
"Tok tok tok"
"Masuk" kata Irfan
"Maaf dokter siang ini dokter Irfan praktek kan. Soalnya sudah ditunggu pasien" kata suster rumah sakit.
"Baik sus, saya akan ke sana sekarang" jawab Irfan sambil melihat jam di pergelangan tangannya yang tinggal 5 menit lagi jam prakteknya dimulai.
Dokter Irfan berjalan menuju ruangan praktek di mana sang pasien sudah menunggu antrian untuk di panggil. Irfan duduk di dalam ruangan prakteknya dengan menghembuskan nafasnya berat untuk membuang kekesalan hatinya saat ini agar bisa fokus menangani pasiennya.
💐 Kediaman Aldo
Sore hari Aldo dan Fio sampai lebih dulu di rumah sebelum ketiga anaknya. Baru Arya datang setelah dari kantor.
"Kok bisa duluan papi sih sih bang dari kamu, padahal papi tadi masih mampir ke cafe dulu jemput mami" kata Mami Fio.
"Iya mi tadi Arya mampir dulu ke kos teman ada urusan tugas kampus" jawab Arya.
"Adek belum datang ya mi?" Tanya Arya.
"Belum tadi dia pergi sama Fabian katanya mau jalan" jawab mami Fio.
"Iya mereka memang udah janjian kemarin." Kata Arya.
"Siapa yang janjian?" Tanya Deni yang baru masuk ke ruang tamu.
"Abang bikin kaget aja" kata Arya.
"Ini Arini sama Fabian tadi kan pamit ke mami mau jalan mereka. Dan Arya bilang memang mereka sudah janjian dari kemarin" jawab mami Fio.
"Jangan-jangan benar apq yang dikatakan Mira kalau Fabian juga suka dengan Arini sama seperti Irfan" batin Deni.
"Kok mami bisa tahu kalau Fabian pergi sama Arini?" Tanya Deni.
"Tadi Fabian nyamperin Arini terus mereka nyamperin mami, karena Arini tadi pagi bilang kalau mau makan di cafe jika mami disana" kata Fio.
"Paling Arini nanti pulangnya malam mi, dia tadi bilang kalau mau nonton soalnya" kata Arya.
"Iya biar saja, lagian perginya juga sama Fabian orang yang kita sudah kenal dan tahu karakternya" kata Fio. Sedangkan Aldo hanya menjadi pendengar obrolan anak dan istrinya.
"Deni ke atas dulu mi mau mandi, gerah" kata Deni pamit ke kamar untuk mandi.
"Iya sana Arya juga, kalian mandi dulu baru kita makan malam yuk" kata Fio.
"Iya mi, Arya ke atas dulu ya" kata Arya yang diangguki oleh maminya.
"Ga terasa anak-anak sudah besar ya mi" kata Aldo.
"Papi aja serasa baru saja kita lulus dari sekolah dan kuliah, ternyata anak-anak kita sudah mau menikah seperti Deni. Sekarang Arini dekat dengan Fabian, belum Arya mungkin juga ada teman ceweknya sekarang" kata Also bangga.
"Iya pi, ga terasa ya. Berarti kita juga sudah tua ya" kata Fio.
__ADS_1
"Tapi mami masih terlihat muda loh sampe tadi Dio aja masih lihat ke mami melulu" kata Aldo.
"Ya ampun papi, kak Dio tadi kan juga sama istrinya. Lagian juga mereka terlihat mesra. Istrinya cantik" kata Fio.
"Tapi tetap masih cantik istriku dong" kata Aldo kemudian mencium bibir istrinya.
"Papi ih ga malu apa sama anak-anak" protes Fio yang mendapat serangan mendadak dari suaminya.
"Hehehe anak-anak kan lagi mandi mi, jadi ga akan ada yang tahu" kata Aldo sambil mengedipkan sebelah matanya menggoda sang istri. Fio menata makanannya ke meja makan untuk makan malam bersama dengan suami dan kedua anaknya.
Selesai Deni dan Arya mandi, mereka segera turun ke bawah menuju meja makan dimana kedua orang tuanya sudah menunggunya.
