STRONG GIRL AND DRACULA PRINCE.

STRONG GIRL AND DRACULA PRINCE.
UJIAN.


__ADS_3

Sebelum meninggalkan Lab, Leon menemui James terlebih dahulu bersama Dr. Mark untuk melihat hasil pemeriksaan istrinya yang baru saja keluar.


"Putriku memiliki sel darah yang bisa memperbaiki kerusakannya sendiri, dan setelah aku melakukan pengujian atas darahmu aku baru menyadari bahwa darahmu juga memiliki kemampuan tersebut!" terang James ketika memberikan hasil pemeriksaan tentang putrinya dan juga menantunya itu.


Sementara Leon hanya tersenyum mendengar penjelasan dari ayah mertuanya itu.


"Dia telah terbangun seutuhnya sebagai Pengantinku, ternyata inilah penyebab dari bertambahnya kecepatan yang istriku itu miliki! Darahnya memang sangat istimewa, biasanya seorang Pengantin Drakula akan membutuhkan waktu selama tiga bulan untuk mendapatkan seluruh kemampuannya, tetapi istriku itu... Ia hanya butuh waktu kurang dari dua minggu, aku pikir ini semua karena ia adalah Sang Terpilih!" cetusnya.


Dalam Legenda Kaumnya Leon telah pernah mendengar tentang hal ini dari ayahnya, bahwa Pengantin Terpilih memiliki darah yang berbeda, selain bau darahnya yang lebih harum... Darahnya juga bisa menstimulasi apapun yang berguna untuk membangun kekuatan tubuhnya, dan sebelumnya... Alicia istrinya telah menerima serum yang telah membangkitkan kekuatannya selama belasan tahun, bahkan sebelum efek serum dibersihkan istrinya itu juga telah menerima darahnya, dengan begitu stimulasi yang diterima oleh darah istrinya menjadi dua kali lipat dan membuka kemampuan tersembunyi dari dirinya, jadi ketika efek serum telah diangkat dari tubuh istrinya, kemampuan dirinya yang sebenarnya telah terbuka.


"Jika melihat dari hasil pemeriksaan ini seharusnya putriku itu bahkan lebih kuat dari sebelumnya!"


"Paman benar." Leon mengangguk, "Walau istriku itu bisa merasakan sakit tetapi kekuatannya memang meningkat pesat, bisa dikatakan kalau saat ini ia adalah wanita terkuat yang pernah ada, kemampuannya bahkan bisa dikatakan sebanding denganku dalam segala hal! Karena itu... Aku ingin meminta paman untuk merahasiakan hal ini, dan mulai saat ini aku akan mengangkat paman sebagai Kepala Lab, dan itu artinya sekarang kedudukan paman berada di atas Jenderal Albert, nanti aku akan menghubunginya dan menyerahkan perintah tertulis padanya agar Jenderal Albert bersedia mendukung paman ke depannya."


James hanya diam mendengar keputusan menantunya ini, sebenarnya ia sama sekali tidak mengharapkan hal ini yang ia inginkan hanyalah mengetahui bahwa putrinya itu baik-baik saja, walau ia sedikit kecewa terhadap perubahan putrinya yang saat ini telah menjadi Drakula, tetapi ia tahu bahwa ia hanya bisa menerimanya, lagipula... Setelah berbicara dengan menantunya sebelum pemeriksaan tadi ia juga telah mengetahui bahwa menantunya itu bukanlah seorang penghisap darah seperti yang tertulis dalam Legenda, pria itu lebih berkelas dalam menjalani hidupnya dan tidak berniat untuk menyakiti manusia, karena hal inilah akhirnya ia dan juga Checille bisa menerima perubahan putrinya menjadi seorang Drakula seperti menantunya.


"Aku akan menuruti kemauanmu ini, tetapi... Tolong penuhi janjimu untuk selalu menjaga putriku dan cucuku dengan baik."


Permintaannya ini mendapat anggukan dari menantunya yang sangat berkuasa itu.


Beberapa saat setelah mengambil semua hasil pemeriksaan dari ayah mertuanya, Leon pun berpamitan pada James dan Checille untuk membawa Alicia kembali ke rumahnya dan berjanji kepada kedua mertuanya itu akan mengunjungi kedua mertuanya itu keesokan harinya bersama putranya, dan kepergiannya dari Lab diantarkan oleh kedua mertuanya dengan lambaian tangan.


Belum jauh mobil bergerak meninggalkan parkiran Lab, tampak lima buah mobil sedang mengikutinya, dan Anton lah yang telah menyadari hal ini terlebih dahulu di saat Dr. Mark dan Leon sedang berbicara.

__ADS_1


"Bos, mereka sudah mulai bergerak!" lapor Anton sambil melirik spion mobil.


"Hubungi Pasukan Rahasiaku! Minta mereka untuk keluar dan hentikan mobil sekarang!" perintah Leon.


Perintah bernada tegas itu membuat Anton segera membanting stir ke sisi kiri jalan dan mengambil handphone miliknya, saat ini mereka berada di pinggir hutan yang dipenuhi oleh pohon-pohon rimbun yang tertata rapi, karena Lab di mana James bekerja sebenarnya adalah sebuah Lab Rahasia milik Pemerintah dan sengaja dibangun jauh dari pemukiman penduduk untuk menyembunyikan apa yang sedang dikerjakan Para Ilmuwan di Lab tersebut, untuk menuju ke tempat ini sebelumnya mereka akan terlebih dahulu melewati sebuah jalan yang membelah sebuah hutan buatan yang dibuat Pemerintah setempat untuk menyembunyikan lokasi Lab tersebut.


