STRONG GIRL AND DRACULA PRINCE.

STRONG GIRL AND DRACULA PRINCE.
PANGERAN BERKUDA PUTIH.


__ADS_3

"Leon??"


Leon tersentak ketika melihat wajah Alicia yang berada terlalu dekat dengannya, wajah itu tampak memerah, tatapan Alicia lurus menatap bibirnya.


"Aku lupa kalau saat mengantarnya tadi telah menciumnya, sekarang gadis ini kembali pada kegilaannya." Leon menghela nafas, "Sebaiknya kita pulang sekarang!" gumam Leon sambil menarik tangan Alicia.


"Eh?? Tetapi aku belum mengucapkan selamat ulang tahun pada Wesley!"


Baru saja Alicia menyelesaikan kalimatnya, tampak Gwen, Josh, dan Aaron melangkah menghampirinya.


Josh yang terlihat cemburu menarik tangan Alicia dari Leon, hal itu tentu saja membuat Leon sangat marah.


"Lepaskan tanganmu dari kekasihku!" tukas Leon emosi.


"Kekasih?! Sejak kapan?!" tantang Aaron, ia bergerak menghadang langkah Leon yang ingin mendekati Josh.


"Hahaha... Pertunjukkan yang lucu sekali!" Caitlin yang berada tak jauh dari tempat tersebut bertepuk tangan, ia merasa sangat bahagia melihat hal itu, jujur ia merasa sangat cemburu Alicia bisa mengenal seorang pria setampan dan sekaya Leon, tadinya di dalam pikirannya Wesley adalah pria terkaya di Los Angeles, tetapi nyatanya... Ayah Wesley yang seorang Milyuner malah tunduk pada pria yang bersama Alicia saat ini, bahkan pria tersebut juga mengenal ayahnya, "Pria sepertimu untuk apa terlalu peduli pada gadis bisu itu! Dia tidak pantas untukmu! Karena gadis itu bukan gadis baik-baik, bahkan pria yang bersamanya saat ini adalah pacar kecilnya!" sindir Caitlin.


"Nona Brown urus saja dirimu sendiri! Aku tidak memerlukan nasehatmu! Urusanmu denganku belum selesai!" lontar Leon sambil melemparkan tatapan membunuh.


Hal itu membuat Caitlin gugup seketika, ia mundur perlahan.


"Dan kamu..." Leon berpaling pada Aaron, "Aku tidak perlu mengatakan padamu sejak kapan hubunganku dengannya dimulai, tetapi aku bisa membuktikan padamu jika Alicia adalah kekasihku!" setelah menyelesaikan kalimatnya, Leon melirik Alicia dan mengusap bibirnya dengan ibu jari.


Melihat hal itu, seperti terhipnotis Alicia menyentakkan tangannya dari Josh dan berlari menghampiri Leon yang dengan cepat menarik pinggang rampingnya dan mencium bibirnya di tengah-tengah pesta, Gwen, Josh dan Aaron tertegun melihat apa yang dilakukan Alicia bersama Leon.


Wajah Alicia tampak memerah ketika kecupan Leon membuat tubuhnya memanas, dan seperti sebelumnya Leon kembali menghentikan sentuhannya ketika tangan Alicia mulai menarik kemeja yang dikenakannya perlahan.

__ADS_1


"Gadis kecil, ciumanmu semakin hari semakin baik!" Leon mencium kening Alicia dengan lembut dan menyembunyikan wajah Alicia yang memerah di dadanya, "Apa masih menginginkan bukti lainnya?!" ia melirik Josh dan Aaron secara bergantian.


"Hanya itu bisa membuktikan apa?! Mungkin saja selain dirimu, gadis murahan itu telah banyak mencium pria lain di luar sana!" ledek Caitlin sambil bersembunyi di belakang Wesley.


"Nona Brown ternyata tidak memiliki rasa takut?! Apapun yang kamu katakan tidak akan bisa memprovokasiku! Asal Nona Brown tahu, gadis polos ini aku yang telah mengajarinya berciuman dan dia... Hanya akan menciumku!" beber Leon sambil melirik Alicia yang masih tampak mengatur nafasnya, nafas hangat Alicia di dadanya menembus kemejanya dan menyentuh kulitnya, detak jantung gadis kecil di hadapannya itu juga bahkan terdengar olehnya, hal itu membuat Leon menyunggingkan senyum di bibirnya.


"Hei Josh, apa menurutmu ini sedikit aneh?" bisik Aaron yang memperhatikan tingkah Alicia.


Josh mengangguk pelan.


"Aku juga berpikir hal yang sama, karena tidak mungkin seorang gadis pemalu seperti Alicia bisa mencium seorang pria di tengah-tengah pesta tanpa ragu, bukankah ini terlihat seperti Alicia kita yang polos telah dihipnotis oleh pria itu!" cetus Gwen setengah berbisik.


Josh lagi-lagi mengangguk sambil terus memperhatikan Leon yang merangkul Alicia mendekati Wesley.


