
Kesepian dan merasa sendiri, kedua istilah ini sering nampak dalam kehidupan sehari-hari. Namun perlu dipahami, keduanya memiliki makna dan arti yang berbeda.
Kesepian adalah emosi, yang menggambarkan perasaan sedih yang dikaitkan dengan tidak memiliki hubungan atau koneksi.
Ada banyak kata-kata merasa sendirian yang bisa menjadi luapan perasaan, ketika sedang merasa sedih dan kesepian. Akan merasa lega dan meyakini bahwa akan selalu ada orang lain yang bersama kita, berada di sisi, serta mendampingi namun hanya butuh waktu siapa itu.
Satu pelukan dari orang yang dicintai dapat menghilangkan semua rasa takut akan kesepian. Cemas ketika sendirian karena kadang pikiran membutuhkan seseorang untuk menghibur, bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Hidup kadang bisa sangat membingungkan. Terkadang terlalu menantang untuk sendirian, dan di saat lain juga rasanya menyenangkan saja jika sendirian.
"Aku hanya ingin memeluk seseorang, dan butuh sandaran bahu untuk mendengar keluh kesahku. Apa salahku, dan dimana letak kelakuan yang cukup bikin heboh sejagad raya ini? Sehingga banyak orang yang menjauh dan tak sudi melihatku lagi, hhhhh!"
Sekarang terpaksa pindah tempat ke rumah orangtua, karena banyak wartawan yang sedang ingin memburu dan mengorek informasi dariku. Hanya tempat inilah yang aman saat ini, namun bagaimana jika semua keluarga mengacuhkan diri ini, yang seakan-akan sangat benci sebab semua kesalahan memang sedang dilimpahkan pada diriku.
Suami tidak berada disisi, membuat dunia seakan-akan runtuh menimpa badan. Masalah ini membuat semuanya jadi berantakan, sampai berpikir dimana letak kesalahan sebenarnya. Kalau dipikir itu bukan ulahku, cuma banyak jebakan yang membuat semua terbalik faktanya.
"Aku dalam kesendirian dan kesepian ini, yang kini semua itu terasa sangat membunuhku. Hidup bagai tak berarti lagi, jika orang yang kucintai tak berada didepan mata. Apalah salah dan dosaku, sehingga engkau tak ingin berada didekatku lagi?"
Tahu keberadaannya sekarang, namun untuk sekedar menemui tidak ada kekuatan. Terlalu takut jika hubungan kami akan semakin berantakan. Mungkin dia butuh untuk sendiri, dan aku tidak boleh menganggunya. Semua pasti akan bertambah kacau jika menghampirinya.
"Terkadang ketika bangun tidur, aku hanya ingin menghilang dan melihat apakah masih ada orang yang merindukanku. Ternyata setelah sadar, ini adalah kenyataan buruk. Ketika mencoba untuk mengatakan kebenarannya, kemudian terlalu paham saat semua sangat mengecewakan, yaitu selalu ditinggalkan sendirian dalam menghadapi masalah ini."
Tanyakan kepada mereka yang kesepian, betapa sulitnya tidak memiliki siapapun di sisi kita. Hidup adalah yang terbaik ketika dihabiskan dengan seseorang, hidup sendiri terasa seperti mimpi buruk dan terasa bakalan tidak bisa bangun lagi.
__ADS_1
Kesepian merupakan salah satu perasaan yang tentu pernah dialami oleh setiap orang. Perasaan dimana merasa sendiri, sepi, sedih. Perasaan ini terjadi ketika orang-orang di sekitar kita terlalu sibuk dan pura-pura tidak peduli, sehingga sulit untuk meluangkan waktu untuk mengungkapkan isi dihati.
Perasaan sepi juga bisa dialami, ketika merindukan seseorang yang kita sayangi yang sudah tidak bisa ditemui lagi. Hal ini sering kali membuat merasa sedih yang begitu dalam, walaupun orang-orang terdekat saat ini ada dan dapat memberikan waktu luang mereka sekalipun.
"Hei, Kak. Kok malah begong saja nih?" Andi mengagetkan diri ini yang tengah melamun.
Duduk tak berdaya dianak tangga. Sapaan para pembantu yang berseliweran menyapa tidak kupedulikan. Pikiran terus melayang ke mana-mana. Tidak ada titik terang, mau dibawa ke mana masalah ini. Yang ada sekarang pusing tujuh keliling dengan hati terlalu menganga terluka.
