Suamiku Ceo Tampan

Suamiku Ceo Tampan
Tampan Di Aslinya


__ADS_3

Mereka yang menjenguk oma sudah lebih tentram. Bahkan Rain dan si kembar sudah pergi katanya mereka ada kegiatan. Dan saat ini mereka hanya berempat. Cia mendengus melihat Oma yang akrab dengan Alex.


“Siapa cowok itu?” bisik Aidan disamping Cia. Mereka duduk disofa dengan Cia yang menyenderkan tubuhnya kepada Aidan. Sedangkan Aidan memeluk tubuh Cia.


Jika tidak ada yang tau hubungan mereka. Pastinya mereka akan dianggap pasangan yang romantis.


“Gue tadi nemu di Inggris. Terus dia mau ikut. Ya,,udah gue ajak aja dia” ucap Cia dengan memejamkan matanya.


“Owh,, lo penculiknya dong” ucap Aidan membuat Cia memukul perutnya. Membuat Aidan mendesis.


Sementara orang yang bersama Oma sedang menahan kekesalannya. Sesekali dia terlihat melirik kearah mereka yang tertawa. Dan Oma yang menyadari hal tersebut tersenyum “Tenang saja, mereka itu bersaudara” ucap Oma membuat orang itu menatap oma penuh terkejut.


“Eh,, enggak kok, Oma” ucap Alex yang kikuk karena ketahuan.


“Kamu suka dengan Cia?” Tanya Oma membuat Alex menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


“Sebenarnya saya itu calon tunangannya, Oma” ucap Alex hati-hati takut membuat sang Oma syok. Namun, tidak sang Oma justru tersenyum.


“Oma senang dengernya. Segeralah menikah, biar oma bisa lihat pernikahan kalian” ucap Oma dengan raut bahagia.


“Oma harus sehat agar bisa melihat kami menikah nantinya” ucap Alex membuat sang oma mengangguk.


“Kapan mau lamarannya?” Tanya sang Oma membuat Alex tersenyum kecut. “ Pasti bocah itu menolakmu ya?” Tanya Oma yang diangguki oleh Alex. “Nanti biar oma yang membujuknya. Kamu terus aja dekati dia. Maklum saja dia itu perempuan satu-satunya. Jadi agak barbar” ucap sang oma membuat Alex hanya tersenyum emngangguk.


“Terus, yang dibekap itu siapa, oma?.” Tanya Alex membuat sang oma terkekeh. Dan kekehan oma mengundang perhatian dua sejoli yang sejak tadi bercerita panjang lebar menjadi mentapa sang oma penuh curiga.


“Oma kita sehat secara jasmani dan rohani kan?” bisik Cia kepada Aidan yang langsung dihadiahi sentilan di dahinya.


“Gue semakin penasarann dengan laki-laki itu” ucap Aidan mentapa pungung Alex yang bersama oma.


Hingga ketukan pintu menyadarkan mereka semua. “Kamu sudah pulang, sayang?” Tanya sang mommy yang melihat putrinya dan ikut duduk bersamanya.


Berbeda dengan Mommy yang pandangannya mengarah kepada sang anak. Sedangkan Daddynya menatap seseorang yang duduk bersama Omanya itu. “Kamu siapa?” Tanya Rey membuat mereka menatap sosok Alex yang kini berbalik menatap mereka “Eh,,Kamu Alexander August Killer, kan. Ceo muda yang katanya tampan itu?. Tapi ini biasa aja” ucapnya ketika menyadari siapa Alex sebenarnya.


Alex terkejut karena ternyata dia sangat terkenal. Namun, ucapan diakhir kalimat Rey membuat Alex tersenyum kikuk. “Iya,,pak” ucap Alex dengan berusaha sopan.

__ADS_1


Cira yang menyadarinya sontak berdiri dan menghampiri Alex “Wah,, ternyata lebih tampan di aslinya” ucap Cira dengan membingkai wajah Alex.


Rey yang melihat perilaku istrinya menatapnya tajam dengan aura yang hitam pekat. Sementara Alex yang menyadarinya hanya bisa tersenyum kaku. “Iya,,terima kasih, tante” ucapnya membuat Cira yang merasakan punggungnya dingin pun melepaskannya dan menatapan suaminya.


“Tapi masih gantengan suami tante” ucap Cira dengan berlari kecil kearah sang suami dan bergelanjut manja.


Rey tidak menanggapi nya hanya dengusan yang terdengar. Sementara dua sejoli yang duduk disofa hanya menyaksikan acara cemburu dari sang mommy dan daddy nya itu. Seolah mendapatkan tontonan live gratis.


“Menurut lo sekarang mereka, gimana?” Tanya Aidan dengan menatap sang daddy yang masih kesal walau sudah dirayu oleh sang mommy.


“Kayaknya bakalan ada perang ranjang, deh. Untuk menyelesaikan hal ini” ucap Cia dengan memasukan jeruk kedalam mulutnya dengan pandangan mengarah ke depan.


“Kalian kalau mau debat sana pulang” ucap Oma yang menyudahi acara perdebatan pasutri itu. Sedangkan sang daddy masih menampilkan aura permusuhan kepada Alex.


