STRONG GIRL AND DRACULA PRINCE.

STRONG GIRL AND DRACULA PRINCE.
PRIA PENCEMBURU.


__ADS_3

Ucapan Anton sebenarnya tidak terlalu mengejutkan bagi Nathalia, siapa yang tidak mengenal Anton dengan segala keanehannya, bahkan apa keinginan pria gila ini sangat sulit untuk ditebak, tetapi membujuk seorang pria seperti Anton dan Leon adalah merupakan sebuah tantangan menarik bagi dirinya, apalagi mengingat dendamnya pada Leon yang telah berhasil menghilangkan kewarasannya selama 6 tahun dan membuatnya menderita trauma selama itu, tentu saja ia harus membuat perhitungan pada Pimpinan Vald Corporation itu.


"Hei, apa yang akan kamu lakukan pada semua orang yang kamu sekap di sini?!"


Pertanyaan ini membuat Anton yang berdiri bersandar di dinding di hadapan semua tawanannya menoleh.


"Aku hanya di minta mengurung kalian selama acara pernikahan berlangsung, tetapi tidak menutup kemungkinan kalau aku bisa membunuh kalian saat ini juga, semua tergantung sikap kalian hari ini!" jawabnya santai.


"Hahaha..." Seorang pria yang terikat di sudut ruangan tertawa terbahak-bahak.


Tawanya membuat Anton menatapnya dengan kening berkernyit.


"Apa aku mengenalmu dan mengijinkanmu untuk tertawa?!" lontarnya dingin.


"Maaf, hal ini agak sedikit lucu bagiku mengetahui seekor anjing gila sepertimu telah berhasil dijinakkan oleh seseorang, bukankah aku benar Anton Grigori?!" sindir pria tersebut sambil membalas tatapan Anton.


Anton sangat terkejut karena pria ini mengetahui nama panjangnya, karena selama ini semua orang hanya mengenalnya dengan Anton Sang Pembunuh Nomor Satu yang memiliki sembilan nyawa, dan ia menyeringai ketika mengingat sesuatu.


"Kamu adalah bawahan pria itu bukan?! Penghianat sakit jiwa yang pernah mengejarku dan ingin menghabisiku, Mengapa?! Apakah pria itu masih mencintaiku dan tidak ingin melepaskanku hingga mengutusmu padaku?!" ledeknya.


"Kamu... Kamu terlalu memuji dirimu! Apakah kamu pantas mendapatkan perhatiannya?!!" teriak pria itu marah.


"Hahaha..." Anton tertawa keras, "Pria sepertiku tidak bisa dibandingkan dengan Pembunuh Bayaran level rendah seperti dirimu, dan pria itu pasti telah menyadari betapa menawannya diriku ini, aku pikir pria itu masih tidak bisa melupakan satu malam yang telah dihabiskannya bersamaku!" maksud semua ucapan Anton ini adalah tentang Bosnya terdahulu, dulu ia adalah salah satu pembunuh bayaran terbaik yang tergabung di dalam sebuah Organisasi Pembunuh Bayaran sebelum mengenal Leon, dan Pimpinan Organisasi ini memiliki penyakit aneh, ia selalu meminta Anton untuk menyiksa dirinya sebelum ia berhubungan dengan seorang wanita, ia meminta Anton melakukan hal itu karena ia mengetahui tentang kegilaan Anton yang sangat senang menyiksa para pria.


Dan Anton tentu saja dengan senang hati melakukannya, tetapi siapa sangka Pimpinannya itu akhirnya jatuh cinta dengan ketampanannya juga sifat gilanya, dan itu membuat Anton merasa jijik, sebagai laki-laki normal walau dengan segala sifat gilanya, bagi dirinya ia tidak akan pernah menyukai seorang pria.

__ADS_1


Penolakannya membuat Pimpinannya itu mengejarnya sebagai target untuk dimusnahkan, merasa dihianati dan ditendang dari Organisasi karena masalah sepele ini membuat Anton memutuskan untuk melawan balik, perlawanannya inilah yang pada akhirnya membawa dirinya bertemu dengan Leon.


"Suatu saat nanti Bos pasti akan menemukanmu!"


Kata-kata ini menyentakkan Anton dari lamunannya.


"Apa menurutmu aku takut padanya?!" Anton meraih pistol di pinggangnya dan menembak kepala pria itu yang terlalu banyak bicara di hadapannya, "Mayatmu adalah pesanku untuknya!" gumamnya dengan wajah dingin, sesaat kemudian ia mengalihkan pandangannya pada Nathalia dan mengacungkan senjatanya ke kening wanita itu, "Pria yang baru saja kubunuh ini bukankah orang yang telah disewa oleh ayahmu?!"


