TERLANJUR MENCINTAI

TERLANJUR MENCINTAI
Eps 47. Ceweknya Faris yang mana


__ADS_3

"O ya sayang ini om sudah siapkan kebayanya yuk dicoba sama asisten om itu" kata Edo sambil memanggil asisten perempuannya agar melayani Arini. Dan Edo akan melayani Fabian untuk mencoba jas yang akan dikenakan nanti saat akad nikah.


Setelah semua selesai, Fabian mengajak Arini pulang.


"Kita mampir makan malam sekalian ya sayang?" Tanya Fabian.


"Iya terserah abang aja" jawab Arini masih malas banyak bicara dengan Fabian.


"Gerimis-gerimis gini kita makan mie jawa mau ga sayang?" Tawar Fabian


"Arini ngikut aja bang" jawab Arini


"Okey kalau begitu kita ke mie jawa aja ya" kata Fabian yang hanya dianggukin Arini.


Akhirnya Fabian berhenti di rumah makan bakmi jawa untuk makan malam bersama Arini. Suasana hujan rintik begini enaknya makan yang hangat-hangat seperti mie jawa memang mantap ya.


Sambil menunggu pesanan datang, Fabian membuka ponselnya untuk melihat apakah ada pesan masuk atau tidak.


Drrt...drrt...


"Halo.." Fabian.


"________" Hendra


"Sekarang? Kalau sekarang gue ga bisa bro" kata Fabian.


"________" Hendra


"Gue sekarang di mie jawa bro, loe keaini aja deh" kata Fabian.


"Okey gue kesitu deh, gue didekat loe situ" kata Hendra.


Fabian menutup ponselnya dan memasukkan ke dalam sakunya kembali.


"Mau ada Hendra kesini, kita ketemuan sebentar ya sayang" kata Fabian.


"Iya" jawab Arini singkat.


Tak lama datang Hendra dengan Faris dibelakangnya.


"O.pantas loe ga mau diajakin ketemuan, ternyata lagi berduaan ya" sapa Hendra.


"Ya loe ngajak ketemuan juga dadakan" kata Fabian.


Pesanan Fabian dan Arini datang, kemudian Hendra memesan juga menu yang diinginkannya.


"Mbak saya mie jawa 2 ya sama teh manis hangat 2 juga" kata Hendra setelah menawarkan menu untuk Faris.


"Baik ditunggu sebentar ya kak" jawab pelayan restonya.


"Arini sekampus ya sama Faris?" Tanya Hendra ke Arini.


"Iya kak" jawab Arini.


"Tahu ga siapa cewek yang sedang dekat dengan Faris?" Tanya Hendra.

__ADS_1


"Abang apaan sih, mana Arini tahulah" kata Faris ga enak hati.


Fabian melihat Faris kemudian ke Arini yang kelihatan kaget dengan pertanyaan Hendra.


"Kan abang hanya ingin tahu aja Ris, siapa cewek yang dekat sama kamu yang kemarin kamu bilang" kata Hendra.


"Arini tahu ga siapa yang lagi dekat dengan Faris?" Tanya Hendra lagi.


"Arini jarang ketemu kak Faris kak, jadi ga tahu kak Faris dekat sama siapa" jawab Arini jujur.


Fabian diam mendengarkan jawaban Arini dengan tatapan tajam, sedangkan Arini sendiri berusaha santai menanggapinya sambil menatap ke Faris kemudian ke Fabian dimana Faris yang juga menatap Arini kawatir jika Arini cerita bahwa mereka pernah menjalin hubungan.


Faris tahu kalau Fabian cemburu dengan dirinya. Hendra masih penasaran dengan cewek yang diceritakan Faris.


"Kakak lihat kan kalian dekat, mestinya tahu dong ceweknya Faris yang mana" kata Hendra ke.Arini.


Arini tersenyum mendengar ucaoan Hendra .


"Memang kak Faris ga cerita ke kak Hendra yang mana ceweknya" tanya Arini.


"Hendra ga mau bilang, katanya rahasia" kata Hendra terkekeh.


"Kalau calonnya kak Hendra mana kok ga dikenalin sama kami sih" tanya Arini mengalihkan pembicaraan.


Hendra mendengar pertanyaan Arini langsung tertawa.


"Kalau kakak sih belum mikir cari calon dulu, kerja dulu aja" jawab Hendra.


"Mau sampai kapan loe ga mau mikir cari calon?" Tanya Fabian.