“Kamu ngapaian kesini?. Dan kenapa ada disini. Setau saya, kamu itu orangnya sangat sibuk!” ucap Daddy memandang Alex dengan permusuhan.


“Mas,,,udah dong. Kasian sudah tampan masa dimarahi, sih mas. Lagian niatan dia baik kok, mau jenguk oma” lerai Cira yang justru kembali membuat kobaran api di mata sang daddy mentapan Alex.


Sedangkan Alex sudah seperti gosong oleh tatapan Rey. “Mommy lo memang jago menambah bensin” ucap Aidan membuat Cia mengangguk.


Sebelum Alex menjadi abu karena gosong, sang penyelamat datang membawa buah makan. “Papa yang menyuruh dia datang!. Mau apa kamu?” ucap pak Aditama membuat Rey, Cia dan Aidan mendengus. Sedangkan Alex, Cira dan Oma merasa lega karena perdebatan ini akan berakhir.


“Tontonan kita berakhir tanpa kepastian” ucap Aidan mendesah yang diangguki oleh Cia.


“Kamu nggak malu bertengkar disaksikan oleh mereka?” tunjuk sang papa kepada Aidan dan Cia yang duduk dengan santai.


“Eh,,kami kenapa?” Tanya mereka berdua yang ketahuan menyaksikan mereka.


“Kamu nggak sopan lihat mereka bertengkar. Seharusnya kamu bantu jelasin kepada mereka bahwa Alex ini adalah calon tunangan kamu!” tegas sang papa membuat Cia mendengus. Sedangkan yang lainnya terkejut. Bahkan Aidan yang sedang mengunyah jeruk menjadi tersedak.


“Kamu mau menikahi anak saya!” ucap daddy yang kini semakin menatap tajam kepada Alex dengan matanya seolah menusuk Alex.


“Kan papa sudah bilang sama kamu kemarin. Jadi kamu nggak usah marah-marah lagi sama mantu papa” putus sang papa membua Rey yang ingin protes diurungkan.


Kini semua orang bergiliran menatap Alex, papa Aditaman dan juga Cia meminta penjelasan. Bahkan Aidan menatap Cia sangat lekat meminta penjelasan. “Maksud kakek apa?” Tanya Aidan menatapnya.

__ADS_1


“Tanya saja pada dia, noh!” tunjuk Cia pada Alex yang memilih diam karena bukan hak nya untuk mengurusi masalah keluarga Cia. Lagian kalau dia berbicara akan semakin salah dimata sang calon daddy nya itu.


“Kalau dia mau kawinin lo. Dia harus lolos tes drive dari gue dulu” ucap Aidan dengan bersidekap dada membuat Cia menggeplak kepalanya. “Sakit tau!” protes Aidan akibat geplakkan Cia.


“Lagian gue bukan kucing. Kawin-kawin, bahasa lo ambigu” ucap Cia kemudian berdiri dan menghampiri sang papa, Alex dan juga oma yang tertawa bahagia.


“Oma,, Cia mau pulang dulu. Nanti malam Cia akan kesini lagi” ucap Cia membuat mereka memandangnya. Dan diangguki oleh oma.


“Kamu pulangnya dengan siapa?. Sama Alex aja, ya. Nih, kunci mobilnya” ucap sang papa membuat Cia melongo. Semudah itukah papanya mempercayakan anaknya kepada orang asing.


“Aku udah sama Aidan, pa” ucap Cia yang melirik kearah Aidan.


Saat hendak protes terhadap Cia. Daddy dan mommy nya bangkit “Cia sama aku aja pulangnya, pa. Kalau sama dia nanti dia macam-macam, lagi” ucapnya dengan kembali melirik tajam kepada Cia. “Dan kamu yang katanya kaya dan tampan itu seharusnya mudah kan cari taksi” ucapnya lagi membuat Cia dan Aidan menahan tawa.


Alex hanya mengangguk. Biasanya dia yang menatap tajam dan tegas. Namun, entah mengapa dihadapan daddy dari calon tunangannya dia merasa kikuk dan takut.


.


.


.


.


.


...Hello gyusss sebelumnya mau minta maaf ke kalian semua karena kemarin nggak update. Karena kemarin dan saat ini masih sakit atau lebih tepatnya baru kerasa demam nya....


...Mungkin karena kemarin nggak istirahat dengan teratur akhirnya ambruk deh,,,, Jadi mohon doa untuk kesembuhan, yaaa.... Terima kasih 💜💜💜...


...Sekali lagi,,,maaf yaa🙏🙏. Ini saya usahain buat update. Karena, kasian juga lama nunggunya. Jadi mohon permakluman yaaa para ibu-ibu ku yang tercinta....


...Kalian juga jangan lupa istirahat dan makan sehat. Karena omicron sedang marah-marah nya. Kalian kalau keluar rumah ingat pakai masker ya???. Biar kita semua bisa beraktivitas seperti biasa nya....


...Salam sehat 💜💜💜💜...

__ADS_1


__ADS_2