
Mungkin, karena darah Mafia yang mengalir kental ke darah Gabriela- membuat wanita itu memiliki bakat dalam menembak. 10 dari 10 sasaran tepat mengenai sasaran yang diam dan 7 dari 10 tepat sasaran dalam sasaran bergerak.
Awalnya, Gabriela sedikit kesusahan dalam berkuda.
Namun, jaman sekarang, Mafia jarang yang menggunakan kuda, yang terpenting adalah mengendarai mobil. Tidak perlu waktu lama untuk Gabriela menguasai mengendarai mobil.
Sementara motor....? Sepeda saja Gabriela tidak bisa- apa lagi motor.
Sedikit lama Gabriela dalam belajar mengendarai motor- itupun di akali menambah ban tambahan agar Gabriela lebih leluasa dalam belajar mengendarai motor. 2 roda utama dan 2 roda kecil untuk penyeimbang.
Akhirnya, tidak sampai setengah tahun, Gabriela siap untuk datang ke kediaman Dawson Clan.
Wanita yang awalnya terlihat lemah dan tak berdaya telah bermetamafosis menjadi wanita dengan aura mafia yang kuat. Tampak Gabriela dengan langkah pasti memasuki kediaman Dawson Law- kediaman kakek kandungnya.
“ Ella! Kenapa kau masuk kemari!” pekik Lee yang masih mengenal wajah putrinya itu. Gabriela ingin sekali memeluk ayah kandungnya itu, namun, ia tidak ingin memperlihatkan kelemahannya.
“ kau Gabriela? Cucuku?” tanya Dawson Law.
“ seperti yang kakek lihat.” ucap Gabriela dengan nada acuh. Tampak jika Law hanya berjalan menuju ke arah cucu perempuannya tersebut.
“ lalu.., kemana cucu laki- lakiku? aku dengar aku masih memiliki satu orang cucu.” tanya Law dengan sinis.
“ yang datang adalah aku, kakek. Untuk apa kau bertanya orang yang tidak ada di sini?” ucap Gabriela dengan smirk smile nya. Ia sedikit terkejut melihat wajah kakeknya yang menggelap. Saat kakeknya itu menerjang tubuhnya, Gabriela pikir, jika ia akan di pukul.
__ADS_1
Namun, pelukan hangatlah yang ternyata di dapat Gabriela.
“ ayahmu jahat..., aku hanya ingin tahu keberadaan cucu- cucuku dan ia malah menutupi keberadaan kalian dari kakek.” ucap Law dengan suara manja.
“ ha?” suara heran dari keluar dari Gabriela dan Lee.
“ ya, kan? Bagaimana menurutmu? Bahkan meski di siksa seperti itu, ayahmu tidak juga mengatakan keberadaanmu dan cucu laki- lakiku. Ia sudah tidak menghargaiku sebaga orang tua jadi aku sedikit memberinya hukuman.” isak Law menguyel wajah Gabriela.
‘ sedikit?’ batin Lee dan Gabriela.
Ternyata hanya orang tua yang menyayangi anak dan cucunya..
“ aku pikir ayah mengincar kami karena aku tidak mau menikah dengan Lily.” ucap Lee setelah di lepaskan.
“ apakah aunt Lily tidak marah saat tahu ayah tidak menikahinya?” heran Gabriela.
“ tidak. Ia juga tidak terima di jodohkan. Lagi pula kau juga sudah menikah dan memiliki cucu.” decih Law.
“ alasan lain aku tidak ingin memberitahu keberadaan anak- anakku karena aku tidak ingin memaksa anak- anakku dalam dunia gelap, dad.” ungkap Lee.
“ lalu? Mengapa Gabriela sampai kemari? Menyelamatkan anak payah ini?” ucap Law mengalihkan.
“ dad?” ucap Lee tidak terima.
__ADS_1
“ apa? Aku bilang kau payah ya payah. Kalau kau tidak mau mengikuti jalan Mafia ya tidak usah kawin lari segala. Bahkan sampai menutupi keberadaan cucu- cucuku. Ketakutan karena kau pikir aku akan membahayakan keluarga Dawson sendiri.” ucap Law remeh.
“ senekat- nekat nya mafia tidak akan mengorbankan hidup keluarganya. Kita memang membunuh namun, kita di bayar untuk membunuh. Bukan keinginan kita untuk membunuh.” ungkap Law.
“ lalu? Kemana cucu laki- lakiku, El? Kenapa ia tidak kemari?” tanya Law mengalihkan kepada Gabriela.
“ kak Louise? Ia sedang menjaga anak- anakku.” jelas Gabriela.
“ APA?” ucap Lee dan Law dengan terkejut.
“ aku sudah menjadi kakek?” pekik Lee.
“ aku menjadi buyut?” Law juga tak kalah terkejutnya.
“ sebuah kecelakaan kakek, papa. Itu alasan mengapa aku menyelidiki soal kecelakaan yang terjadi dan mengetahui soal Dawson Clan.” ucap Gabriela lirih.
Membuat Lee dan Law saling bertatap- tatapan.
“ katakan kepadaku.., siapa pria yang sudah berani menyentuh anak gadisku.” ucap Lee dengan aura yang menyeramkan.
“ biar aku yang menghajarnya.” ucap Law tidak kalah.
Melihatnya membuatnya Gabriela merasa jika sifat kakek dan ayahnya ini memang sama persis.
__ADS_1