
Yang lain tertawa melihat ekspresi Faris yang memang tidak suka dengan Mely yang selalu mengejar-ngejar Faris. Benerapanteman Faris seperti Ardi dan Gilang tahu jika Mely sangat menyukai Faris, namun Faris sendiri sangat membenci Mely.
"Gue juga pernah lihat Mely datangi cewek itu yang duduk disana" kata Gilang
"Mau ngapain Mely datangi Arini?!" Tanya Faris kaget. Arya yang mendengar ikut menengok ke arah Faris yang menahan kesal.
"Ya kan loe deket juga sama Arini, paling juga ngancam Arini untuk ga deket sama loe" kata Gilang membuat Faris ingin mendatangi Mely.
"Kan Mely sepertinya cinta mati ma loe Ris" kata Gilang lagi membuat Faris makin tidak menyukai Mely teman seangkatan di kampusnya.
"Kapan Mely ngedatangi Arini?" Tanya Arya santai ke Gilang.
"Beberapa hari lalu, tapi Arini santai aja tuh gue lihat waktu ngadepi Mely" jawab Gilang.
"Ntar gue yang akan nanya sama Arini Ris, loe tenang aja. Lagian Arini sudah ada Guntur dan Tata kok. Gue yakin Arini aman dengan mereka" kata Arya.
"Memang Arini pacar loe ya Ris?" Tanya temannya yang bernama Dafa.
"Bukan, dia adek gue ma Arya" jawab Faris.
"Serius loe Ris, kalau gitu boleh dong gue deketin Arini?" Tanya Gilang.
"Arini udah mau nikah bro, awas aja loe macem-macem ma adek gue ya" kata Arya.
Faris menanyakan langsung ke Arini perihal Arini di datangi Mely melalui pesan singkatnya. Dan Arini menjawab bahwa Arini ga kenapa-napa dengan Mely, hanya salah paham saja.
Derrt...derrt...
Ponsel Arini bergetar ada panggilan dari Fabian.
📞 "Halo sayang, masih di mall sama oma?" Tanya Fabian.
"Iya bang, sama oma, mami, Guntur dan Tata. O iya ini tadi juga ketemu bang Arya sama teman-temannya" kata Arini.
"Belanja banyak ya sama oma dan mami?" Tanya Fabian.
"Yang belanja oma bang, tapi yang milih Arini hehehe" jawab Arini. Fabian terkekeh mendengar ucapan kekasihnya.
"Itu namanya yang belanja Arini yang bayar oma" kata Fabian terkekeh.
"Ya lebih tepatnya begitu bang dan minggu depan oma mau ajak belanja Arini lagi sama kak Mira dan Risa" kata Arini.
"Minggu depan abang temani juga ya" kata Fabian.
__ADS_1
"Boleh bang, kita bisa jalan rame-rame tuh" kata Arini sambil jalan menuju ke lobby mall menunggu mobilnya datang.
"Bang kita lanjut nanti lagi ya, ini Arini udah di lobby mau pulang" kata Arini.
"Ya sudah hati-hati ya sayang, besok pagi abang jemput kamu buat ke kampus" kata Fabian.
"Iya, Arini tunggu" kata Arini kemudian mengakhiri panggilannya.
"Ini anak kenapa langsung main putusin panggilan sih, tanpa salam lagi" gumam Fabian di dalam ruang kerjanya.
Arini membuka ponselnya banyak pesan masuk dari Faris yang menanyakan tentang Mely yang mendatangi Arini beberapa hari yang lalu. Dan Faris akan menemui Arini bersama Arya di rumah nanti sepulang dari kantor.
💐 Kediaman Aldo Wijaya
Sampai di rumah Arini membantu membawa barang belanjaannya yang tadi belanja skincare.
"Ini oma yang punya oma dan ini punya mami" kata Arini sambil memberikan barang belanjaan yang buat omanya dan mami Fio.
"Terus yang ini punya Arini, terima kasih oma sayang" kata Arini sambil mencium pipi oma Rita.
"Kalau sudah dibelanjain baru deh oma dapat peluk dan cium pipi" kata Oma.
