
Malam hari setelah mengantarkan Alicia kembali ke rumahnya, Leon berbicara dengan kedua orang tua Alicia ketika kekasihnya itu masuk ke dalam kamarnya.
Ia menceritakan semua yang terjadi pada kedua orang tua Alicia dan bertanya bagaimana kekasih kecilnya itu mendapatkan kekuatannya.
James dan Checille bertukar pandang dan tampak ragu untuk menjawab pertanyaan Leon, karena hal itu adalah sisi gelap putrinya yang berusaha mereka simpan selama 11 tahun ini.
Mereka berdua tahu bahwa Leon menyadari keanehan putrinya itu, tetapi serum yang menyebabkan putrinya seperti saat ini adalah ciptaan James, dan digunakan untuk Para Army yang akan pergi berperang, jika terdapat kecacatan pada serum tersebut, maka James dan seluruh pekerja Lab harus mempertanggung jawabkan hal ini, bukan hanya itu bahkan Vald Corporation sebagai sponsor terbesar Lab tempat James bekerja tersebut juga akan terkena imbasnya.
Dan Pemilik Vald Corporation yang akan jatuh bersama James itu adalah pria yang berada di hadapannya saat ini.
Leon memperhatikan keresahan di wajah ayah Alicia, dan mulai merasa curiga jika hal ini berkaitan dengan apa yang dikerjakan Profesor itu di Labnya.
Dengan mengatakan demi kebaikan Alicia ia harus mengetahui apa yang menyebabkan kekasihnya itu menjadi seorang gadis yang sangat kuat, Leon akhirnya berhasil membujuk James untuk mengakui kelalaiannya pada putrinya.
Setelah mengetahui hal itu, Leon memanfaatkan posisinya untuk meminta James agar memeriksa kembali serum ciptaannya apakah memiliki efek samping kepada para pengguna serum tersebut.
Dan James yang khawatir akan keadaan putrinya menyetujui hal itu, ia akan memanggil kembali puluhan Army yang pernah menggunakan serum miliknya selama bertahun-tahun ini untuk menanyakan apakah Para Army ini mengalami gejala seperti putrinya yang kehilangan kendali diri.
__ADS_1
Leon bahkan menawarkan diri untuk membantu James memeriksa hal itu, dan ia bersedia mengundang beberapa Dokter terbaik agar turut membantu James memeriksa kesehatan para pengguna serum tersebut tanpa terkecuali, ia juga ingin James agar memeriksa Alicia karena Leon tidak ingin sesuatu mengubah kekasihnya itu menjadi seorang gadis berdarah dingin.
***
Pagi hari, seharusnya pagi ini Alicia bersiap-siap untuk ke kampusnya, tetapi ketika semalam... Seperti biasa ia pergi ke rumah Leon pada tengah malam untuk tidur bersama kekasihnya itu, Leon memintanya untuk libur hari ini karena kekasihnya itu sangat mengkhawatirkan dirinya dan Alicia menyetujui hal itu, ia memiliki sedikit ketakutan pada apa yang telah dirinya lakukan sebelumnya.
Ketakutan Alicia bukan hanya itu saja, tetapi ketika ia membuat pintu kamar mandi Leon rusak, ia telah merasa takut bahwa kelak ia tidak akan bisa mengendalikan apa yang sedang berkembang di dalam tubuhnya itu dan akan membuat orang-orang terdekatnya terluka, karena itu ia bersedia ikut bersama Leon dan ayahnya untuk pergi ke Lab.
Kedatangannya bersama Leon, Dr. Mark yang dipaksa Leon untuk mengikutinya dan juga ayahnya di Lab disambut dengan kesibukan yang tampak di Lab saat ini.
Langkah kaki tergesa-gesa Para Ilmuwan yang bekerja bersama ayahnya seperti suara derap kaki Para Army yang bersiap untuk menghadapi musuh di medan perang, suara dering telpon yang bersahutan-sahutan tanpa henti di tambah kicauan Para Ilmuwan bahkan membuat Alicia merasa bahwa ia seperti berada di sebuah konser.
Ia juga disuguhkan dengan pemandangan Para Army yang mulai berdatangan dengan seragamnya ditambah kehadiran dua Jenderal Besar, Lab seketika berubah seperti arena perang.
