TERLANJUR MENCINTAI

TERLANJUR MENCINTAI
Bergosip ria


__ADS_3

pagi harinya meira berangkat bekerja seperti biasanya.


hari ini meira disuruh oleh pak angga untuk menuju ke atmawijaya group, awalnya meira menolak mentah- mentah karena meira mengetahui bahwa itu adalah peusahaan yang dimiliki om-om tua kemarin.


dengan langkah gontainya meira terpaksa membawa berkas tersebut dengan segenggam doa agar tidak terkena masalah lagi dengan om-om kemarin.


" dia itu siapa sih, kok kayaknya dia itu punya perussahaan banyak" pikir meira yang berada didalam taksi.


lalu meira mengadarkan pandangannya sebentar dan meira memberhentikan laju taksinya.


"pak stop" ucap meira.


" iya nona" jawab pengemudi taksi.


meira memberikan selembaran hijau untuk pengemudi taksi dan turun berjalan menuju atmawijaya group.


sesampainya di atmawijaya group meira bertanya kepada pihak resepsionis untuk menanyakan keberadaan ruangannya.


" mbak saya mau tanya, dimana ya ruangan bapak eldison" tanya meira dengan menampilkan senyumnya.


" apakah nona memiliki janji kepada tuan eldison" tanya balik sang reselsionis dengan ramahnya.


" iya saya sudah memilki janji dengan bapak eldison" jawab meira.


" bisa ditunjukkan buktinya" ucap sang resepsionis.


" oh... ini buktinya" balas meira dengan memperlihatkan surat yang dipegang ditangannya.


" baiklah... nona, ruang bapak eldison ada dilantai 3, penjelasan lebih lanjutnya nona akan diantarkan salah satu resepsionis kita yaitu mira" ucap sang resepsionis panjang lebar.


" mira" panggil sang resepsionis kepada sang resepsionis lainnya.


"iya" respon salah satu resepsionis yaang bernama mira itu.


"antarkan ruangan bapak eldison sekarang" suruh sang resepsioni.


"mari nona meira, saya antarkan ruangan tuan eldison" ucap mira tatkalah ramahnya terhadap meira.


meira mengikuti langkah mira menuju keruangan eldison, dalam hati meira meira berdoa.


"plissss tuhan, hari ini jangan ada masalah lagi dengan tua bangkak itu" doa meira dalam hati.


sesampainya didepan ruangan mira mengetuk ruangan eldison dengan hati-hati.


"masuk" ucap eldison didalam ruangannya.


kemudian mira mengajak meira untuk ikut memasukkin ruangan tuan eldison.


" tuan ini ada tamu"ucap mira dengan kepala yang sedari tadi menunduk.

__ADS_1


"siapa" tanya eldison


" nona mira" jawab mira selaku resepsionis


"oh..." eldison hanya menanggapinya dengan ber"oh "ria.


lalu mira keluar ruangannya eldison dan tersisalah eldison dan meira yang berada diruangan eldison.


" kamu yang kemarin ya" tanya eldison


" i-i- iya tuan" ucap meira dengan terbata-bata


" kenapa, takut" kata eldison dengan memincingkan kedua matanya.


"siapa juga yang takut" balas meira dengan kelepasan.


lalu meira dengan segera menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya.


mendengar keberanian meira membuat eldison segera menghampiri meira, meihat eldison berjalan menghampirinya, otomatis meira berjalan secara mundur dengan hati- hati.


eldison terus berjalan mendekati meira dan meira terus menerus mundur.


sampai pada akhrinya meira berada ditembok yang membuat langkah meira mendadak terhenti.


eldison pun mengunci rapat tubuh meirw dengan meletakkan tangannya ditembok.


lalu eldison memajukan wajahnya yang hampir bersentuhan dan hanya terdengar hembusan nafas mereka berdua.


" bu - bu- bukan begitu" bela meira dengan terbata- bata.


lalu eldison langsing menyentil bibirnya meira dengan tangannya.


" ini balasan kamu, karna kamu berani ngehina saya" ucap eldison dengan meninnggalkan meira yang masih terpatung ditembok.


karna tak ingin berada diruang eldison lama-lama, membuat meira segera menyampaikan tujuannya pergi keperusahaan eldison.


seusai menyampaikan tujuannya menemui eldison, meira langsung berjalan menuju halte untuk mencari angkutan umum.


 


🌸🌸🌸


Meira kini sedang berada dikantin perusahaan untuk mengisi perutnya yang sedang berdemo ria.


" mei kamu dimana aja sih, dari tadi aku cariian kamu kok nggak ada" tanya keisha.


" aku tadi ke perusahaannya om-om tua bangkak" jawab meira dengan entengnya.


"hah... perusaahaan om-om tua bangkak" heran keisha.

__ADS_1


"siapa sih om-om itu" tanya lagi keisha.


" siapa lagi kalo bukan bapak eldison yang sok kegantengan dan sok tajir" jawab meira dengan suara yang terdengar emosi.


"emang gantenga dan kaya sih" kata keisha dengan meletakkan kedua tangannya didagu.


" hah...ganteng, mata lo minus kali" ucap meira.


" orang ganteng banget malah" balas keisha seraya bersnyum.


" serah lo dah, orang tua bangkak dikatai ganteng" jawab meira jengah.


" mei..." bisik keisha.


"apasih main bisik- bisikan" ucap meira belum sadar sepenuhnya bahwa eldison berada dibelakangnya.


"ituloh... tuan eldison" kata keisha memperlihatkan raut wajah takut.


" loh bilang eldison lagi, gue gampar loh ya" kata meira


eldison mencolek punggung meira dengan menggunakan jari telunjukknya.


"ih... kei jangan colek- colek dong" ucap meira dengan menghempaskan tangan kanannya kebelakang.


eldison mencolek untuk kedua kalinya dipunggung meira.


" gue bilang jangan colek - colek" ucap meira tanpa sadarnya.


tak ada respon dari sahabatnya, membuat meira untuk menoleh kebelakangnya.


meira pun menoleh kebelakang, alangkah terkejutnya meira mendapati eldison yang tengah menatap meira dengan sinisnya dan tak lupa menaikkan sebelah alisnya.


meira langsung memutar badannya untuk berbisik bisik kepada keisha.


"kok elo ngak bilang sih dari tadi " bisik meira suara yang sangat lirih.


" dari tadi gue udah kasih kode, tapi elonya yang ngoceh enggak jelas"balas bisikan keisha.


meira memutar tubuhnya lagi untuk menghadap eldison yang tengah menatapnya.


" eh... bapak eldison yang paling gantenga" ucap meira dengan memperlihatkan cengirannya.


" bukanya kamu tadi bilang saya itu sok kegantenga, sok kaya, dan tua bangkak" skak mat eldison kepada meira.


" ayo ikut saya kerungan saya" ucap eldison dengan meninggalkan meira dan keisha.


"mati gue" batin meira.


" gue duluan ya, makanan gue dimakan elo aja deh" ucap meira bergegas untuk menyusul eldison yang jalan sedikit menjauh dari pandangannya.

__ADS_1


Jangan lupa sumen😊( suka dan komen)


__ADS_2