TERLANJUR MENCINTAI

TERLANJUR MENCINTAI
Eps 57. Mirip benar


__ADS_3

"Kan mami masih punya yang kemarin dipakai waktu acara pernikahannya bang Deni oma" kata Arini yang dibenarkan Fio.


"Iya, tapi ini oma yang beliin. Jadi kamu juga ikut pilih sekalian" kata oma Rita sambil mencoba sandal dengan highlils 7 cm.


"Arini sudah beli kok oma sama bang Bian waktu itu" jawab Arini.


"Ya sudah berarti, kamu ambil ambil aja tuh sepatu sayang" kata oma Rita.


"Okey, Arini ini saja" jawab Arini yang kemudian mengambil sandal teplek.


"Loh kok malah sandal begituan, buat kemana sayangnya oma?" Tanya Oma Rita.


"Buat jalan dong oma kalau cuma dekat-dekat aja" jawab Arini.


"Ya sudah ini kamu coba sayang" kata Oma sambil memberikan sepatu ke Arini.


"Arini sudah punya oma yang tinggi hilsnya segini" jwwab Arini.


"Tapi modelnya berbeda kan?" Tanya Oma.


"Kamu bener-bener anak papi deh, kalau dibelikan selalu aja alasan. Padahal tinggal pilih aja mana yang kamu suka selesai." Kata oma Rita.


Fio tertawa mendengar mertuanya mengomelin anak gadisnya.


"Mama baru tahu kalau Arini itu mirip dengan papinya?" Tanya Fio.


"Iya loh, kok mirip bener ya. Padahal dimana-mana yang namanya perempuan itu pasti suka jika diajak belanja. Nah ini protes mulu dari tadi." Kata oma.


"Oma ajak belanjanya ke tempat lain aja, pasti Arini suka kok, misal di tempat skincare atau supermarket" kata Arini.


"Iya nanti setelah dari sini sayang" jawab oma membuat Arini senang.


Setelah berada di toko skincare Arini sibuk belanja beberapa barang, bahkan Arini menawarikan lisptik dengan warna terbaru ke oma dan maminya.


"Ini bagus deh mi warnanya" kata Arini.


"Oma juga suka itu warnanya sayang" kata oma.


"Cantik ya oma warnanya, ada dua warna baru yang cantik loh oma" kata Arini sambil menunjukkan testernya.


"Ya sudah beli aja sayang, oma dan mami juga diambilkan ya" kata oma Rita.


"Oma kalau kesini sama Arini bisa pulangnya nanti bawa semua barang" kata mami Fio.


Oma Rita tertawa melihat wajah sang cucu perempuannya senang belanja skincare dan tertawa kecut mendengar komentar maminya.


Dan benar apa yang mami Fio ucapkan, sampai di kasih keranjang hampir penuh belanjaan Arini.

__ADS_1


"Sayang itu kamu pake semua?" Tanya mami Fio.


"Iya mi, kan ada masker, lulur Arini juga udah hampir habis. Kalau yang ini punya oma mi" jawab Arini.


"Sini biar oma yang bayar, soalnya uangnya opa udah lama ga keluar buat belanja" kata oma sambil terkekeh sendiri. Fio dan Arini ikut tertawa.


"Oma nanti kalau mau kesini lagi ajak Arini aja ya" kata Arini merayu omanya.


"Okey sayang, nanti oma akan ajak cucu oma semua buat kita jalan ke sini rame-rame" kata oma Rita.


"Arini setuju oma, nanti Arini siap temani oma deh" kata Arini sambil tertawa kecil.


"Ini nih kalau punya maksud terselubung" kata Fio sambil menepuk punggung Arini, membuat oma Rita tertawa.


"Oma ajak Risa juga nanti ya, kan lucu tuh anaknya" kata Arini.


"Iya nanti ajak Risa sama kak Mira juga" jawab oma.


"Sejutu oma" kata Arini senang.


"Minggu depan aja sayang di hari minggu ya, nanti Arini yang ajak kak Mira dan Risa" kata oma Rita.


"Siap oma, Arini atur jadwal deh" kataArini semangat.


