
Di dalam kantor Leon satu jam kemudian, setelah melihat perubahan dan sikap acuh tak acuh putrinya itu, James pun pergi meninggalkan kamar Leon, kepergiannya ini serta merta disusul oleh Leon dan Dr. Mark, sementara Anton telah diminta oleh Leon untuk terus mengawasi istrinya.
Dan saat ini, walaupun telah berhasil membujuk James agar ikut ke kantornya bersamanya, tetapi Leon telah terlebih dahulu mendapatkan sebuah tamparan keras dari Profesor paruh baya itu, ketika ia mengatakan apa penyebab yang telah membuat istrinya itu berubah, dan setelah berada di dalam kantornya ini ayah mertuanya itu justru mondar-mandir di hadapannya di saat ia dengan sopan meminta James agar duduk bersamanya.
"Rupanya hal ini yang membuatmu meminta Dr. Mark agar mencari tahu tentang sejarah keluargaku dan Checille? Apakah sejarah keluargaku memiliki hubungan dengan perubahan yang terjadi pada putriku itu?!" lontar James sambil menatap menantunya.
Leon menggeleng pelan.
"Tadinya aku sempat berpikir kalau Alicia memiliki hubungan darah dengan seorang Vrajitor Intunecat, tetapi setelah mendengar penjelasan paman di taman tadi, sepertinya bukan hal itu yang telah mengubahnya, dan jika kita bisa menemukan penyebab perubahannya itu, mungkin kita bisa membuatnya kembali seperti sedia kala!"
Mendengar ucapan Leon ini, James tampak berpikir.
"Apakah ada sesuatu yang berbeda pada sikapnya? Maksudku selain amnesianya juga wajah dinginnya itu?" tanyanya.
"Ada paman, istriku itu pernah berkata bahwa dia adalah wanita terkuat, dan sifatnya... Sifatnya juga sangat mendominasi, bahkan dia sama sekali tidak takut padaku, walaupun aku tahu itu memang karakter seorang Regina seperti yang pernah dikatakan ayahku padaku, tetapi itu bukan sifat Alicia yang aku kenal!" sahut Leon.
"Kamu benar, itu memang bukan sifat putriku!" James kembali berpikir, "Wanita terkuat dan mendominasi??" ia seperti pernah mendengar hal ini sebelumnya, "Para Army! Aku ingat Jenderal Albert pernah mengatakan padaku, bahwa Para Army yang mendapatkan serum dosis pertama selalu bertingkah sombong dan mendominasi, karena hal itulah akhirnya Jenderal Albert memutuskan untuk memberhentikan semua Army tersebut yang tidak lagi bisa patuh pada perintahnya!"
"Hei Leon, sepertinya itu adalah penyebab perubahan istrimu itu!" celetuk Dr. Mark yang terus saja diam selama mengikuti Leon dan James, "Darahnya yang telah menerima serum tersebut menghasilkan mutasi setelah menerima darahmu!" lanjutnya lagi mengemukakan pendapatnya.
__ADS_1
"Kalau begitu, bukankah ini artinya kita bisa membuatnya kembali jika menemukan penawar dari serum tersebut?" tukas Leon.
"Mungkin saja, jika penawar itu telah ditemukan!"
"Sudah kutemukan!" timpal James tiba-tiba, "Sebelum para musuh kalian itu menculikku dan istriku, aku baru saja menyelesaikan percobaanku, dan itu berhasil ketika aku mencobanya pada seekor tikus lab yang telah kuberi darah putriku sebelumnya, penawar itu mengembalikan kondisi darah tikus tersebut seperti sedia kala!"
"Lalu bagaimana keadaan tikus itu setelahnya paman?"
"Saat aku diculik tikus itu masih terlihat baik-baik saja, mungkin lebih baik jika kita menghubungi Asistenku untuk mengetahuinya lebih lanjut?" usul James.
Usulan James yang terdengar seperti sebuah harapan untuk istrinya Alicia, tentu saja disambut Leon dengan senang hati, saat itu juga ia meminta James untuk menghubungi Asisten Labnya, dan hanya dengan pembicaraan selama 30 menit bersama Asistennya itu, akhirnya James mengetahui bahwa tikus percobaan miliknya masih baik-baik saja, bahkan ia juga berhasil meminta Asistennya itu agar membawa penawar tersebut terbang ke Paris memakai sebuah helly milik Leon yang berada di rumahnya di Beverly Hills.
