The Mafia Is My Hubby

The Mafia Is My Hubby
S2 Alicia dan Lucifer


__ADS_3

Sepasang pria juga wanita hanya berbalut selimut untuk menutupi tubuh polos mereka.


Alicia menatap lucifer yang sedang mengatur nafasnya- agar kembali normal setelah sebelumnya seolah udara tampak menipis dalam suasana kamar yang di buat kedap suara.


Masih lekat dalam ingatan- saat itu Lucifer yang tidak terima Tamara- yang belakangan di ketahui merupakan adik perempuan angkatnya di masukkan ke rumah sakit jiwa dan memaki dengan kasar Alicia. Padahal jelas- jelas Alicia sama sekali tidak ada hubungannya dan hanya mengunjungi temannya yang saat itu sedang tugas jaga di rumah sakit jiwa di kota A. karena memang Alicia memilih membuka praktek sendiri.


Yang Alicia tahu jika Tamara di masukkan ke rumah sakit jiwa di karenakan berkali- kali mengamuk ke pada beberapa wanita yang pernah dekat dan ketahuan pernah berkencan dengan pria yang Tamara cintai.


Dan puncak dari semua itu adalah; Tamara yang berusaha membunuh wanita yang di tunangkan dengan pria yang di cintai Tamara.


Alicia hanya menarik nafas berat, pria yang di hadapinya bukanlah pria biasa yang bisa ia tuntut. Apa lagi mengingat jika Alicia hanya lah seorang Psycholoq biasa. Bukan psycholoq yang terkenal apa lagi memiliki harta sekelas CEO ONE NUMBER.


Alicia kemudia menengok bajuya yang telah tercompang camping menjadi kain tak berbentuk dan tercecer di lantai. Alicia hanya bisa mendesah pasrah dan beranjak menuju pintu yang wanita itu yakini adalah kamar mandi.


“ kau mau kemana?” tanya Lucifer mencekal tangan Alicia sebelum wanita itu beranjak dari kasur nya.

__ADS_1


“ man..” ucapan Alicia terbungkam lantaran Lucifer berhasil menarik Alicia dan kembali mengukung wanita itu.


“ k.., kau mau apa?” ucap Alicia dengan tubuh bergetar.


“ i want you, Again.” ucap Lucifer memulai penyatuan tubh mereka lagi.


“ ah.” lenguh Alicia.


“ sebenarnya, apa salahaku padamu? Hingga kau melakukan hal ini padaku?” isak Alicia saat miliknya di masuki lagi dan lagi. Meski Pria itu belum juga memacu pinggulnya.


Alicia yang di kenal orang kuat. Kini di bawah kukungan Lucifer- wanita itu tampak terisak.


“ kau bertanya di mana kesalahanmu?” tanya Lucifer mulai memacu pinggulnya. Membuat Alicia mengigit bibirnya. Berusaha menahan sesuatu yang memalukan baginya.


“ kesalahanmu adalah; karena kau telah memasukkan adik kesayanganku dan mengikatnya di rumah sakit jiwamu ini.” ucap lucifer memainkan pacu pinggulnya.

__ADS_1


“ ah.” membuat suara lenguhan tanpa sadar lolos dari bibir indah Alicia.


“ tuan.., aku sudah katakan berkali-kali, jika aku tidak ada hubungannya dengan adik anda. Aku hanya di sana menemui temanku.” ucap Alicia. Satu lenguhan lolos meloloskan suara memalukan lainnya dari bibir Alicia. Ia terus melenguh dan mendesah.


Ia tahu jika ia sedang di paksa sekarang, namun tubuhnya berkhianat karena mulai menikmati yang di lakukan Lucifer kepadanya.


“ apa kau pikir dapat menipuku? Kau juga merupakan psycholoq.” ucap Lucifer terus memacu pinggulnya.


“ ya, tapi, aku membangun rumah praktek sendiri dan tidak bergabung dalam rumah sakit itu.” ucap Alicia dengan nafas memberat.


Matanya mulai tertutup gairah. Ia bukan hanya mendesah dan melenguh, namun juga mulai mengalungkan lengannya di leher Lucifer, menikmati apa yang di lakukan pria itu hingga tanpa sadar tubuhnya menegang karena mendapatkan pelepasannya.


“ diamlah, aku tahu kau mulai menikmati yang kita lakukan.” ucap Lucifer yang tahu jika Alicia mendapatkan pelepasannya.


Pria itu terus memacu tubuh Alicia. Lagi dan lagi. Alicia mulai tak dapat berpikir normal sekarang. Tangisnya berganti dengan keringat. Dan ia mulai membalas ciuman yang di berikan Lucifer. Tubuhnya bergerak bukan bedasarkan logika namun berdasarkan Naluri untuk mencari kenikmatan bersama. Dan di saat wanita itu akan mendapatkan pelepasannya lagi, ia tanpa sadar memeluk Lucifer dan melenguh keras bersamaan dengan pria itu yang juga mendapatkan pelepasannya.

__ADS_1


__ADS_2