
Setelah melontarkan apa yang ada di pikirannya, Jenderal Albert menatap Leon.
"Bagaimana Mr. Leon? Apakah ucapanku ini benar jika Alicia kecil sangat mencintaimu!" tukasnya sambil tersenyum.
Ucapan Jenderal Albert membuat James memperhatikan calon menantunya tersebut yang hanya diam dengan wajah bersemu merah.
"Hahaha... Tidak perlu menjawabnya lagi, aku sudah tahu jawabannya." Jenderal Albert kembali tersenyum melihat reaksi yang diperlihatkan Leon padanya.
Percakapan terhenti sejenak ketika Dr. Mark memasuki kantor James, Dr. Mark meminta ijin pada James dan kedua Jenderal Besar yang berada di ruangan tersebut untuk berbicara pada Leon, dan segera membawa Leon meninggalkan ruangan setelah melihat anggukan James dan kedua Jenderal Besar itu.
"Ada apa?!" Leon menyentakkan tangan sahabatnya itu yang menarik dirinya ke tangga samping Lab yang sepi dengan wajah gusar.
"Aku dan Para Dokter telah memeriksa kekasihmu itu, hasil darah dan denyut jantungnya memang di luar batas manusia normal pada umumnya, hasil lengkapnya akan keluar tiga jam lagi, tetapi... Ada sesuatu yang menarik yang telah kutemukan ketika memeriksa tubuh gadis kecil itu!" ucap Dr. Mark sambil menahan senyumnya.
Leon menatap tajam sahabatnya itu yang melihatnya dengan kerlingan nakal.
"Katakan!"
"Serum itu... Selain meningkatkan pertumbuhan jaringan sel di tubuhnya dan kecepatan peredaran darahnya juga denyut jantungnya, juga memiliki satu efek lagi!"
"Jangan banyak basi-basi! Langsung saja katakan!!" bentak Leon kesal.
"Calon Pengantinmu itu memiliki sel-sel tubuh layaknya seekor banteng raksasa, bukan hanya itu... Gairah tubuhnya itu bahkan seperti seekor ular betina ketika menghadapi musim kawin, sebaiknya... Berhentilah memprovokasinya! Karena kemungkinan besar gadis kecil itu akan memaksamu untuk melakukannya! Dengan kekuatannya saat ini, aku pikir ia mampu memaksamu untuk melakukannya berkali-kali tanpa lelah!" Dr. Mark tersenyum lebar, senyum itu berubah menjadi tawa keras ketika melihat wajah Leon yang bersemu merah.
PLAKK!!!
Leon memukul kepala Dr. Mark dengan wajah kesal.
"Kenapa memukulku?! Bukankah aku membawakanmu kabar baik?!" protes Dr. Mark, ia mengusap kepalanya sambil meringis.
"Siapa saja yang telah mengetahui hal ini?!" tanya Leon dingin.
__ADS_1
"Aku dan semua Dokter itu mengetahuinya!"
"Bungkam mereka!!"
"Semua?!!" Dr. Mark sangat terkejut atas keputusan sahabatnya ini.
"Semua!!"
"Hei hei... Tolong pikirkan ini dengan baik, membunuh puluhan Dokter itu adalah masalah yang sangat serius!! Lagipula... Semua yang terjadi di Lab ini adalah Rahasia Negara! Tidak ada seorangpun yang berani mengungkapkannya keluar!" cetus Dr. Mark.
"Apakah kamu bisa menjamin jika Para Dokter ini tidak akan mengungkapkannya?! Jika kelak Alicia menikah denganku, kemungkinan hal ini akan dipergunakan oleh mereka untuk memerasku!!"
"Mereka tidak akan melakukannya!! Karena jika mereka melakukan hal itu, mereka akan berhadapan dengan semua yang berada di Lab ini dan juga Para Army yang telah menggunakan serum tersebut, karena semua yang terjadi pada gadis kecil itu juga dialami oleh Para Army itu, dengan kata lain mereka harus siap untuk berhadapan dengan Instalasi Pemerintah yang ikut mensponsori pengembangan serum ini! Dan itu melibatkan banyak orang! Aku pikir... Daripada mencemaskan hal ini, ada satu hal lagi yang perlu kamu cemaskan!"
"Apa?!" Leon menatap Dr. Mark dengan wajah serius.
"Gadis kecil itu memiliki darah yang unik, menurut semua Army yang telah melewati pemeriksaan hari ini, mereka telah kehilangan efek serum tersebut setelah 10 tahun, tetapi berbeda dengan Calon Pengantinmu itu! Darahnya menstimulasi serum dengan baik dan membuat efek serum itu berkembang tiga kali lipat! Jika hal ini diketahui oleh Pemerintah kemungkinan Gadismu itu akan dimanfaatkan oleh mereka sebagai..."
"Benar!" Dr. Mark mengangguk.
"Informasi ini..."
