
Siang hari setelah mengurung istrinya di dalam kamar, Leon mengajak Dr. Mark dan Anton yang baru saja datang untuk berkumpul di dalam kantornya.
"Apa yang terjadi?" tanya Dr. Mark cemas, ketika melihat Leon menghempaskan tubuhnya di sofa dengan wajah lesu.
"Istriku..." Leon menghela nafas berat sebelum melanjutkan kata-katanya, sesaat wajah itu bahkan berdekik bingung, "Dia... Dia telah berubah menjadi sesuatu yang tidak pernah kupikirkan sama sekali!" jawabnya.
"Apa maksudmu? Bukankah kamu mengatakan semua akan baik-baik saja jika ia telah tersadar dan berubah sempurna seperti dirimu? Lalu mengapa sekarang..."
Sejenak Leon hanya diam sambil menyandarkan kepalanya di sandaran sofa dan menutup sebagian wajahnya dengan lengannya.
"Bos??"
Lengan itu terangkat perlahan saat mendengar Anton memanggilnya, Leon bahkan menegakkan kepalanya dan menatap kedua sahabatnya secara bergantian lalu kembali menghela nafas, seperti ada sebuah beban berat yang ingin disingkirkannya lewat helaan nafas itu.
"Alicia memang benar telah berubah sempurna menjadi seperti diriku, tetapi ia bukan hadir sebagai Pengantinku melainkan sesuatu yang lebih tinggi, Regina! Ia hadir sebagai Sang Ratu Kegelapan."
"Apa?!!" teriak Dr. Mark dan Anton bersamaan.
"Itu benar dan ini persis seperti ramalan ayahku, ketika ayahku dulu mengikat dirinya untuk melakukan perjanjian terkutuk ini, ayahku telah diberitahukan bahwa seorang Regina akan terlahir sebagai salah satu Pengantin Drakula terkuat yang akan membantu seorang Vlad mengukuhkan kedudukannya sebagai Pimpinan Ordo dan meraih kedudukan tertinggi sebagai Count! Dulu ayahku berkata bahwa sebenarnya ayahku memiliki seorang putra lagi, Ingeras! Tetapi saudaraku ini terlahir di saat ayahku belum berubah yang artinya Ingeras kakakku hanyalah seorang manusia biasa, tetapi setelah ibu Ingeras terbunuh... Ayahku yang marah mengukuhkan kedudukannya sebagai Count seorang diri dan membuat Rumania berjaya, lalu ia bertemu ibuku... Mina! Tetapi sayangnya ibuku juga bukan seorang Regina, ketika ayahku mengubahnya ia hanyalah seorang Pengantin Drakula yang patuh, dan sekarang Alicia... Dia... Istriku ini.... Adalah Regina yang selama ini dicari oleh ayahku, jika saja ayahku lebih awal menemukannya mungkin saja nasib Kaumku akan sangat berbeda sekarang!" Leon kembali menyandarkan kepalanya di sandaran sofa sembari memejamkan matanya dan menggertakkan giginya, ada perasaan marah,sedih dan kecewa yang merebak di dalam hatinya saat ini, perasaan itu memenuhi setiap sudut di relung jiwanya.
Sementara di sisi lain, Anton dan Dr. Mark hanya terpaku mendengar semua penjelasannya tersebut.
"Lalu bagaimana kita harus menjelaskan hal ini pada kedua orang tuanya?" tanya Dr. Mark bingung.
"Sebelum kita memberitahu tentang putrinya pada kedua mertuaku itu, tolong selidiki sejarah keluarganya terlebih dahulu! Aku ingin tahu apa hubungan istriku itu dengan Vrajitor Intunecate! Dan tentang Alicia, aku baru saja memberinya makan untuk pertama kalinya, setelah ini adalah tugasmu untuk mempersiapkan makanannya seperti biasa yang kamu lakukan untukku juga Leonardo!" perintah Leon.
__ADS_1
"Dan Julian?"
Leon membuka matanya dan duduk tegak ketika mendengar nama Julian disebutkan oleh sahabatnya itu.
"Ada apa dengan Julian?!" tanyanya dingin sambil menatap Dr. Mark.
Dr. Mark tidak segera menjawab, tetapi ia justru melirik Anton yang terlihat agak kesal.
"Bos, bagaimana jika aku bereskan saja pria itu?!" usul Anton.
Hampir saja Dr. Mark melayangkan pukulannya pada Anton ketika mendengar usulan tersebut, tetapi Anton yang menatapnya dengan tatapan mengancam membuatnya mengurungkan niatnya.
"Apa yang telah dikatakan pria itu hingga aku harus membereskannya?"
Seringai tipis tampak di sudut bibir Leon mendengar hal itu.
"Biarkan saja ia melakukannya! Seorang Regina tidak akan pernah tertarik pada manusia biasa!"
"Hei Leon, Bukankah ucapanmu ini terdengar terlalu percaya diri?" timpal Dr. Mark.
