STRONG GIRL AND DRACULA PRINCE.

STRONG GIRL AND DRACULA PRINCE.
BUKTI KEBERADAAN DRAKULA.


__ADS_3

Dini hari di kamar milik Leon, suara erangan dan desisan memecah kesunyian malam karena sebuah pergulatan sedang terjadi di dalam kamar ini, suara terengah-engah dan tubuh yang telah bersimbah keringat tidak serta merta membuat sepasang kekasih ini menghentikan aksinya, bahkan sentuhan-sentuhan tersebut semakin liar menjelajah tubuh keduanya yang sedang terbuai dalam belaian nafsu.


Semua bermula ketika Leon terbakar emosi dengan ucapan istrinya ini saat di kantor Julian, kemudian dengan marah ia membawa Alicia kembali ke hotel miliknya walau terlebih dahulu harus menghadapi Julian yang berusaha menghalangi dirinya, setelah kembali ke kamar miliknya, ia pun menjatuhkan Alicia ke atas ranjang dan bermaksud ingin memberi pelajaran pada istrinya ini, tetapi bukannya takut Alicia justru membuatnya tertegun dengan tersenyum nakal padanya sembari membuka pakaiannya, dan akhirnya adegan panas itupun terjadi begitu saja, hanya sinar sang surya yang menyusup masuk lewat kisi-kisi jendela lah yang berhasil membuat sepasang kekasih ini menyudahi aksinya.


Beberapa saat setelah pergulatan usai, Leon memperhatikan tubuh polos itu yang saat ini sedang memeluknya sambil memejamkan matanya, mengingat semua yang baru saja terjadi membuatnya tersenyum senang, perlawanan yang telah diberikan istrinya itu bahkan menjeratnya agar terus melakukannya lagi dan lagi tanpa henti.


“Dia menunjukkan kemampuannya padaku, kemampuan seorang Pengantin Drakula yang luar biasa, benar-benar membuatku semakin menyukainya, kenakalannya dan sifat manjanya itu membuatku takluk di hadapannya, tetapi sifat mendominasinya ini… Dan juga ingatannya, apa yang harus kulakukan agar bisa membuatnya kembali?” gumam Leon lirih, ia merapikan selimut yang menutupi tubuhnya dan juga istrinya lalu menyentuh wajah itu yang tetap terlihat dingin walau dalam tidurnya, “Aku tidak membutuhkan seorang Regina! Aku tidak ingin menjadi seorang Count! Aku hanya ingin istriku kembali, bisakah aku berharap bahwa keajaiban itu ada dan membawanya kembali ke sisiku?! Aliciaku yang manis itu... Aku sangat merindukannya,” rintih hatinya, ia mencium kening Alicia dengan lembut sebelum akhirnya memejamkan matanya.


***


Panas matahari siang ini cukup terik ketika James mengajak Leon ke taman hotel untuk berbicara, ia bahkan meminta Dr. Mark untuk ikut bersamanya, setelah tiba di gazebo taman… Tanpa basa-basi lagi James pun meminta Leon untuk menjelaskan tentang apa yang terjadi pada putrinya, dengan terpaksa dan setelah menarik nafas dalam-dalam akhirnya Leon memberanikan diri untuk bertanya pada James tentang sejarah keluarganya dan juga keluarga istrinya Checille.


“Untuk apa semua ini? Apakah ini ada hubungannya dengan apa yang telah terjadi pada putriku?” tanya James bingung.


“Sebenarnya ini berhubungan paman! Karena itu aku ingin tahu adakah sesuatu yang aneh yang terjadi di dalam keluarga paman dan bibi?” lontar Leon, sambil menatap James dengan wajah serius.


Melihat keseriusan di wajah menantunya ini dan takut sesuatu telah terjadi pada putrinya, akhirnya James mengatakan tentang kelakar istrinya Checille dulu ketika Alicia baru lahir.


“Nenek istriku adalah seorang peramal gypsi, dan ia pernah meramalkan bahwa istriku akan melahirkan seorang Pengantin bagi Pangeran Kegelapan, maksudku Drakula! Tetapi sesuatu yang berhubungan dengan urband legend itu aku hanya menganggapnya sebagai lelucon, walau saat itu Checille bersikeras mengatakan padaku bahwa keluarganya memiliki darah keturunan Pengantin Drakula, aku tetap tidak mempercayainya, apalagi akhirnya aku melihat putriku sangat tertutup dan penakut, bahkan ia tidak bisa membela dirinya ketika teman-temannya membullynya, jadi bagaimana mungkin ia akan menjadi Pengantin seorang Drakula yang menurut legenda sangat menakutkan itu?” seloroh James.