"Serahkan hal itu padaku!" sahut Leon, "Walau dia tidak terlalu patuh padaku, tetapi sebuah pesta kecil pasti akan menarik perhatiannya! Buka atap hotel dan persiapkan sebuah candle light dinner di sana untuk besok malam! Akan lebih baik lagi jika semua bisa ikut bersama!"
"Aku tidak mengerti! Maksudmu... Kamu ingin kami semua menghadiri candle light dinner dua orang penghisap darah besok malam?!" tukas Dr. Mark, bahkan nada bicaranya ini lebih mirip seperti sedang melakukan protes pada permintaan sahabatnya itu.
"Benar, sebuah pesta kecil keluarga! Itu akan menarik perhatiannya agar mengurangi kewaspadaannya!"
"Aku setuju, lagipula penawar itu belum pernah kugunakan untuk seorang penghisap darah, tentu saja aku harus melihat efeknya secara langsung terhadap putriku," timpal James dengan wajah serius.
__ADS_1
"Baik, jadi putuskan begitu saja! Oh ya paman, aku masih membutuhkan satu bantuan lagi dari paman, yaitu menjelaskan pada semua bawahanku bahwa musuh kemarin yang telah dihadapi oleh para bawahanku itu adalah merupakan mutasi dari hasil percobaan lab yang gagal, karena aku tidak ingin keberadaan Vampir yang baru saja kuhadapi bersama bawahanku juga istriku ini terekspos keluar dan menimbulkan kepanikan nantinya!" pinta Leon, dan permintaannya ini pun disetujui oleh James.
***
Malam harinya, Leon mengumpulkan seluruh bawahannya yang terlibat pertempuran di kamar hitam untuk mendengarkan penjelasan dari mertuanya itu.
Beberapa saat kemudian setelah menyelesaikan tugasnya, ia pun menemani Leonardo kecil yang bersikeras ingin bertemu dengan ibunya, dan dengan sedikit terpaksa ia pun mengajak putranya itu untuk mengunjungi istrinya di kamarnya, saat ia tiba di kamarnya ia sedikit bingung ketika menemukan istrinya itu tampak sangat tenang di kamarnya, melihat hal itu ia pun mencoba untuk bertanya pada Alicia mengapa istrinya itu tidak lagi kabur darinya setelah sebelumnya memperkenalkan Leonardo pada Alicia.
"Ini putraku?" tanya Alicia dengan kening berkernyit, ia bahkan beranjak dari sofa lalu menghampiri dan memperhatikan Leonardo kecil yang terlihat takut padanya, "Boom!!!" teriaknya tiba-tiba di hadapan Leonardo kecil hingga membuat bocah berusia hampir 6 tahun itu terkejut dan berubah menjadi seekor kelelawar kecil, ia tertawa geli melihat hal itu, "Ternyata memang seorang Vlad junior," celetuknya sembari tersenyum.
"Tolong jangan menakutinya!" tegur Leon yang merasa sedikit kesal melihat tingkah istrinya ini sesaat setelah putranya berubah kembali.
"Tenanglah... Aku tidak bermaksud menakutinya, aku hanya ingin memastikan bahwa sikecil ini memiliki darahmu!" sanggah Alicia dengan wajah tak bersalah, kemudian kembali duduk di sofa, "Dan tentang pertanyaanmu mengapa aku tidak pergi darimu? Itu karena aku telah mendapatkan semua yang kubutuhkan darimu, walau menurutku berburu dan darah hangat itu lebih baik, tetapi makanan darimu cukup lumayan, semua darah itu sehat dan lezat, lagipula... Di luar sana tidak ada pria yang semenarik dirimu!" cetusnya.
Perkataan istrinya ini membuat Leon yang sedang membujuk Leonardo yang berada di pelukannya tertegun, karena hal itu seperti pujian untuk dirinya dari seorang Regina yang terkenal angkuh, dan hal itu sontak membuat kulit wajahnya yang pucat seketika merona.
"Kamu tinggal untukku?" tanyanya canggung sembari melirik Alicia.
"Tentu saja! Aku adalah milikmu! Selama kamu memberikan apapun yang kubutuhkan, aku akan patuh padamu, bahkan jika kamu memintaku untuk mengalahkan musuh-musuhmu, aku bersedia melakukan hal itu untukmu, My Lord!" jawab Alicia dengan senyum tipis di sudut bibirnya.
__ADS_1