"Tenanglah! Aku telah meminta Para Dokter itu untuk merahasiakannya dengan imbalan besar! Aku juga telah mengancam mereka, bagi siapa saja yang berani membocorkan hal ini maka akan berhadapan langsung dengan Vald Corporation! Dan Para Dokter itu telah setuju untuk menutup mulutnya, selain itu... Semua hasil yang berkaitan dengan Alicia telah aku tangani sendiri!"
"Lalu bagaimana dengan kedua Jenderal itu?!"
"Aku akan menangani hal itu untukmu, tetapi ayah gadis kecil itu... Aku serahkan ia padamu, dan juga... Demi keamanan kekasihmu itu sebaiknya nikahi ia secepatnya! Karena ketika ia menjadi istrimu, tidak akan ada lagi yang berani memanfaatkannya!"
Di dalam hatinya, Leon membenarkan ucapan sahabatnya itu, saat ini hanya dengan menikahi Alicia ia baru bisa menjamin keselamatan kekasih kecilnya itu, dan demi Alicia juga malam ini Leon bertekad untuk menjelaskan hal ini kepada kedua orang tua Alicia.
"Para Army itu... Apakah mereka mengatakan bagaimana agar efek dari serum tersebut bisa menghilang?!"
__ADS_1
Dr. Mark menggeleng pelan.
"Mereka hanya mengatakan bahwa itu hilang dengan sendirinya seperti menguap begitu saja, dan itu bukan hanya sekedar ucapan saja, aku telah menerima hasil pemeriksaan mereka, darah mereka cukup bersih, sel-sel stabil, denyut jantung stabil, tidak ada sisa serum sedikitpun di tubuh mereka, dan itu berbeda pada kekasihmu! Serum itu berkembang di dalam darahnya."
Leon diam sejenak, banyak hal yang sedang berada di dalam pikirannya saat ini, bahkan alis tebal miliknya sesekali tampak bertaut dengan bola mata yang terus berputar ke kiri dan ke kanan, sebagai Pemilik Vald Corporation dan Pangeran Drakula yang telah hidup ratusan tahun, tidak ada masalah yang tidak pernah dihadapi olehnya, dan ini bukan kali pertama ia harus melindungi calon pengantinnya, ia pernah gagal satu kali dan Leon tidak ingin hal itu terulang kembali kali ini.
"Semua hasil pemeriksaan Alicia aku ingin kamu menanganinya dengan baik, kalau perlu diskusikan hal ini dengan Ilmuwan-ilmuwan terbaik yang berada di bawah Vald Corporation! Tetapi identitas kekasihku jangan sampai terungkap keluar! Jika semua yang terjadi hari ini terungkap keluar, kamu tahu apa yang akan kulakukan padamu!" ucapnya dingin pada Dr. Mark.
"Aku tahu." Dr. Mark tersenyum pada sahabatnya itu, dan menepuk pundak Leon sesaat kemudian, "Sangat sulit bagimu untuk menemukan dirinya, dan sebagai sahabatmu tentu saja aku akan mendukungmu sepenuhnya!"
Leon mengangguk sambil menyunggingkan senyum di bibirnya.
"Terima kasih Mark, sekarang sebaiknya kita kembali, karena masih banyak yang harus dilakukan hari ini!"
Setelah menyelesaikan ucapannya, Leon mengajak Dr. Mark untuk melihat kekasihnya, Alicia saat ini berada di sebuah ruangan bersama beberapa ilmuwan, James dan kedua Jenderal juga terlihat ada di ruangan tersebut.
Alicia tersenyum ketika melihat kehadiran Leon dan Dr. Mark, gadis kecil itu melambaikan tangannya dengan energik pada Leon.
Leon yang merasa sedikit bingung akan perubahan kekasih kecilnya itu mencoba bersikap normal dan membalas lambaian tangan kekasihnya itu.
"Mengapa ia tampak berbeda hari ini?" bisiknya pada Dr. Mark yang berdiri di sampingnya.
"Setelah melewati berbagai pemeriksaan gadis kecil itu sedikit mengalami ledakan emosi, tetapi untuk saat ini kamu tidak perlu khawatir, karena... Itu hanya peningkatan di dalam gairahnya saja, seperti ucapanku sebelumnya kekasihmu itu adalah seekor ular betina lebih tepatnya anaconda wanita yang sedang menghadapi musim kawin!" tukas Dr. Mark dengan suara pelan, ia berusaha menahan senyumnya ketika melihat wajah Leon, sahabatnya itu memang sangat polos dalam hal ini, itu tampak pada wajah sahabatnya itu yang selalu merona setiap kali Dr. Mark mengungkit tentang gairah kekasih kecilnya, "Bersiaplah malam ini..." Lanjutnya lagi, ia bahkan mengubah suaranya demi menakut-nakuti sahabatnya itu.
PLAK!!!
Sebuah pukulan kembali mendarat di kepalanya.
"Hei, jangan terus memukul kepalaku! Jika aku menjadi bodoh, kamu akan menyesalinya!!" teriak Dr. Mark sambil mengelus kepalanya yang terasa sakit dengan wajah cemberut, karena Leon memukulnya cukup keras kali ini.
Leon hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum dan meninggalkan sahabatnya itu untuk menghampiri kekasih kecilnya.
__ADS_1