"Kita mampir dulu yuk ke resto disitu" ajak oma Rita.


Begitu juga dengan Tata dan guntur yang juga ikut diajak oma.


Arini memanggil pelayan resto untuk memesan yang diinginkan oma dan maminya. Arini dari jauh melihat meja yang penuh dengan beberapa pemuda. Arini mengernyitkan dahinya melihat seseorang yang tidak asing baginya yaitu Arya abang sekaligus kembarannya Arini.


"Permisi, ini pesanannya nona" kata pelayan resto yang mengantarkan makanan yang tadi dipesan Arini dan keluarga.


"Terima kasih mbak" jawab Arini.


"Arini minggu depan kamu terakhir mami ijinkan keluar ya, setelahnya mami ga ijinin kamu keluar sampai selesai acara akad nikah" kata mama Fio.


"Iya mi, Arini tahu kok" jawab Arini.


"Kan Arini juga sudah ga butuh belanja lagi" kata Arini lagi.


Arini sedang asyik minum dengan memainkan game di ponselnya, tiba-tiba ada yang memyapanya.


"Arini" sapa Faris membuat Arya ikut menengok ke arah Faris memandang yang ternyata ada Arini dengan oma dan maminya.


"Kak Faris" sapa balik Arini yang juga heran melihat Faris berada di mall yang sama dengannya bersama abangnya.


"Loh kok oma sama mami ada disini?" Tanya Arya kaget melihat adek dan oma serta maminya ada di resto yang sama dengannya.

__ADS_1


"Loh kalian disini juga sayang" kata Fio sambil mengulurkan tangannya ke Faris dan Arya.


"Iya mi, kami sedang ngumpul aja tadi sambil makan siang rame-rame" jawab Arya.


"Oma, mami, kami kembali ke sana dulu ya" pamit Arya dan Faris bersamaan.


"Iya sayang" jawab Oma


"Iya bang" jawab mami Fio.


"Ar, adek loe kemana-mana diikuti bodyguard ya?" Tanya Faris yang melihat Guntur dan Tata duduk di meja yang berbeda dengan Arini.


"Iya itu disuruh bang Bian untuk mengikuti kemana aja Arini pergi. Kecuali jika bersama bang Bian baru mereka berdua diam di rumah" jawab Arya sambil terkekeh.


"Gue ga pernah tahu loh loe dulu deket sama Arini" kata Arya sambil melihat ke Faris.


Faris membuang nafasnya berat.


"Ya kami berdua menjalin hubungan pacaran tapi seperti bukan orang pacaran sih. Karena gue juga ga pernah nyamperin Arini ke rumah dan kalau kami mau pergi ya pada saat selesai perkuliahan." kata Faris.


"Makanya gue kaget waktu Ardi cerita kalau ternyata loe pernah pacaran dengan Arini selama setahun" kata Arya, Faris hanya tersenyum kecut.


"Ya gue dulu terlalu sibuk ikut dikantor abang gue Ar, sampai ga ada waktu buat Arini. Kasihan juga Arini itu" jawab Faris ada rasa menyesal.


"Yah siapa tahu suatu saat loe dapat gadis yang lebih baik dari adek gue." Kata Arya yang tahu jika ada penyesalan Faris melepas Arini yang sekarang justru akan menikah dengan


Faris hanya menaikkan kedua alis dan bahunya.


Kemudian mereka kembali duduk bergabung dengan para sahabatnya.


"Kalian lama amat sih ketoiletnya" kata Ardi.


"Gue nyapa oma dan maminya Arya dulu" jawab Faris.


"Hampir jadi calon mertua tuh" ledek Ardi.


"Siapa?" Tanya yang lain.


"Udah ga usah didengerin gosip ga jelas" kata Faris.


"Ris kemarin loe dicari cewek cantik deh di perpustakaan" kata Ardi.


"Siapa ceweknya?" Tanya teman yang lain penasaran.


"Itu Mely" jawab Ardi. Faris hanya diam.


"Buat loe aja Ar" jawab Faris santai ke Ardi.

__ADS_1


__ADS_2