STRONG GIRL AND DRACULA PRINCE.

STRONG GIRL AND DRACULA PRINCE.
ALICIA TERLUKA.


__ADS_3

Pukul 10 malam, pembersihan terhadap kekacauan yang terjadi di Bar segera dilakukan setelah Dimitri berhasil ditaklukkan, hal ini dilakukan oleh Dr. Mark bersama Anton setengah jam setelah Leon memintanya untuk datang dan membawa 10 orang Bodyguard bersamanya untuk membantunya, sementara Dr. Mark meluncur menuju lokasi Bar, Leon bersama Alicia dan juga Julian kembali ke hotel, sedangkan Anton diminta tinggal untuk menunggu kedatangan Dr. Mark dan membereskan ganti rugi terhadap pihak Bar.


Belum lima menit Leon berada di ruang kantornya bersama Julian, ia mendapatkan panggilan dari Jenderal Pasukan Rahasia bahwa sudah terlihat pergerakan di rumah yang sedang mereka awasi saat ini.


"Apa kamu akan pergi sebelum mereka kembali?!" tanya Julian sesaat setelah Leon menutup panggilannya.


Sejenak Leon menghela nafas sebelum menjawab pertanyaan itu.


"Aku tidak bisa menunggu! Karena semua harus selesai malam ini juga! Jika tidak... Maka sesuatu yang buruk mungkin akan menimpaku dan juga keluargaku, dan aku tidak ingin sejarah ratusan tahun yang lalu terulang kembali pada keluargaku!" ucapnya.


Walau ucapannya ini diucapkan Leon dengan wajah dingin, tetapi Julian dapat melihat bahwa ada kekhawatiran yang besar di netra biru jernih itu, sebuah kekhawatiran yang tidak bisa diterjemahkannya dengan kata-kata, tetapi satu hal yang ia mengerti dari ucapan Leon itu adalah jika pria bermata biru jernih itu tidak menyelesaikan hal ini sekarang, kemungkinan ia akan kalah dalam pertarungan ini dan Leon tidak ingin itu terjadi.


"Lalu Alicia? Ia baru saja menemui anak dan orang tuanya, apakah kamu akan kembali membawanya bersamamu?!"


"Jika bisa, mungkin aku lebih memilih untuk membuatnya tetap tinggal di hotel dan pergi sendiri untuk menghadapi Victor, tetapi... Kalau Alicia tahu aku meninggalkannya, mungkin istriku itu akan pergi dari hotel ini secara diam-diam dan menyusulku, karena itu... Bagiku, akan lebih baik jika Alicia ikut bersamaku, karena aku bisa melindunginya dari dekat, selain itu... Julian, aku membutuhkan bantuanmu di sini, ketika aku dan Alicia pergi tolong jagalah putraku dan kedua orang tuanya sambil menunggu Mark dan Anton kembali, seharusnya mereka hanya memerlukan waktu tiga jam untuk kembali ke hotel setelah mengurus Dimitri juga bawahannya."


"Bagiku tidak masalah, karena aku sama sekali tidak tahu harus melakukan apa saat berhadapan dengan makhluk-makhluk itu, jadi aku tidak bisa membantumu dalam hal itu, aku hanya ingin kamu menjaganya dengan baik, jangan lupa apa yang pernah kukatakan padamu! Jika aku melihatnya terluka karenamu... Maka aku akan membawanya pergi darimu!"


Seringai tipis tampak di bibir Leon mendengar kata-kata Julian ini.


"Jika hari ini aku meraih kemenangan maka istriku akan kembali bersamaku menemuimu, tetapi jika..."

__ADS_1


"Maka kamu harus menang!!" sela Julian, ia sedikit kesal melihat Leon yang tampak berusaha menakut-nakuti dirinya, "Bukankah kamu adalah keturunan berdarah murni satu-satunya?!" sungutnya.


Leon tertawa kecil melihat wajah cemberut yang ditunjukkan Julian padanya.


"Tentu saja, jangan khawatir! Seharusnya persiapanku sudah sangat matang! Jadi... Hasilnya sudah bisa kuprediksi, baiklah..." Ia menepuk pundak Julian, "Sekarang aku harus menjemput istriku dan membawanya pergi! Wish me Luck!" pintanya sambil berbisik.


Julian mengangguk pelan.


"Berjanjilah padaku untuk membawanya kembali!"


"Hei, dia itu istriku! Tetapi mengapa justru kamu yang sangat mengkhawatirkannya?! Apa tidak takut jika kelak aku akan menganggapmu sebagai sainganku?!" lontar Leon dengan nada cemburu.


Dengan wajah kesal Leon pun akhirnya pergi sembari mengomel di dalam hati.