Hendra memang dulu pernah dekat dengan seorang perempuan cantik, tapi karena perempuan itu lari dari Hendra karena Hendra bukan orang yang bisa membeli segalanya. Walaupun Hendra juga tergolong orang mampu. Hanya bukan golongan konglomerat. Sejak saat itu Hendra tidak lagi mau pacaran, hanya sekedar dekat dengan perempuan saja.


"Jadi siapa cewek yang dekat dengan Faris?" Tanya Hendra yang tidak mau lagi menanggapi pertanyaan Fabian mengenai masa lalunya.


"Mendingan cerita yang lain saja bang, kalau.suatu saat Faris udah bener dekat dengan cewek, pasti akan Faris kenalin ke abang" kata Faris menyudahi pembicaraan itu, karena Faris tahu Arini bingung menjawabnya.


"Katanya Faris ceweknya Faris itu baik, tapi sekarang sudah punya tunangan Ar" kata Hendra ke Arini.


"Kak Faris kan dekat dengan banyak cewek kak" kata Arini sambil terkekeh.


"Memang aku buaya" protes Faris, Arini terkekeh mendengar Faris protes.


"Udah abang makan dulu deh ga usah bahas gituan lagi" kata Faris karena pesanannya sudah datang.


Arini melirik raut wajah Fabian yang terlihat kesal.


"Kak Hendra dan kak Faris dari mana tadi?" Tanya Arini memecah kesunyian dengan mengalihkan pembicaraan.


"Dari kantor, cuma kakak tiba-tiba aja inget Fabian kangen makan bareng" kata Hendra.


"Bi Anita gimana kabarnya, dulu kalian deket banget kan?" Tanya Hendra ke Fabian.


Fabian keget dengan pertanyaan Hendra yang tiba-tiba menanyakan mantannya.


"Anita itu kelihatan udah cinta mati sama loe, kenapa tiba-tiba kalian putus?" Tanya Hendra lagi membuat Fabian tercekat lehernya untuk meneruskan makannya.

__ADS_1


Fabian melirik Arini yang hanya diam mendengarkan tanpa menengok ke Fabian.


"Ya bukan jodoh, yang pasti jodoh gue Arini yang akan segera gue nikahi" jawab Fabian.


"Loe lama kan pacaran dengan Anita? Kelihatannya sampai sekarang dia juga masih ngejar loe deh" Tanya Hendra.


"Bangsa 2 tahunan" jawab Fabian.


"Cantik ga kak mantannya bang Bian?" Tanya Arini polos.


Fabian menatap Arini, tapi Arini pura-pura tidak tahu dan tidak perduli dengan tatapan tunangannya.


"Cantik sih dan seksi orang dia model juga pemilik resto" jawab Hendra.


"Terus kenapa bisa putus?" Tanya Arini.


"Tuh Bi, ditanyain Arini kenapa loe dulu putus" tanya Hendra.


"Udah gue jawab kan kalau ga jodoh" jawab Fabian ketus menahan emosi.


"Kak Faris dapat salam tuh dari Dena" kata Arini


"Dena siapa Rin?" Tanya Faris.


"Itu yang dulu pernah kenalan sama kak Faris waktu di dekat perpustakaan kampus" jawab Arini.


"O ya makasih kakak udah lupa" kata Faris.


"Cantik ga Ar?" Tanya Hendra.


"Semua perempuan sih cantik ya kak kalau menurut Arini" jawab Arini.


"Rin jangan dilanjut lagi kalau bang Hendra banyak nanya begituan" kata Faris membuat Arini terkekeh.


"Kenapa, kan gapapa dong kak siapa tahu kak Hendra mau ikutan menyeleksi" kata Arini.


"Kan abang hanya mengingatkanmu aja supaya  jangan mengingat lagi gadis yang sekarang sudah jadi tunangan orang" kata Hendra.


"Ya kalau dia memang sudah bahagia Faris juga ikut senang bang, sudahlah jangan bahas itu lagi" kata Faris ada rasa sakit di dadanya.


"Nanti minggu malam kita mau ngumpul rame-rame Rin, ada Arya juga loh" kata Faris.


"Dimana kak, sama siapa aja?" Tanya Arini.


"Di alfi cafe taman sama Ardi, Arya, Sely entah siapa lagi kakak ga hafal sih" jawab Faris.


***



Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya untuk selalu memberikan dukungan pada author dengan


LIKE, KOMEN, VOTE


Masukkan ke dalam favorite 🧡 kamu juga

__ADS_1


Tetima kasih 🥰 🙏


__ADS_2