TERLANJUR MENCINTAI

TERLANJUR MENCINTAI
Eps 56. Jalan dengan oma


__ADS_3

"Kak Faris" sapa Arini dengan menengok ke arah suara.


"Kamu tadi kemana, kakak tungguin di cafe ga datang dan kakak kirim pesan tidak kamu balas juga?" Tanya Faris.


"O maaf kak, Arini belum sempat membuka pesan" jawab Arini. Faris melihat ada Tata di belakang tahu jika itu bodyguard yang diberikan Fabian untuk Arini.


"Kami udah mau pulang sekarang, ya sudah hati-hati ya salam buat Arya" kata Faris.


"Iya terima kasih kak, maaf Arini pulang dulu ya" kata Arini kemudian masuk ke dalam mobil yang sudah dibukakan Tata.


Faris menatap kepergian Arini hingga mobil yang dikendarai Arini sudah melesat pergi.


"Belum jadi istrinya, bang Bian sudah sebegitunya ke Arini apalagi nanti setelah mereka menikah. Apa Arini bisa menjalani harinya seperti burung dalam sangkar?" Tanya batinnya Faris merasa kasihan dengan Arini.


Faris tahu Arini dulu orang yang bebas dalam arti kapanpun dia mau pergi selama ijin dari mami atau papinya ada, Arini baru akan pergi. Tapi nanti setelah Arini menikah dengan Fabian, akankah Arini mampu menjalani hidup yang serba diatur oleh suaminya. Semua itu ada dalam pikiran Faris.


๐Ÿ’ Kediaman Aldo


Arini meminta ke Guntur untuk diantar pulang ke rumah dengan alasan mau pergi sama maminya agar nanti tidak dapat dibantah Fabian. Sampai di rumah Arini bertemu dengan maminya yang sedang ngobrol dengan omanya. Arini mencium punggung tangan mami dan omanya.


"Eh cucu oma sudah pulang kuliah" kata oma Rita.


"Oma sudah lama disini?" Tanya Arini sambil mencium kedua pipi omanya kemudian ke maminya.


"Sudah dari tadi jam 1p pagi sayang, yuk kamu ikut oma sama mami" ajak omanya.


"Mau kemana oma?" Tanya Arini.


"Oma mau ke butik teman oma, ayo sayang kamu ikut biar kenal dengan teman oma" kata Oma.


"Okey, Arini ganti baju dulu ya oma" kata Arini


"Pake itu saja sayang, ga usah ganti baju" kata mami Fio.


Ya sudah kalau begitu Arini ke kamar dulu sebentar" kata Arini.


"Iya oma tunggu ya sayang" kata Oma Rita


"Pernikahannya Arini jadi dimajukan ya sayang?" Tanya oma Rita ke menantunya.


"Iya ma, Fabian yang memintanya dan kak Al juga menyetujuinya." Jawab Fio.


"Mama dengar Fabian itu cemburuan ya apa benar?" Tanya oma Rita lagi.


"Hehehe iya ma, sama persis seperti kak Al. Sekarang saja Arini di antar jemput kemapun perginya sama bodyguard dari Bian" jawab Fio.

__ADS_1


Oma Rita geleng-geleng kepala sambil tersenyim sendiri.


"Mama jadi ingat waktu kalian masih masih remaja dulu. Waktu kalian mama paksa untuk segera tunangan saja Aldo juga menolak dengan alasan masih sma" kata oma Rita.


"Giliran udah ngerasa nyaman aja ada orang deketin kamu, Aldo langsung pasang badan." Kata mama Rita sambil terkekeh.


"Nah seandainya dulu mama ga paksa kalian menikah diawal, tiba-tiba mamanya Dio lihat kamu apa ga kalah duluan tuh Aldonya" kata mama Rita.


"Ma itu sudah lama, ga perlu diungkit lagi. Kak Al aja sampai sekarang kalau bertemu dengan kak Dio masih belum mau dekat" kata Fio.


"Siapa yang mau ketemu Dio, mami mau ketemu mantan?" Tanya Aldo tiba-tiba.


"Loh kok kamu udah pulang sih Do?" Tanya mam Rita.


"Iya ma, lagi ga banyak kerjaan tadi" jawab Aldo sambil mencijm punggung tangan dan pipi mama Rita kemudian mencium kening sang istri.


"Jadi siapa yang mau ketemu Dio?" Tanya Aldo lagi.


