi mungil itu membuka matanya yang bulat ketika sang ayah menggendongnya dan netra birunya terlihat sangat cerah di bawah cahaya Sang Dewi Malam yang bersinar penuh dan masuk lewat jendela kamar yang terbuka.


"Putriku, Alena Rosemina Vlad," bisik Leon sembari mencium kening buah hatinya itu, nama ini telah ia persiapkan sejak ia mengetahui kehamilan Alicia, dan itu ia ambil dari namanya dan Alicia juga nama ibunya Mina, tidak hanya satu nama ia bahkan telah mempersiapkan nama lainnya jika seandainya istrinya kembali melahirkan seorang bayi laki-laki.


Dan dengan kelahiran anak keduanya ini Leon merasa kebahagiaannya sudah lengkap, hingga beberapa tahun kemudian ia baru menyadari jika putrinya itu mewarisi sifat dinginnya dan juga istrinya yang membuat gadis kecil itu jarang tersenyum bahkan tidak mudah untuk dibujuk, terkadang ia terpaksa takluk kalau putrinya ini memasang wajah cemberut padanya.


"Mengapa aku harus menghadapi dua wanita yang keras kepala?!!" jeritnya dalam hati, ketika Alena putrinya yang telah berumur lima tahun marah saat ia terlambat pulang bekerja dari Vald Corporation.


Leon dan keluarganya memutuskan untuk tinggal di Roma demi menjalankan Vald Corporation tepat setahun setelah kelahiran putrinya, tidak hanya dirinya... Alicia juga ikut terjun ke dalam bisnisnya ini, dan dengan kehadiran istrinya di Vald Corporation, Utusan Neraka yang tadinya hanya berjumlah dua orang sekarang telah menjadi tiga orang.


Karena... Walaupun istrinya itu jarang memperlihatkan kemampuannya, tetapi setiap Karyawan Vald Corporation tahu dengan pasti bagaimana Alicia menghukum para bawahan suaminya itu bersama Anton setelah sebelumnya menghukum beberapa orang Karyawan di hari ke tujuh ia mulai bekerja.


Begitulah setiap hari keluarga kecil ini menjalani kehidupannya, seorang putra yang cerdas dan seorang putri yang dingin mewarnai kehidupan bahagia Leon dan Alicia sepanjang waktu, hingga hari ini... Leon yang telah memiliki janji pada putrinya kembali harus membujuk putrinya yang sedang menunggunya sambil menekuk wajahnya, ia bahkan bersembunyi di belakang Alicia untuk menghindari tatapan putri kecilnya itu.


"Sayang... Bantu aku untuk membujuk putrimu," pintanya pada sang istri dengan wajah memelas.


Bukan hanya tidak membantunya, Alicia istrinya bahkan meninggalkannya setelah mencium pipi kedua buah hatinya.


Aku pikir dua wanita cantik di rumah lebih baik, tetapi dua wanita cantik yang keras kepala?!!


Leon melirik putrinya sambil tersenyum canggung, sementara Alena kecil menatap sang ayah dengan tatapan tajam.



"Apa yang harus kulakukan untuk menghadapi kedua wanita ini?!!" teriak Leon dalam hati.

__ADS_1


The End🌺🌺🌺


Sebelumnya Jane ucapin banyak terima kasih buat reader yang telah mendukung novel ini, maaf kalau banyak kekurangan karena Jane hanya seorang penulis pemula yang sedang belajar🙏 Do, a Jane semoga reader sehat dan bahagia selalu... Aamiin.


__ADS_2