Beberapa tamu di pesta tampak berbisik mengatakan bahwa Alicia sangat beruntung memiliki seorang kekasih yang sangat luar biasa seperti Leon, bahkan beberapa gadis tampak cemburu dengan keberuntungan Alicia, tanpa terkecuali Caitlin, yang tidak ingin melihat Alicia lebih beruntung darinya, di dalam hatinya ia sedang merencanakan sesuatu untuk memisahkan Leon dan Alicia, juga bermaksud merebut Leon dari tangan musuh kecilnya itu.


Beberapa saat kemudian Leon tampak membawa Alicia meninggalkan pesta setelah gadis itu mengucapkan selamat ulang tahun pada Wesley, beberapa gadis yang menghadiri pesta tampak mengikutinya, karena Leon yang tampil menawan membuat para gadis itu penasaran ingin melihat mobil apa yang dibawa oleh Leon untuk menghadiri pesta malam ini.


"Pria itu ternyata seorang Pangeran Berkuda Putih! Andai saja aku yang berada di sampingnya itu!" bisik seorang gadis pada temannya.


"Benar, gadis itu benar-benar membuat orang iri, selain kaya dan tampan pria itu juga sangat sexy, aku bahkan masih mengingat jelas ketika pria itu mencium kekasihnya di tengah-tengah pesta tadi, itu sangat lembut dan..."


"Panas!!" sela para gadis sambil melihat Leon penuh harap.


Gadis yang berbicara mengangguk setuju.


"Tetapi sayangnya dia telah memiliki kekasih!" lanjutnya.

__ADS_1


Para gadis menunduk lesu.


Sementara itu di dalam ruangan pesta, Alice tampak berpamitan pada Bastian Anderson dan keluarganya, senyum sinis terukir di bibirnya ketika melihat Caitlin berdiri di samping Wesley, ia melangkah mendekati Caitlin.


"Nona Brown, pertunjukkanmu malam ini luar biasa! Tetapi sayang sekali... Gadis yang telah kamu hina itu jauh lebih baik darimu dalam segala hal, tidak hanya sikap, bahkan dandanannya yang tipis saja sudah memancarkan kecantikannya, berbeda dengan dirimu! Bahkan setelah menggunakan make up setebal ini, kamu masih terlihat jelek bagiku!" bisik Alice, tatapannya pada Caitlin terlihat merendahkan.


Tidak terima dengan perlakuan Alice yang ingin pergi begitu saja setelah menghinanya, Caitlin bermaksud ingin membalasnya, tetapi Wesley menarik tangannya.


"Sudah cukup!" bentak Wesley sambil berbisik.


"Sudah cukup apa?! Mereka menghinaku tetapi kamu sama sekali tidak membelaku, sebaiknya kita putus saja!" Caitlin menepis tangan Wesley dan pergi meninggalkan ruangan pesta setelah berpamitan dengan kedua orang tua Wesley, ia mengacuhkan Wesley yang mengejarnya hingga ke parkiran, bahkan setelah ia berada di dalam mobilnya dan Wesley mengetuk jendela mobilnya, Caitlin justru menghidupkan mobilnya dan meninggalkan Wesley, "Aku tidak membutuhkan pria bodoh itu! Karena Wesley tidak pantas untukku! Pria yang pantas untukku hanya pria itu! Dan aku akan merebutnya dari tangan Alicia!" bisik Caitlin dalam hati.


***


Pukul 11 malam, Leon tampak membawa Bugatti miliknya memasuki pekarangan sebuah rumah mewah.


"Leon, ini di mana?" tanya Alicia bingung.


"Ini rumah milik temanku, aku membawamu ke sini untuk mengembalikan setelan yang kupakai ini dan juga mobil ini!" Leon mengajak Alicia turun dari Bugatti dan menarik tangannya memasuki rumah mewah tersebut.


Seorang Butler tampak membukakan pintu rumah untuknya, ketika Butler itu ingin membungkuk hormat, Leon memberi kode sambil melirik Alicia, sang Butler pun mengangguk mengerti.


"Leon, apakah temanmu berada di rumah?" tanya Alicia lagi setelah berada di dalam rumah.


"Sepertinya temanku itu berada di lantai atas, tunggulah di sini! Aku akan kembali setelah bertemu dengannya dan mengganti pakaianku," pesan Leon pada Alicia, ia menunjuk sofa dan meminta Alicia untuk menunggunya sambil duduk.


Alicia mengangguk pelan dan melangkah mendekati sofa, sementara Leon mengajak sang Butler untuk mengikutinya, setelah agak jauh dari Alicia, Leon pun berpesan pada Butler itu agar memberi tahu semua pelayan rumah tersebut untuk menyembunyikan identitasnya di hadapan Alicia sebagai Pemilik rumah tersebut.

__ADS_1


"Mengapa Tuan menyembunyikan hal ini dari Nona?" tanya sang Butler bingung ketika mengikuti Leon memasuki kamarnya.


"Karena belum saatnya dia mengetahui tentang siapa aku!" tukas Leon, sambil meraih sebuah kemeja dari dalam lemari.


__ADS_2