"Gimana ngak bengong jika masalah yang Kakak hadapi sekarang terlalu berat," keluh kesah padanya.
"Oh masalah itu. Yang sabar dan coba cari pokok permasalahannya, kenapa? Jangan malah hanya duduk santai disini."
Menoleh ke arahnya. Mengerutkan kening ketika mencoba menebak, atas apa yang barusan dia sampaikan.
"Maksudnya apa'an, nih? Kakak tidak paham."
"Issh, ditanya serius juga."
"Lah, 'kan benar perkataanku. Gara-gara masalah itu pikiran Kakak tidak jalan, malah berpikir keras kemana-mana, yang ujung-ujungnya malah buntu dan tidak dapat jawaban."
"Iya, juga sih. Lalu?"
"Gini nih. Kakak itu 'kan lagi ada masalah besar sama Kak Reyhan, kenapa tidak langsung tanyakan kepada dia apa yang sebenarnya terjadi. Bukankah sumber masalah awal bersama dia? Kalau kakak benar-benar tidak melakukan itu, sih!" Dia mencoba menjelaskan tapi masih agak bingung.
__ADS_1
"Kenapa? Kamu juga tidak percaya kalau Kakak kamu ini benar dan dia yang salah?" Jadi sangat sebal sekali padanya.
"Bukan gitu. Dicerna dulu kenapa, ucapanku tadi. Jangan asal menuduh saja."
"Iya ... iya, kamu Adek terbaik. Sekarang lanjutkan, sebab aku masih kurang paham," puji padanya.
"Gini, Kakak coba datangi Kak Reyhan, dan tanyakan seakar-akarnya sumber dari masalah kalian berdua. Jika dia tahu, pasti itu ulah dia. Kalau tidak tahu, jadi memang sengaja ada orang lain yang ingin menghancurkan rumah tangga Kakak bersama Kak Dio."
"Apa itu tidak terlalu berbahaya? Sedangkan banyak wartawan yang ingin mencari berita, dan Reyhan kalau tahupun pasti akan bungkam. Bukannya untung tapi malah buntung. Lagian kalau memang sengaja dia yang melakukan ini, pasti tujuan utama adalah ingin Kakak kembali padanya."
"Kalau bahaya sih pasti, sebab banyak yang nguber-nguber paksa mencari informasi. Lagian Kakak ini banyak uang, kenapa tidak berpikir untuk sewa orang saja agar bisa bantu selidiki? Masalah cinta bisa jadi, namun kalau bukan, pasti ada orang lain dibalik dalang ini untuk menghancurkan kalian bertiga," Ternyata jenius juga si Adek ganteng serumah.
"Wah, benar juga kamu. Entar, Kakak akan coba. Siapa tahu akan berhasil dan membuat Kak Dio kembali kepelukan Kakak. Hhhh, rindu sama dia."
"Amin. Sabar, Kak. Kebenaran pasti akan terungkap. Justru kesalahan akan mati kutu dan bisa saja berbalik menghancurkan orang itu sendiri."
"Semoga saja apa yang kamu katakan benar, jadi hubungan rumah tangga Kakak akan aman."
"Iya, itu yang kuharapkan."
"Iya, Dek. Terima kasih atas ide kamu. Hanya kamu seorang yang kini percaya sama Kakak. Malah orangtua kita selalu memojokkan dan tidak ingin membantu masalah ini."
"Ya, mau gimana lagi. Dari keterangan mereka ini salah Kakak sendiri sih, yang terlalu percaya dan dekat lagi sama kak Reyhan, yang padahal jelas-jelas dia tidak suka sama pernikahan kalian."
__ADS_1
"Iya juga sih. Jadi nyesal bantu dia kemarin " Hanya ini yang bisa diucapkan sekarang.
Mungkin ide adek akan kucoba, yang siapa tahu akan berhasil mengeratkan lagi rumah tangga yang lagi diambang kehancuran. Hanya pasrah dan merelakan saja dia menjauh. Mungkin lagi banyak kekecewaan dan sakit hati yang Dio bawa sekarang, sehingga aku perlu diam saja dulu, ketika semua kesalahan memang ada pada diriku.