Nathalia terpaku melihat tatapan tajam itu dan jemari Anton yang tampak akan segera menarik pelatuknya dan ingin meledakkan kepalanya.


"Aku tidak bisa memprovokasi pria gila ini lagi, sementara hanya bisa membuatnya tenang terlebih dahulu," pikirnya, ia memutar otak dan mencoba mencari sebuah alasan yang bisa diterima oleh Anton, "Bukan hanya ayahku yang membenci Leon, Pimpinan Vald Corporation itu telah memancing kemarahan banyak pihak."


Jawabannya ini tampaknya cukup berpengaruh pada Anton, karena Anton menyimpan kembali senjata miliknya sambil menyeringai.


"Hanya Bosku yang mampu melakukan hal itu," ucapnya bangga.


***


Sementara itu di dalam gereja, acara pernikahan telah selesai, Alicia bahkan telah melemparkan buket bunga di tangannya dan buket itu didapatkan oleh Alice, saat ini ia dan Leon juga putranya akan kembali ke hotel tetapi langkahnya terhenti di hadapan Julian yang berdiri di samping pintu limosin.


"Julian??"


Sambil tersenyum Julian melangkah menghampiri Alicia dan Leon, ia mengulurkan tangannya dan mengucapkan selamat dengan tulus pada Leon.


Hal itu diterima Leon dengan baik, ia pun menjabat erat uluran tangan Julian.

__ADS_1


"Selamat untukmu." Julian mengulurkan tangannya pada Alicia setelah Leon melepaskan jabatan tangannya.


"Terima kasih." Alicia tersenyum dan menyambut uluran tangan Julian, "Dan terima kasih juga telah menjadi pendampingku hari ini."


"Sebagai teman bukankah ucapanmu ini terlalu berlebihan?" tukas Julian sembari kembali tersenyum, "Lagipula aku senang melakukannya untuk seorang mempelai wanita secantik dirimu." Ia menarik tangan Alicia dan mengecupnya pelan.


"Ehemmm!!"


Mendengar deheman yang memiliki arti tolong jauhi milikku itu membuat Julian melirik Leon, mata Pimpinan Vald Corporation itu tampak memicing padanya dengan nada mengancam.


"Aku melupakan pria pencemburu ini!" rutuknya dalam hati, "Maaf mengganggu waktu berhargamu bersama Pengantinmu!" lontarnya pada Leon yang menjawab perkataannya itu dengan senyum sinisnya.


"Apakah aku boleh membawa Pengantinku sekarang?!" sindir Leon.


"Tentu saja." Julian tertawa kecil melihat wajah dingin Leon yang seakan-akan ingin menghabisi dirinya, "Mengapa pria ini sangat cemburu padaku?!" hatinya kembali merutuk.


Setelah Julian memberi jalan padanya dan Alicia, tanpa menunggu lagi Leon sengaja mengangkat istrinya itu dan membawanya ke dalam limosin di hadapan Julian, sementara Leonardo kecil tampak mengikutinya sambil berlari kecil berusaha mengejar langkah lebar sang ayah dengan dikawal oleh Dr. Mark dan Biana yang menemaninya selama acara berlangsung.


Saat rombongan mobil yang mengawal limosin telah meninggalkan parkiran gereja, Anton pun mendapat pesan dari Leon untuk membebaskan semua yang telah disekapnya, walau Anton sedikit keberatan dengan perintah tersebut, tetapi ia menyetujuinya setelah Leon menjelaskan bahwa ia memiliki rencana lain untuk mereka, lebih tepatnya untuk dalang yang telah mengirim semua orang itu ke pernikahannya hari ini, dan rencana itu akan ia jalankan malam ini saat acara Garden Party di hotel miliknya.


Siang hari di kantor hotel, Leon tampak melakukan rapat tertutup dengan Dr. Mark dan Anton yang telah kembali padanya.


Hari ini seharusnya menjadi hari yang sangat membahagiakan bagi dirinya, tetapi mengingat hari ini Marino telah berani bertindak sesuai dengan perkiraannya, maka Leon bermaksud untuk menangkap pria ini beserta keluarganya dengan menggunakan pesta pernikahannya sebagai pancingannya, dan hal ini ia lakukan tanpa sepengetahuan Alicia.


"Anton, tugasmu adalah melindungi istriku dan putraku dari mereka!" pesannya pada Anton.

__ADS_1


Anton mengangguk, bagi Anton tanpa perintah Leon pun ia bersedia melindungi Alicia, karena entah mengapa ia merasa sangat tertarik pada wanita ini yang telah melemparnya keluar balkon.


"Baru kali ini aku menemukan seorang wanita cantik yang penuh semangat seperti dirinya, benar-benar sangat menarik!" bisiknya dalam hati.


__ADS_2