TERLANJUR MENCINTAI

TERLANJUR MENCINTAI
Eps 17. Malas ketemu bang Irfan


__ADS_3

"Iya siapa juga sih yang sia-siain Deby mah" kata Irfan.


"Sepertinya kamu ga suka sama Deby ya bang?" Tanya Nindy. Irfan tidak menjawab, karena kawatir kalau mamanya ga suka dengan jawabannya.


"Ya mungkin karena kalian juga baru saja kenal, nanti kalau kamu sering ketemu dengan Deby kan lama-lama juga pasti akan timbul rasa suka diantara kalian" kata Raka panjang lebar.


"Iya bang, coba saja abang sering-sering cari waktu buat kalian berdua jalan bareng" kata Nindy.


"Iya mah kalau Irfan lagi ga sibuk nanti" jawab Irfan.


💐 Kediaman Aldo


Pagi-pagi Arini sudah terbangun dan membantu maminya membuat sarapan.


"Sayang kamu ga mandi dulu, kan nanti ada kuliah pagi bukan?" Tanya Fio.


"Iya mi, ini Arini juga udah mau mandi kok. Mami ga mandi" jawab Arini balik bertanya ke maminya.


"Iya mami juga mau mandi dan bangunin papi. Yuk kita ke atas sayang" ajak Fio.


Mereka menikmati sarapan dengan tenang dan tanpa bersuara. Setelah selesai sarapan Arya dan Arini pamit berangkat lebih dulu karena ada kuliah pagi. Deni juga berangkat lebih pagi karena sekarang aktifitasnya mulai bertambah dengan mengantar dan menjemput Mira dulu.


💐 Kampus


"Bang nanti parkirnya di dekat gedung fakultasku aja, jadi aku ga perlu lewat fakultas bang Irfan" kata Arini.


"Memang kenapa kalau lewat fakultas kedokteran dek, siapa tahu kamu kecantol sama anak kedokteran" kata Arya menggoda adeknya.


"Arini lagi malas ke ketemu bang Irfan yang ada pasti akan nayain kemana kemarin Arini sama kak Bian perginya" kata Arini.


"Ya jawab ajalah dek kalau kalian nonton atau kemana gitu aja" kata Arya.


"Nggak mau, Arini turun di pos itu aja deh bang. O iya bang nanti kuta ada rapat kan sama beberapa klien termasuk kak Bian jam 2 siang, Arini pulangnya ga bareng sama abang ya" kata Arini.


"Memang kamu pulang kuliah jam berapa dek, apa kamu selesai kuliah mau langsung ke twmpat kita rapat bersama?" Tanya Arya.


"Nggak, Arini nanti mau dijemput kak Bian dulu katanya suruh nemeni makan siang. Jadi Arini sekalian aja ke tempat rapat sama kak Bian" kata Arini.


"Okey sayang, baik-baik ya" kata Arya mengusap puncak kepala kembarannya.


Arini segera berjalan menuju kelasnya agar tidak terlambat.


Siangnya selesai Arini kuliah dan keluar kelas, ponselnya berbunyi tanda ada panggilan masuk. Setelah dilihat ternyata Fabian yang menghubunginya dan mengatakan bahwa dirinya sudah ada di parkiran kampus Arini.

__ADS_1


Arini segera turun kebawah untuk menuju ke parkiran mobil mencari Fabian. Fabian membuka kaca jendelanya saat melihat Arini berdiri di dekat mobilnya tanpa menengok kearahnya.


"Hai cantik, mau cari siapa?" Goda Fabian ke Arini. Arini menengok ke arah Fabian karena mendengar suaranya yang tidak asing.


"Ihh kakak bikin kaget Arini aja" kata Arini dan Fabian hanya tertawa kemudian membukakan pintu mobil buat Arini.


"Kak kita mau kemana sih?" Tanya Arini ke Fabian setelah mobil mulai dijalankan.


"Mau makan siang, kenapa memangnya? Apa Arini ada janjian sama yang lain?" Jawab Fabian balik bertanya dengan Arini.


"Nggak, cuma Arini mau mengingatkan saja kalau nanti kita jam 2 siang ada janjian rapat bersama" kata Arini.