"Arini belum pulang ya mi?" Tanya Deni sambil duduk di sofa ruang keluarga setelah selesai makan malamnya.
"Paling sebentar lagi sih bang" jawab Arya.
"Emang mereka sering pergi bareng ya Ar?" Tanya Deni.
"Pergi bareng sih sepertinya baru kali ini aja sih, hanya kita kan juga sering ketemu dengan Fabian kalau ada rapat bersama" jawab Arya.
"Memangnya kenapa bang?" Tanya Mami Fio.
"Gapapa sih mi, cuma nanya aja, soalnya kelihatannya hubungan mereka dekat" jawab Deni.
"Fabian itu anaknya baik dan punya tanggung jawab sih bang, itu yang papi lihat dari seorang Fabian ya" kata Aldo.
"Dan dia juga bukan laki-laki yang mudah tergoda dengan seorang perempuan" kata Aldo lagi
"Mi kalau seandainya ada saudara sepupu jatuh cinta dengan sepupunya apakah itu boleh?" Tanya Deni.
"Maksudnya gimana bang?" Tanya mami Fio.
"Mungkin maksud abang misal Arini jatuh cinta sama bang Irfan atau Reza gitu bang" kata Arya.
"Ya begitu juga bisa atau Arya jatuh cinta sama Risa" kata Deni.
"Kalau mami sih ga setuju ya karena hubungan darah yang masih terlalu dekat. Tapi secara hukumnya terus terang mami juga tidak tahu" jawab mami Fio.
"Memangnya siapa bang yang lagi jatuh cinta dengan sepupunya?" Tanya mami Fio.
"Nggak ada, abang cuma mau nanya aja mi" jawab Deni.
"Jangan bilang abang naksir sepupu sendiri deh" tebak Arya.
"Heh jangan bicara sembarangan ya, lagi pula siapa sepupu perempuan kita selain Risa" kata Deni.
"Iya juga ya bang" kata Arya membuat Fio tertawa.
"Risa anak masih kecil, masa sih bang Deni naksir. Ada-ada aja kamu ini sayang" kata Fio
"Masih kecil tapi kan dia juga sudah lulus sma mi, coba bayangin mami saat nikah sama papi bukannya masih lebih kecil dari usia Risa" kata Arya tertawa kecil.
__ADS_1
"Iya memang, mami dulu masih terlalu dini untuk menikah. Makanya mami juga ga membuat anaknya menikah dini. Biar kalian menikmati dulu masa remaja kalian yang mana masih seneng-senengnya jalan bareng sama teman tanpa ada ikatan." Kata mami Fio.
"Mami kan dulu juga masih suka main bareng sama teman mami kan tanpa ada ikatan" kata Aldo.
"Mana ada pi, mami jalan ikutan yang lain aja selalu papi tanyain sama siapa aja, ada cowoknya tidak, kalau ada langsung bilang ga boleh." Kata Fio.
"Wah ini udah mulai protes sepertinya..." sindir Arya membuat Aldo dan Deni langsung tertawa.
"Ya kan itu karena papi terlalu cinta sama mami, sedangkan mami masih cuek sama papi" kata Aldo.
"Dulu yang cinta duluan papi atau mami?" Tanya Arya ingin tahu.
"Papi duluan deh ya pi" jawab Fio
"Iya papi suka sama mami itu sudah dari sebelum nikah bang" jawab Aldo.
"Tuh Arini udah datang" kata Arya melihat Arini dan Fabian masuk ke rumah.
"O iya, ayo masuk dulu Fabian" ajak Fio.
"Iya tante terima kasih, Bian hanya mau anterin Arini saja kok dan Bian juga mau langsung pulang sudah malam tan" jawab Faban sambil mencium punggung tangan Fio dan Aldo.
***
Baca juga karyaku
EWAL EKKUL
BERMULA DARI CAFEMART
BERBEDA JALAN
Terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca karyaku dan jangan lupa tinggalkan...
Komen, Like, Hadiah dan Vote
__ADS_1
😘😘🙏