STRONG GIRL AND DRACULA PRINCE.

STRONG GIRL AND DRACULA PRINCE.
ORDO NAGA.


__ADS_3

Apa yang harus kulakukan untuk menghibur ketiga pria ini?


Julian memperhatikan satu persatu ketiga pria yang berada di sekelilingnya itu, Dr. Mark masih terlihat sibuk menghapus air matanya, sementara Leon dan Anton masih betah dalam kesunyiannya.


"Jadi namamu adalah Leon Vlad? Bukan Leon Vald?"


Pertanyaan ini membuat Leon mengangkat kepalanya, bahkan Anton pun melakukan hal yang sama, dengan wajah bingung Anton menatap Julian, karena ia sama sekali tidak mengerti apa yang dipikirkan pria ini? Dan mengapa di saat-saat seperti ini Julian justru menanyakan sesuatu yang tidak terlalu penting?


"Benar, Vald kugunakan untuk menyembunyikan identitasku sebagai Vlad." Leon menjawab pertanyaan itu sembari tersenyum tipis, "Drakula adalah nama Kaumku yang artinya Naga sementara Vlad adalah gelar kebangsawananku yang berarti Pangeran, dulunya Bunicul Meu adalah seorang Pimpinan Ordo Naga, dan demi melindungi rakyat dan seluruh keluargaku saat peperangan besar menghadapi Ottoman, ayahku terpaksa melakukan perjanjian dengan Intuneric, ia mengikat nasib seluruh keluargaku juga Kaumku dalam perjanjian terkutuk itu, dan dari sinilah asal mulanya seluruh keluargaku juga Kaumku mengalami perubahan, para manusia memanggilku juga Kaumku dengan sebutan Drakula atau Keturunan Dracul yaitu Vlad Dracul."


"Dan Vlad Dracul ini adalah...??"


"Kakekku! Setelah kakekku mangkat, ayahku menggantikan kakekku sebagai Penguasa Rumania dengan nama Count Dracul, tetapi masyarakat Transylvania dan Wallachia lebih mengenalnya sebagai Count Dracula atau Raja dari Ordo Naga, pria yang menciptakan kehidupan abadi untuk Kaumnya."


"Hmmm... Ternyata darah seorang Raja memang mengalir di tubuhmu, karena itu kamu terlihat sedikit berbeda dari pria kebanyakan, dan sejarah keluargamu benar-benar sangat menarik," puji Julian, ia tertawa kecil saat melihat senyuman kembali di wajah itu yang tampak bangga menceritakan tentang sejarah kakek dan ayahnya, "Setelah mengenalmu lebih dalam, menurutku keluargamu adalah Bangsawan yang terpelajar dan memiliki tata krama yang baik, jika tidak... Mana mungkin akan menghasilkan pria secerdas dan sebaik dirimu!" lanjutnya lagi.


Wajah Leon sedikit merona mendengar pujian itu, baru saja ia ingin membuka mulutnya, tiba-tiba ponsel miliknya berdering, wajah yang mulai santai itu kembali datar setelah berbicara dengan seseorang yang berada di seberang sana.


"Anton, kita harus mulai bergerak, atur semua menuju tempat persembunyian Dimitri bersama Jenderal dan Wakilnya! Setelah itu... Minta mereka untuk mengawasi Victor! Karena Pelayan setiaku dulu pernah mengingatkanku, yang perlu aku waspadai dari Victor adalah beberapa saat sebelum lolongan serigala, itu artinya... Jika ia akan menyerang malam ini, maka itu akan terjadi di antara pukul 11 malam sampai pukul 12 malam, sementara itu... Kita akan menemui Dimitri terlebih dahulu, sebab salah seorang dari Pasukan Rahasia telah melihat Dimitri meninggalkan kediamannya dan hanya membawa sedikit orang bersamanya!" terang Leon setelah memutuskan panggilannya.

__ADS_1


"Lalu bagaimana dengan Nyonya, Bos?"