"Siap Arini sayang, kakak inget kok kalau nanti ada rapat bersama" kata Fabian.


"Ya sudah kalau masih inget" kata Arini.


"Sekarang Arini mau makan siang apa dan dimana?" Tanya Fabian.


"Di cafe deket kantor bang Deni dan bang Irfan itu aja kak" jawab Arini.


"Okey yang sebelahnya kedai minum ya?" Tanya Fabian.


"Iya, disitu aja ya" ajak Arini.


"Siap..." jawab Fabian.


"Ya kalau karena udah biasa kan sama bang Deni, bang Arya, bang Irfan semua Arini panggil abang, kalau sama yang lain memang Arini panggilnya kak" jawab Arini.


"Tapi aku maunya juga dipamggil bang dong, kita juga dekat dari kecil" protes Fabian.


"Ya sudah aku panggil kakak jadi bang Bian ya" kata Arini santai sambil terkekeh.


"Iya nah gitu kan enak sayang" kata Fabian.


"Ya ampun begitu aja protes" gumam Arini yang di dengar Fabian.


"Abang dengar loh, protes sedikit kan boleh" kata Fabian sambil mengusap puncak kepala Arini.


"Habis abang aneh juga, gitu aja pake protes segala" kata Arini.


"Gapapa dong sekali waktu protes, memang Arini ga merasa swkat aama bang Bian?" Tanya Fabian.


"Menurut bang Bian gimana?" Tanya balik Arini.

__ADS_1


"Loh kok malah bertanya balik ke abang sih. Kan bang Bian yang nanya, ya harusnya Arini dong yang jawab" kata Fabian.


"Hehehe, bilang aja kalau abang bingung mau menjawabnya" kata Arini menggoda Bian.


"Kalau bang Bian merasa Arini dekat dengan abang, tapi untuk Arini sendiri bagaimana?" Tanya Fabian.


"Arini ke bang Bian dengan Arini ke bang Irfan mah sama saja, sama-sama Arini dekat bang" jawab Arini.


"Terima kasih sayang" kata Fabian ke Arini masih di dalam mobilnya yang sebentar lagi sampai di cafe yang dituju.


💐 Cafe


"Ayo kita keluar makan dulu" kata Fabian setelah sampai di halaman parkir cafe.


"Iya bang, terima kasih" jawab Arini setelah keluar dari mobil Fabian.


Setelah duduk di dalam cafe, Fabian memanggil pelayan cafe untuk pesan menu. Sambil menunggu pesanan datang, Arini berbincang ringan dengan Fabian.


"Abang nanti ga ada rapat lagi sebelum atau sesudah rapat dengan bang Arya?" Tanya Arini.


"Nggak, kenapa apa kamu mau ada kegiatan lain atau kenapa?" Jawab Fabian kembali bertanya.


"Gapapa kirain Arini abang masih ada rapat lagi sampai malam" kata Arini. Kemudian Irfan dan Deni duduk di meja yang tidak jauh darinya.


"Itu bukannya bang Deni ya bang?" Tanya Arini sambil menunjuk meja yang ditempati Deni.


"O iya, mau pindah atau gimana?" Tanya Fabian. Kemudian Arini mendekati abangnya dan menyapanya.


"Hai bang" sapa Arini ke Deni sambil duduk disebelah Deni.


"Loh dek sama siapa kesini?" Tanya Deni yang kaget melihat adiknya tiba-tiba dusuk di sebelahnya.


"Hehehe tuh sama bang Bian" jawab Arini sambil menunjuk ke meja Bian yang juga sedang menengok ke arah Deni. Dan sama Deni Fabian dan Arini disuruh bergabung duduk semeja.


"Hai bang, hai Fan" sapa Fabian ke Deni dan Irfan.


"Kalian ini dari mana?" Tanya Deni.


"Dari kampus Arini" jawab Fabian.


"Iya tadi Arini di jemput bang Bian dan nanti kami sama bang Arya ada rapat bersama klien jam 2 siang di cafe


****

__ADS_1


Mohon maaf ya jika episode 15 dan 16 dalam refisi karena ada cerita yang tertinggal.


Dan terima kasih sudah mau meluangkan membaca karya saya😘🙏


__ADS_2