The Mafia Is My Hubby

The Mafia Is My Hubby
S2 candu


__ADS_3

Di balk selimutnya, Alicia hanya menatap wajah tampan Lucifer.


Tampan?


Mungkin kata itu saja tidak cukup untuk menggambarkan kesempurnaan milik pria yang masih memejamkan matanya itu dan hendak menormalkan deru nafasnya setelah sebelumnya nafasnya seolah tercekik karena saling berebut udara yang menipis di balikruangan yang sengaja Lucifer buat menjadi kedap suara ini.


Lucifer memiliki rambut pirang keemasan, yang selalu tertata rapi. Tulang rahang yang tegas dan hidungnya yang mancung. Mata coklat terangnya dapat membius siapa saja, entah itu wanita- atau mungkin pria- mungkin itu yang menyebabkan pasient yang mengamuk tadi langsung tenang seolah terbius karena ke tampanan seorang Lucifer.


Alis yang tegas- sungguh menggambarkan sifat Lucifer yang arrogant, tegas dan dingin.


Proporsi wajah dan tubuh yang sempurna seolah tubuhnya hanya memiliki tulang, otot dan kulit- tanpa lemak di tubuhnya.


Tanpa sadar, Alicia meraba dada bidang Lucifer yang masih terasa lembab.


“ kenapa? Apa kau mau lagi, nona Alicia?” tanya Lucifer dengan smirk Smilenya.

__ADS_1


Alicia hanya menatap Lucifer sebentar. Tampak jika setengah wajah Alicia yang tersebunyi di balik selimutnya mengangguk malu- malu.


Lucifer terdiam melihat Alicia yang mengangguk. Ia tak menyangka jika wanita itu akan mengangguk. Pria itu hanya tersenyum, sebelum akhirnya menyingkirkan selimut yang menghalangi tubuh mereka berdua dan menendangnya agar tidak menghalangi tubuh dan permainan mereka.


“ manis sekali. Aku suka saat kau malu seperti ini.” ucap Lucifer mulai menciumi bibir tipis Alicia yang telah menjadi candu bagi Lucifer.


Ini kali pertama Alicia tidak berontak dan malah membalas ciuman Lucifer.


Hanya ada ******* dan lenguhan yang mengiringi kala penyatuan tubuh di mulai. Tidak ada satupun dari mereka yang niat menghentikan aksi mereka sampai lenguhan panjang terdengar dan mengakhiri segalanya.


*


Tangan Lucifer terulur untuk menghapus bulir keringat di dahi Alicia. Ini kali pertama bagi Lucifer mau repot- repot membersihkan keringat orang lain- kecuali adiknya.


Maksudnya adik kandungnya.

__ADS_1


Lexia memang memiliki wajah seperti adik kandungnya. Namun, Lucifer tetap merasa ada perasaan yang berbeda dari Lexia. Biar bagaimana pun, ia bukanlah adik kandungnya. Dan mereka tak memiliki hubungan darah sama sekali.


Ada sedikit rasa keengangan untuk lebih dekat dengan Lexia. Tak heran, Lexia bukanlah Tamara- adik kandungnya yang sesungguhnya dan hanya orang luar baginya. Dan bukan rahasia lagi jika tubuh Lucifer memiliki reaksi penolakan terhadap wanita akibat trauma yang di sebabkan ibu kandungnya dan ibu tirinya.


Dan alasan Lucifer menghukum Alicia- adalah karena Lexia terus merengek- inginLucifer menghukum Alicia.


Lucifer tahu jika Lexia lupa ingatan akibat alat kejut otak sehingga benar- benar menganggap dirinya adalah adik kandung Lucifer. Itulah alasan mengapa pria itu tidak bisa sepenuhnya memarahi Lexia.


Dan karena tidak betah mendengar rengekan Lexia- Lucifer akhirnya memilih membawa- atau lebih tepatnya menculik Alicia ke Apartment pribadi Lucifer.


*


Lucifer menyingkirkan anak sulur rambut Alicia kebelakang telinga wanita itu. Ia menatap lekat wajah wanita itu yang tertidur pulas. Ditatapnya wajah itu lekat- lekat.


‘ sebenarnya, apa yang istimewa darimu hingga tubuhku merasa begitu candu padamu?’ batin Lucifer memilih memeluk Alicia dan ikut larut dalam dunia mimpi.

__ADS_1


0o


__ADS_2