"Istriku akan ikut, dan Mark... Tinggallah di sini bersama 30 orang Bodyguard untuk menjaga putraku dan juga mertuaku!"


"Hanya 30?!" protes Dr. Mark, ia menatap Leon dengan wajah tak percaya.


"Itu sudah cukup! Ratusan tahun ini aku telah mempelajari siasat buruk Victor, bagi Victor... Jika ia bisa memusnahkan keluargaku dalam satu kali tepuk ia tidak akan mau bersusah payah untuk menculik mereka satu persatu, itu sebabnya aku lebih memilih mengoptimalkan semua untuk mengepungnya sebelum ia bertindak!" papar Leon, ia memang sengaja memainkan strategi ini lantaran ia masih mengingat dengan jelas kata-kata Pelayan setianya dulu tentang kapan dan bagaimana Victor menjebak keluarganya, "Aku tahu ia akan melakukan trik ini lagi, tetapi ini adalah yang terakhir kali baginya!" sungutnya dalam hati.


***


Pukul 6 malam di sebuah Bar di Pusat Kota Paris, tempat yang hanya tersedia bagi mereka yang memiliki kartu hitam ini tampak dipenuhi pengunjung saat ini, berbagai kalangan Elite Paris telah mengisi meja-meja di dalam Bar, dari mulai Artis Ternama, Model Papan Atas bahkan Pemilik Bisnis terbesar di Paris juga hadir karena malam ini Bar tersebut sedang melakukan Launching Cocktail terbaru.


Kemeriahan ini tentu saja tidak akan dilewatkan oleh Dimitri, sebagai pemburu pemuda-pemuda tampan dan gadis cantik, pria paruh baya ini terlihat sangat antusias sekali mencari mangsanya di dalam Bar, walau Victor telah mengingatkannya untuk tidak pergi ke manapun tetapi Dimitri tetap melakukannya ketika Victor masih tertidur di dalam petinya, hasratnya adalah merupakan kelemahan terbesar bagi Dimitri.


Demi menghadiri acara di Bar ini, Alicia dipaksa oleh Leon suaminya untuk mengenakan gaun berpotongan dada rendah berwarna hitam ini yang membalut sempurna tubuhnya, rambut hitamnya yang panjang sepinggang dibiarkan tergerai lepas, mengayun lembut mengikuti gerak tubuhnya dan terlihat bagaikan sutra yang tertiup angin, sebelum melangkahkan kakinya untuk memasuki Bar sebuah rangkulan manja ia selipkan di lengan suaminya yang tampil elegan dengan tuksedo berwarna putih, ditambah dengan kehadiran Julian dan Anton yang berdiri di belakang Leon dan dirinya dalam balutan setelan mewah, membuat kehadirannya tampak bagaikan seorang Putri di antara Pangeran tampan, tidak hanya sampai di situ... Ketika ia dan ketiga pria yang bersamanya ini melangkah memasuki pintu Bar, semua mata langsung tertuju padanya.


Saat telah berada di dalam Bar, ketiga pria yang saat ini bersama dirinya menarik begitu banyak perhatian dari para wanita kalangan atas, terutama ketampanan dan mata biru suaminya itu, bukan hanya ketiga pria ini, beberapa Pemilik Bisnis juga tampak mulai melirik dirinya.


"Leon, aku pikir ini terlalu berlebihan!" bisiknya canggung, ia merasa sangat tidak nyaman menerima semua tatapan itu yang seakan-akan menatapnya dengan lapar.

__ADS_1


Tetapi apa yang dirasakan oleh Alicia ini berbanding terbalik dengan yang dirasakan oleh Leon suaminya, Pimpinan Vald Corporation ini justru terlihat santai dan menikmati tatapan kagum para wanita terhadap dirinya, karena ini bukan pertama kalinya ia mendapatkan tatapan seperti ini tertuju padanya, seumur hidupnya sebelum mengenal Alicia, ia memang telah terbiasa menghadapi hal ini, hidup di antara wanita-wanita cantik yang selalu mengejar dirinya, walau begitu para wanita cantik itu juga telah mengenalnya sebagai yang tak tersentuh.