"Pasukan Rahasia telah menunggu di area sini sejak pagi Bos, mereka berada di dalam hutan sekarang dan sedang menuju ke sini!" sahut Anton setelah menutup panggilannya.


"Bagus, keluarlah! Sementara kamu sayang... Seperti permintaanku sebelumnya, tolong jangan keluar dari mobil apapun yang terjadi!" pinta Leon pada sang istri.


Alicia mengangguk pelan, dan hanya menatap suaminya yang meninggalkan mobil bersama Anton sementara Dr. Mark sendiri menemani dirinya di dalam mobil.


"Hei, mau mendengarkan lagu?" tanya Dr. Mark ketika Alicia membalikkan tubuhnya melihat ke belakang mobil dari kursi di mana ia berada saat ini, Dr. Mark melakukan hal ini atas permintaan sahabatnya sebelumnya agar ia mengalihkan perhatian istrinya dari perkelahian yang akan terjadi karena Leon takut istrinya tidak bisa mengendalikan diri dan ikut terjun ke dalamnya.


***


Sore hari, ketika Alicia membuka matanya ia telah berada di dalam kamarnya, bahkan putranya tampak duduk di pinggir ranjang memperhatikan dirinya dengan mata bulat polos dan kening berkernyit.


"Ibu tidur cukup lama, dan ayah terpaksa menggendong ibu dari mobil karena ibu tertidur dengan sangat nyenyak," celetuk suara cadel itu.


Alicia bangkit perlahan dan duduk sambil bersandar di sandaran ranjang, ia menatap putranya dengan lembut dan menyentuh hidung mungil putranya.


"Di mana ayahmu?" tanyanya.

__ADS_1


Wajah mungil itu tampak ragu sejenak untuk menjawabnya.


"Leonardo Stone Heart, apa kamu sedang mengabaikan ibumu?"


"Tidak ibu." Leonardo kecil menggeleng cepat, "Itu sebenarnya..." Ia menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal karena bingung, "Paman Julian dan Paman Josh berada di sini ibu, dan ayah saat ini sedang menemani mereka berbicara sambil minum, ayah juga mengatakan agar aku jangan melihatnya karena anak kecil sepertiku tidak boleh mempelajari hal-hal buruk itu sebelum waktunya."


"Hal buruk?" Alicia tiba-tiba merasa cemas kalau telah terjadi sesuatu di bawah sana, "Apakah ayahmu bertengkar dengan mereka?"


"Seharusnya bukan bertengkar ibu, ayah bilang... Ayah ingin minum bersama kedua paman, oleh sebab itu aku tidak diperbolehkan untuk melihatnya!"


"Oh??" Alicia menghela nafas lega, ia tersenyum mendengar peraturan yang diberikan Leon pada putra kecilnya ini, setidaknya suaminya itu tidak membiarkan putranya terpengaruh dengan kebiasaan buruknya meminum alkohol, "Kamu akan menemani ibu di sini?" tanyanya lagi, dan wajah mungil itu hanya mengangguk pelan padanya, "Kalau begitu... Tolong awasi pintu itu selama ibu mandi nanti, dan jangan biarkan ayahmu memasuki kamar!" pintanya sambil menunjuk pintu kamar, lagi-lagi putra kecilnya itu mengangguk pelan, melihat hal itu ia pun mengusap kepala putranya dengan lembut lalu beranjak turun dari ranjang menuju kamar mandi.


Menit demi menit berlalu, Leonardo dengan patuh terus menatap pintu kamar seperti permintaan ibunya, dan setelah 30 menit... Alicia pun keluar dari kamar mandi dengan mengenakan jubah mandi, tetapi ia tidak menemukan putranya berada di dalam kamar melainkan suaminya yang sedang duduk di pinggir ranjang dengan kemejanya yang setengah terbuka dan memperlihatkan dada bidangnya sambil menatapnya dengan kerlingan nakal.


"Leonardo..." Tubuhnya bergetar karena gemas dengan apa yang telah dilakukan putranya itu yang telah mengabaikan permintaan kecilnya.


Melihat istrinya hanya mematung di depan kamar mandi dengan wajah berdekik, Leon pun beranjak menghampirinya.


"Aku tahu apa yang kamu pikirkan sekarang, jangan menyalahkan putraku, ia hanya ingin kamu memberikannya seorang adik secepatnya, karena itu ia menelponku dan memintaku untuk naik, ia memberitahuku kalau ibunya sedang merindukanku, Apakah itu benar sayang?" bisiknya setelah tiba di hadapan istrinya ini, ia bahkan mencium pundak putih bersih yang tersingkap dari jubah mandi yang dikenakan istrinya ini secara serampangan.


Di sisi lain Alicia merasakan tubuhnya merinding hebat menerima kecupan yang baru saja didaratkan suaminya ini ke pundaknya, ia mengumpat berkali-kali di dalam hati atas perbuatan putra kecilnya itu yang mengundang seekor serigala padanya.


"Bocah ini... Awas saja jika aku melihatnya lagi!" rutuknya.

__ADS_1


__ADS_2