"Hehehe kan Arini juga selalu peluk dan cium pipi oma deh setiap bertemu oma" kata Arini.
"Iya, oma juga udah mau pulang sayang. Jangan lupa ya oma tunggu minggu depan" kata oma Rita.
"Siap oma, pasti Aira atur deh jadwalnya. Katanya bang Bian juga mau ikutan" kata Arini sambil terkekeh.
"Iya boleh sayang, nanti Deni juga pasti akan ikut kok biar rame" jawab Oma Rita.
Setelah oma Rita pulang, Arini langsung masuk ke kamarnya untuk membersihkan badan. Setelah waktu jam makan malam, baru bibi memanggil Arini untuk turun makan malam.
Selama makan malam tak ada yang bersuara, semua diam karena memang dibiasakan oleh Fio dan Aldo. Setiap makan bersama tidak ada yang boleh bicara sebelum selesai makan.
"Tadi belanja apa saja sama oma?" Tanya Aldo ke Arini setelah mereka selesai makan malamnya.
"Tadi Arini dibelanjain skincare sama oma pi" jawab Arini senang.
"Arini itu giliran dibayarin oma langsung belanja banyak tuh pi" kata Fio.
"Ya kan oma yang nyuruh Arini belanja mi, bukan Arini yang minta. Lagian tadi kan oma bilang kalau uang opa itu sudah lama ga dipake oma belanja." Kata Arini.
"Artinya kan sekarang bisa belanjain tanpa harus takut kehabisan mi" kata Arini membuat Aldo tertawa.
__ADS_1
"Kamu siapa yang ngajarin begitu sayang?" Tanya Arini.
"Hehehe ya siapa lagi kalau bukan bang Arya mi" jawab Arini terkekeh.
"Abangmu itu memang berbeda sama abangnya sih" kata Aldo terkekeh.
Aldo berpindah duduk dengan Fio di depan tv di ruang keluarga.
"Ini Arya belum datang ya mi?" Tanya Aldo ke istrinya.
"Iya belum, katanya pulangnya memang agak terlambat sih pi" jawab Fio.
"Assalamu'alaikum" Arya dan Faris bersamaan.
"Wa'alaikumsalam" jawab Aldo, Fio dan Arini bersamaan.
"Tuh bang Arya datang pi, panjang umur tuh bang Arya. Baru aja dibicarain, eh udah nongol aja tuh anak" kata Arini.
"Iya, tuh dia datang sama siapa?" Tanya Fio yang mendengar suara lain selain anaknya.
Belum juga Arini keluar untuk menengok abangnya, ternyata Arya sudah langsung masuk ke dalam bersama temannya yaitu Faris.
"Eh ada nak Faris juga ternyata" kata mami Fio.
"Iya tan" jawab Faris sambil mencium punggung tangan Fio kemudian ke Aldo. Arini melihat Faris hanya diam tidak banyak bicara.
"Sudah makan belum bang, kalau belum makan dulu saja sana bareng sama Faris" tanya mami Fio.
"Tadi kami sudah makan kok tan sebelum kesini, terima kasih" jawab Faris sambil melirik Arini.
"Dek sini deh, abang mau nanya" panggil Arya yang duduk di teras samping rumah menghadap ke taman bersama Faris.
"Iya bang, mau nanya apa?" Jawab Arini sambil duduk di dekat Arya.
"Kamu kapan di datangi Mely?" Tanya Arya.
Arini melihat Arya kemudian ke Faris.
"Beberapa hari yang lalu dan Arini juga sudah bilang ke kak Faris kemarin bahwa Arini ga kenapa napa kok" jawab Arini.
"Memangnya Mely bilang ke kamu apa dek?" Tanya Arya lagi.
"Ya dia hanya bilang kalau Arini jangan terlalu dekat dengan kak Faris, karena kak Faris itu pacarnya kak Mely." Jawab Mely.
__ADS_1
"Ya Arini juga bilang kalau Arini sama kak Faris itu juga ga ada hubungan apapun, Arini sendiri juga sudah punya tunangan" kata Arini lagi.