"Aku percaya diri karena aku telah mendengar ucapan istriku itu, jika seorang Vlad saja tidak bisa membuatnya tertarik, apakah menurutmu seseorang yang bukan keturunan berdarah murni akan bisa menarik perhatiannya?!" lontar Leon sembari beranjak dari duduknya, "Oh ya, untuk sementara jangan ada seorang pun yang berani membuka kamarku itu! Dan Mark, tugasmu sekarang adalah mencari informasi tentang sejarah keluarga istriku! Lalu Anton, tolong jaga putraku dan kedua mertuaku! Jangan biarkan mereka menemui istriku! Karena saat ini aku belum bisa menemui mereka untuk memberikan penjelasan tentang istriku itu, dan jika kalian sudah tidak ada urusan lagi, segera kerjakan semua yang kuminta sekarang! Satu lagi, aku ingin beristirahat sebentar di sini, tolong beberapa jam ini jangan menggangguku dulu!" cetusnya, lalu melangkah meninggalkan kedua sahabatnya yang hanya menatap tubuh itu menghilang di balik pintu yang berada di sudut kantor di belakang meja kerjanya.
Di saat yang sama di dalam kamar milik Leon, Alicia yang baru saja selesai mandi memeriksa lemari pakaiannya, beberapa pakaian santai yang berada di dalam lemari tersebut ia lemparkan dengan kesal ke lantai.
“Pakaian murahan! Bagaimana mungkin seorang Vlad memiliki selera serendah ini pada Pengantinnya?!” umpatnya dalam hati, tetapi sesaat kemudian ia tersenyum ketika melihat sebuah gaun mewah berwarna hitam yang tergantung di antara gaun mewah lainnya, “Ini lebih baik!” sahutnya sambil meraih gaun tersebut, dan membawa gaun tersebut untuk dikenakannya.
__ADS_1
Wajah mungil itu tersenyum di hadapan cermin setelah melihat betapa gaun itu tampak sempurna di tubuhnya yang ramping.
“Beginilah seharusnya penampilan seorang Regina!” bisik hatinya sembari tersenyum, merasa cukup puas dengan penampilannya, ia pun kemudian mengambil sepasang hight heels dan memakainya lalu melangkah ke pintu, kening itu berkernyit setelah mencoba membuka pintu berkali-kali tetapi pintu itu tetap tidak terbuka, “Vlad ini ingin mengurungku di dalam kamar ini?!” ia tersenyum sinis sembari mengedarkan pandangannya, beberapa saat kemudian ia tertawa ceria ketika netra biru jernihnya jatuh pada pintu balkon yang terbuka lebar, setelah melihat hal itu tanpa berpikir panjang lagi ia mulai berlari ke arah balkon lalu melompati pagar balkon, sesaat tubuh rampingnya berubah menjadi sekumpulan kelelawar kecil sebelum kemudian mendarat dan kembali ke bentuk asalnya.
“Pangeran Kecil itu ingin mengurungku? Apakah menurutnya ia bisa melakukan hal itu padaku?!” dengan mengibaskan rambutnya, Alicia pun membalikkan tubuhnya dan pergi meninggalkan hotel.
***
Sore harinya Leon sangat terkejut ketika mengajak Dr. Mark untuk melihat istrinya, karena istrinya itu tidak berada di dalam kamarnya, bahkan lantai kamar dipenuhi oleh pakaian istrinya yang tampak dilemparkan begitu saja oleh istrinya itu, ditambah lagi dengan sebuah hanger kosong dengan label Designer Ternama yang tergeletak di atas sofa membuat Leon mengerti bahwa istrinya itu telah pergi.
“Dia meninggalkan kamarnya!” cetusnya sambil melirik pintu balkon yang terbuka.
“Mak... Maksudmu lewat balkon?” tanya Dr. Mark bingung, karena tatapan netra biru jernih itu tampak memperhatikan keluar balkon.
Leon menjawab pertanyaan sahabatnya itu dengan anggukan pelan.
“Sepertinya aku tahu di mana ia berada saat ini!”
“Di mana?”
“Di tempat di mana ia bisa menemukan mangsanya dengan mudah, tempat yang akan didatangi para pria yang ingin mencari seorang wanita, sebuah Klub Malam! Dan dengan identitasnya itu kemungkinan hanya tiga Klub yang akan ia datangi, salah satu dari Klub itu adalah milik Julian, Mark! Kita harus berpencar untuk menemukannya, karena Kaumku memiliki kelebihan agar bisa mendapatkan mangsanya dengan mudah, hipnotis! Itu akan membuat mangsanya menyerahkan tubuhnya begitu saja untuk dimangsa! Hubungi Anton sekarang agar ikut dalam pencarian ini!”
Dr. Mark mengangguk cepat mendengar perintah tersebut, sedangkan Leon hanya menatap keluar balkon dengan wajah khawatir.
“Semoga aku tidak terlambat menemukannya!” gumamnya.
__ADS_1