“Apakah menurut paman Drakula itu tidak nyata?”

__ADS_1


“Tentu saja, karena seumur hidup ini aku belum pernah melihatnya! Bahkan aku lebih percaya kalau Hulk itu ada ketimbang harus mempercayai sebuah legenda, aku adalah seorang Ilmuwan bukan Arkeolog, aku lebih mempercayai sesuatu yang pasti dan bisa diprediksi dengan rumus dan bukan sesuatu yang berdasarkan ucapan dari mulut ke mulut yang sama sekali tidak diketahui kebenarannya!”


“Bagaimana jika kukatakan putri paman sekarang adalah seorang Drakula?”


James terpaku mendengar pertanyaan ini, otak Profesornya ingin menyangkal kebenaran tersebut, tetapi perubahan yang ia lihat pada putrinya juga tidak bisa disanggah olehnya.


“Itu tidak mungkin!” ia mencoba mengelak.


“Mungkin paman belum tahu bahwa sesuatu yang paman anggap sebagai legenda itu adalah nyata! Karena aku, putrimu dan cucumu sebenarnya adalah bukti keberadaan dari legenda itu, akankah paman menyangkal hal ini?”


“Maksudmu putriku itu baik-baik saja dan ia hanya berubah menjadi seorang penghisap darah?”


“Benar.” Leon mengangguk, “Semua ucapan bibi tentangnya adalah benar, aku adalah Vlad! Dan putrimu adalah seseorang yang telah ditakdirkan untukku, itu yang membuat darahnya menjadi istimewa!”


“Bukankah paman memerlukan bukti? Jika aku bisa memperlihatkannya, apakah paman bersedia membantuku nantinya?”


Sejenak James hanya diam dengan kening berkernyit, berusaha memikirkan semua ucapan menantunya ini, baginya apapun itu asal bisa dibuktikan ia pasti akan mempercayainya, sesimpel rumus matematika bahwa satu ditambah satu pasti hasilnya dua, karena itu selama menantunya ini bisa membuktikan keberadaan Drakula maka ia akan mencoba untuk menerimanya.


“Di mana bukti itu?” tanyanya akhirnya.


“Di kamarku.”

__ADS_1


Mendengar kata-kata kamar ini James ingat bahwa putrinya itu berada di sana, dan beberapa saat kemudian ketika Leon mengajaknya untuk menemui Alicia, James  pun langsung menyetujuinya walau ia berharap semua perkataan menantunya ini tentang putrinya yang telah berubah menjadi seorang penghisap darah itu salah.


Setelah lima belas menit, ketiga pria beda generasi ini pun tiba di depan kamar Leon yang sedang di jaga oleh Anton, dan ketika kamar itu terbuka James melihat putrinya sedang duduk di sofa dengan wajah dinginnya, putrinya itu sama sekali tidak mengenalnya, Alicia justru hanya tersenyum ketika melihat Leon.


“Apakah hari ini Pangeran Kecil sedang memanjakanku sehingga membawakan begitu banyak mangsa untukku?” lontarnya dengan wajah ceria.


Anton, Dr. Mark bahkan James sedikit merinding mendengar ucapan Alicia itu, dan Leon... Ia terpaksa harus menenangkan ketiga pria ini dengan mengatakan bahwa istrinya itu hanya sedang bercanda, setelah ketiga pria ini terlihat cukup tenang ia pun menghampiri Alicia dan duduk di samping istrinya itu.


“Tolong jangan menakuti mereka!” ucapnya dengan suara pelan.


“Jadi mereka bukan makananku?”


“Bukan, mereka adalah sahabatmu dan ayahmu, apakah Kaum Bangsawan seperti kita akan memangsa sahabat dan keluarganya sendiri?”


“Hmmm… Sayang sekali!” dengus Alicia sembari menghela nafas.


“Tetapi kamu masih bisa sedikit bermain-main dengan memperlihatkan wujudmu pada mereka, bisakah melakukan itu untukku?”


“Aku tidak bisa! Itu jelek sekali, aku tidak ingin melakukannya jika bukan kepada musuhmu!”


“Bagaimana dengan terbang?”

__ADS_1


“Kelelawar kecil? Kalau itu aku bisa melakukannya.”


Dengan senyum merekah Alicia beranjak dari duduknya dan berlari keluar balkon lalu melompati pagar balkon begitu saja, James nyaris berteriak melihat hal itu tetapi teriakan itu hanya tertinggal di ujung lidahnya ketika ia melihat putrinya itu kembali dalam bentuk kelelawar kecil yang kemudian berubah menjadi manusia di hadapannya.


__ADS_2