***


Pukul 3 pagi di pinggiran Kota Paris, Langit malam yang hitam tampak memerah, sementara di halaman sebuah rumah mewah puluhan mayat pemuda tampak tergeletak dengan kondisi setengah terbakar dan tertancap panah kayu ek di bagian dada, sedangkan di dalam rumah mewah tersebut mayat seorang pria paruh baya yang perlahan mulai berubah menjadi debu tergeletak dalam keadaan kepala dan tubuh yang terpisah.


Pertarungan malam ini semua berjalan sesuai dengan perkiraan Leon, ketika ia tiba di rumah mewah ini Pasukan Rahasia dan Para Bodyguardnya telah menyelesaikan semua pasukan yang telah dilepaskan Victor untuk memburu penduduk, dan saat itu... Hanya tersisa Victor seorang diri yang bersembunyi di dalam rumah di saat semua pasukannya dihabisi oleh bawahan Leon, demi menjaga agar Victor tidak melarikan diri ketika ia mengejarnya ke dalam rumah tersebut, Leon pun meminta seluruh bawahannya agar tetap berjaga di luar rumah sementara ia dan Alicia masuk.


Tidaklah sulit bagi Leon untuk menemukan Victor yang telah terdesak, karena Alicia istrinya berhasil memancing pria paruh baya itu dengan darahnya, aroma darah yang mampu memikat Kaum Drakula dan Vampir.

__ADS_1


Pertarungan terjadi beberapa saat, dan Alicia sempat mendapatkan satu gigitan dari Victor hingga membuat Leon sangat marah pada pria paruh baya itu, kemarahan itu mengubahnya dalam bentuk yang sebenarnya yaitu seorang Drakula yang memiliki badan setinggi tiga meter, dengan kuku dan gigi yang runcing ia mencabik Victor dan mengoyak leher pria paruh baya itu, dan kemarahan itu baru berhenti setelah kepala Victor jatuh menggelinding di lantai rumah.


"Le... Leon!"


Rintihan Alicia menyadarkannya dari kepuasannya melihat mayat Victor yang telah menguap menjadi serpihan abu hitam seperti dulu yang pernah terjadi pada kedua orang tuanya juga Kaumnya, mendengar rintihan ini ia pun berpaling, sementara perubahan tubuhnya perlahan-lahan kembali normal dan saat ini di hadapannya istrinya Alicia tampak sedang menahan perubahan yang akan terjadi pada tubuhnya, tubuh ramping itu sesekali mengejang karena menahan sakit dari racun Vampir yang berusaha menguasai darahnya.


Dan Leon yang tidak ingin istrinya ini berubah seperti Victor makhluk yang sangat dibencinya itu, maka ia segera memberikan darahnya pada Alicia, sebab ia tahu bahwa darahnya ini apabila dikonsumsi oleh pengantinnya akan memperkuat darah milik pengantinnya yang sangat istimewa itu dan mengubah pengantinnya menjadi seperti dirinya, dan darahnya itu juga mampu untuk mengatasi racun Vampir.


Seharusnya belum waktunya aku membuatmu menjadi pengantinku yang sesungguhnya, tetapi aku tidak ingin kamu berubah menjadi anak Dewi Malam yang tidak bisa berjalan di bawah Matahari.


Ia menatap Alicia yang mulai sedikit lebih tenang, karena di dalam tubuh istrinya itu darahnya telah bekerja untuk menghancurkan racun Vampir yang hampir mencapai jantung Alicia, pergolakan di dalam darahnya ini membuat Alicia tak sadarkan diri karenanya, dan dengan pakaiannya yang robek dan berantakan karena perubahannya sebelumnya, Leon mengangkat tubuh istrinya itu dan membawanya pergi.


***


Beberapa jam telah berlalu sejak Leon membawa istrinya kembali ke hotel, tetapi Alicia belum menunjukkan tanda-tanda akan tersadar, bahkan ia meminta Dr. Mark untuk memeriksa keadaan istrinya itu berkali-kali karena cemas.


"Detak jantungnya terlalu lemah," bisik Dr. Mark Ketika Leon menghampirinya di saat ia tengah memeriksa Alicia, ia sengaja berbisik agar kedua orang tua Alicia yang sedang menunggu putrinya dan berdiri tak jauh dari dirinya tidak sampai mendengar ucapannya, "Apa yang sebenarnya terjadi tadi? Aku sudah melihat bekas gigitan di pundak itu, apa kamu yang telah melakukannya?!" tanyanya, kembali berbisik.


"Victor yang melakukan hal itu padanya, tetapi aku telah memberikan darahku seharusnya ia telah terbangun saat ini, kecuali aku terlambat dan racun Vampir itu telah mencapai jantungnya."


"Apa?!!" teriak Dr. Mark tanpa sadar sehingga membuat kedua orang tua Alicia berpaling padanya.

__ADS_1


__ADS_2