"Tidak ada pi, tadi itu mama hanya cerita jaman kita sma dulu" jawab Fio.


"Iya mama itu inget waktu kamu nolak dipaksa mama untuk segera menikah dengan Fio dulu gara-gara cerita Fio yang katanya Arini sekarang dikasih bodyguard sama Bian" kata mama Rita.


"Ya dulu Aldo nolak karena merasa kita masih sma dan belum tentu juga kan Fio mau terima perjodohan kita dari mama" kata Aldo.


"Iya dulu nolak, tapi kemudian cemburunya minta ampun, sampai mama kasihan lihat Fio yanv kemana saja harus sepengetahuanmu" kata mama Rita.


"Sekarang itu yang dialami anak gadismu. Sekarang saja selalu diikuti sama bodyguardnya" kata mama Rita.


"Ya biar saja ma, Arini juga akan lrbih aman. Apalagi dia kan anak perempuan yang memang harus dijaga keselamatannya" kata Aldo.


"Eh ada papi, tumben sudah pulang kantor jam segini" sapa Arini sambil memcium punggung tangan dan pipi papinya.


"Loh kalian mau pada pergi?" Tanya Aldo.


"Iya pi, Arini diajak oma jalan" jawab Arini.


"Ya sudah hati-hati ya" kata Aldo setelah semua berpamitan untuk pergi.


"Mau kemana non?" Tanya Tata


"Mau ke butik sama oma dan mami, kamu sama Guntur di rumah aja gapapa kok" kata Arini.


"Biar kami tetap dibelakang anda saja non" kata Guntur.


"Hah kalian ikut juga?" Tanya Arini heran.

__ADS_1


"Iya, kan kami pengawal nona. Nanti kalau ada apa-apa di perjalanan, kami yang akan disalahkan tuan non" jawab Guntur.


"Ya sudah terserah kamu aja" kata Arini.


๐Ÿ’ Mall


Arini jalan dibelakang oma dan maminya. Ponsel Arini bergetar tanda ada panggilan. Arini melihat nama Fabian di layar handponenya.


๐Ÿ“ž "ya bang, ada apa?" Tanya Arini.


"Kamu dimana sayang, ga ke kantor abang?" Tanya Fabian yang sudah dapat kabar dari Guntur.


"Arini jalan di mall sama oma dan mami bang" jawab Arini.


"Kok ga kasih kabar ke abang sih kalau ga ke kantor abang" kata Fabian.


"Loh kan abang juga ga bilang kalau Atini harus ke kantor abang" kata Arini.


"Iya sih, cuma abang kira Arini juga pasti sudah tahu sendiri" kata Bian.


"Yang ada nanti mengganggu waktu abang kalau ada orang yang mau ketemu abang seperti kemarin"ย  jawab Arini datar.


"Kamu cemburu?" Tanya Fabian.


"Nggak" jawab Arini singkat dan cepat.


Bian membuang nafasnya kasar mendengar calon istrinya begitu cepat menjawab dengan singkat. Harapan Fabian, Arini akan cemburu melihat ada perempuan lain mendatangi Bian. Tapi ternyata harapan Bian tidak sesuai dengan kenyataannya yang di dengar langsung dari Arini.


"Sebentar bang, Arini harus bantu oma dan mami bawa barang belanjaan" kata Arini kemudian mengakhiri panggilannya.


"Kan ada Guntur. Halo... halo.. yah kenapa dimatikan sih" kata Fabian.


Arini langsung mengakhiri panggilannya setelah bicara tanpa menunggu jawaban dari Fabian. Arini merasa jika diteruskan obrolannya dengan Bian pasti ujung-ujungnya nanti ribut masalah Arini ga ke kantor atau masalah mantan. Entah mantan Arini atau mantan Fabian.


"Sayang bagus ga ini pilihan mami?" Tanya Fio ke Arini.


"Bagus mi, tapi mau buat apa mami itu?" Tanya Arini.


"Loh kan buat nanti sayang waktu acara pernikahanmu" jawab oma Rita.


***


Jangan lupa ya gaes untuk memasukkan ke dalam daftar favorit ๐Ÿงก kamu


Dan jangan lupa untuk meninggalkan jejak di kolom komentar, like, memberikan hadiah dan vote kamu untuk dukungannya ke author.

__ADS_1


Terima kasih gaes... ๐Ÿ˜˜


__ADS_2