"Tenanglah, kedatangan kita untuk menangkap Dimitri bukan untuk bersenang-senang," jawabnya lembut, sembari menyentuh hidung mungil istrinya dengan telunjuknya hingga membuat wajah istrinya itu merona, melihat reaksi manis Alicia, Leon pun ingin kembali menggoda istri cantiknya ini tetapi niat itu terpaksa ia urungkan lantaran Sang Manajer Bar terlihat sedang melangkah ke arah dirinya.


Dengan wajah datarnya Leon mengangkat kartu miliknya ketika pria paruh baya itu telah berdiri di hadapannya, dan Sang Manajer tampak tercekat ketika melihat kartu miliknya itu, karena kartu ini adalah satu-satunya kartu di Dunia yang bernilai trilyunan, bahkan namanya yang tercetak dengan tinta emas di kartu tersebut tanpa sadar menggerakkan tubuh pria paruh baya itu untuk membungkuk hormat di hadapannya.


"Sebuah kehormatan bagiku menyambut Mr. Leon di Barku yang sederhana ini," ucap Sang Manajer Bar dengan sopan, "Maaf sebelumnya Mr. Leon, meja terbaikku kebetulan telah habis tetapi jika Mr. Leon menginginkannya aku bisa mengaturnya."


"Tidak perlu!" sela Leon dingin, "Kehadiranku di sini hanya untuk menemui seorang teman, tolong bawa saja aku ke meja milik Mr. Dimitri!" pintanya.


Sang Manajer mengangguk patuh lalu mempersilakan Leon bersama Alicia, Julian dan Anton memasuki bagian dalam Bar.


Hentakan musik yang meriah dan atraksi Bartender di belakang meja Bar menyambut kedatangan Leon bersama yang lain ketika Manajer Bar tersebut membawanya ke sebuah meja di mana Victor dan beberapa pemuda tampan tampak tengah minum bersama.


"Mr. Dimitri, tamu anda telah datang," sapa Sang Manajer saat rombongan ini telah tiba di samping sofa Victor.


*


*

__ADS_1


*


Hai teman-teman, sebelumnya kita pelajari sedikit tentang Drakula yuk, kebetulan novel ini Jane kerjakan dengan mengambil referensi dari wikipedia dan beberapa buku, teman-teman penasaran gak kalau kaum Drakula itu ada atau tidak? Jawaban Jane mereka benar ada lho di Wallachia dan Transylvania, Pimpinan mereka adalah seseorang yang kita kenal sebagai Count Dracula atau Vlad III, tentang mereka benar-benar minum darah atau tidak masih merupakan tanda tanya besar, sementara para ahli yang menyelidiki tentang keberadaan Count Dracula yang telah menghilang, bahkan menyimpulkan kalau Count Dracula sampai saat ini masih hidup lho... Lalu darimana asal mulanya Drakula disebut sebagai penghisap darah? Jawabannya adalah dari novel Bram Stroker, novel ini di buat oleh Bram Stroker setelah penyelidikan panjang dan menghilangnya Pangeran Wallachia / Count Dracula, dan di sini tuh Bram Stroker juga menjelaskan kalau Drakula itu adalah sosok yang lembut, pencemburu, romantis, juga sangat setia terhadap pengantinnya lho, selain itu Drakula juga sangat terkenal akan kekejamannya terhadap musuhnya (nah kalo yang ini nyata) karena itu Jane membuat karakter Leon dengan menggabungkan antara karakter fiksinya dan juga karakter Drakula dalam kehidupan nyata, dan finally... Semoga novel ini bisa menghibur ya? Salam cinta dari Jane untuk semua reader❤️


__ADS_2