Dari dalam kantor ayahnya, Alicia memperhatikan sang ayah sedang berbicara dengan seorang pria paruh baya melalui kaca jendela kantor, pria itu berwajah tegas, beberapa medali kehormatan menghiasi seragam yang dikenakannya, pria itu tampak mendengarkan semua perkataan ayahnya dengan wajah serius, sesekali alisnya tampak bertaut dan mengernyit bahkan mata pria itu menampakkan kemarahan yang berusaha ia sembunyikan dengan baik, tetapi pria itu mengangguk ketika ayahnya mengakhiri penjelasannya.
Alicia menurunkan roller blind untuk menutup jendela kantor ketika melihat ayahnya bersama pria itu dan seorang pria lainnya berjalan menuju kantor.
__ADS_1
Ia membalikkan tubuhnya dan menatap Leon yang berada di sofa bersama Dr. Mark, kekasihnya itu juga terlihat sangat serius berbicara dengan Dr. Mark, hal ini membuatnya semakin takut bahwa sesuatu yang berada di dalam tubuhnya atau pemicu kekuatannya tersebut akan menimbulkan masalah satu hari nanti.
Baru saja Alicia ingin duduk di samping Leon, ayahnya terlihat memasuki kantor bersama dua pria paruh baya berpangkat tinggi, sang ayah memperkenalkan kedua pria itu pada Leon dan Dr. Mark.
"Mr. Leon Vald?? Mr. Mark Stevenson??" kedua pria itu membuka topinya setelah mendengar nama Leon dan Dr. Mark.
"Jenderal Albert dan Jenderal Aldrich, akhirnya kita bisa bertemu." Leon menjabat tangan kedua Jenderal Besar yang berdiri di hadapannya sambil tersenyum ramah.
Wajah kedua Jenderal Besar ini yang tadinya terlihat marah ketika memasuki kantor James seketika tersenyum setelah melihat Leon dan Dr. Mark.
"Sebuah kehormatan bagiku dapat bertemu Mr. Leon di sini!" seloroh Jenderal Albert, gurat bangga terlihat di wajah Jenderal paruh baya itu.
Alicia yang sangat bingung dengan reaksi Para Jenderal ini terhadap kekasihnya, hanya berdiri diam di samping kekasihnya itu, jujur di dalam hatinya saat ini menyimpan sedikit kemarahan pada Leon, karena kekasihnya itu telah menyembunyikan identitasnya pada dirinya, melihat tingkah kedua Jenderal ini di hadapan kekasihnya Alicia mulai mengerti bahwa pria yang selalu menggodanya ini bukan pria biasa, jika ayahnya saja tunduk pada kedua Jenderal ini dan kedua Jenderal ini tunduk pada kekasihnya dan Dr. Mark, itu artinya Leon memiliki kedudukan yang lebih tinggi dari semua yang berada di Lab ini, dan setelah berhubungan sejauh ini dengannya Leon bahkan tidak pernah menyebutkan apapun tentang identitas dirinya itu, itu membuatnya merasa dibohongi dan marah.
Dan Leon yang mulai menyadari keresahan kekasih kecilnya itu merasa sangat bersalah di dalam hatinya karena belum sempat memberitahu kekasihnya itu tentang siapa dirinya, bahkan kekasihnya itu terpaksa mengetahuinya dengan cara seperti ini.
"Oh ya, siapa gadis kecil ini?" celetuk Jenderal Aldrich tiba-tiba, ia sedikit penasaran terhadap gadis yang berdiri di samping Leon, karena di sela-sela percakapannya dengan Leon, Pemilik Vald Corporation itu sesekali tampak melirik gadis di sampingnya dengan wajah cemas, bahkan gadis kecil tersebut tanpa sungkan menunjukkan wajah cemberutnya pada Leon ketika kedua mata mereka saling beradu pandang.
__ADS_1
"Gadis ini adalah putriku, Jenderal," sahut James terbata-bata.
"Alicia kecil? Ternyata putrimu telah tumbuh menjadi gadis yang cantik?" Jenderal Albert menatap Alicia sambil tersenyum.