
“ Nona Alicia sedang hamil, tuan.” ucap salah satu dokter yang memeriksa Alicia.
Lucifer sempat panik kala wanita itu mengalami pendarahan akibat di dorong oleh Lexia.
Ya, setelah membebaskan Lexia- wanita yang wajahnya sangat mirip dengan adik kesayangan Lucifer itu memang merajuk meminta Lucifer membalas semua ddokter dan perawat yang telah mengurung wanita itu- sesuai dugaan Lucifer.
Dan benar saja, yang di takutkan Lucifer terjadi. Lexia menargetkan Alicia yang di lihat Lexia pernah mengunjungi brankar wanita itu.
Berbeda dengan dokter dan perawat lain yang bisa Lucifer usir dari negara A- Lucifer memilih mengurung Alicia dan memperlakukan seolah wanita itu adalah pasien dari yang memiliki kelainan mental.
Ironi.
dokter yang menangani bagian kejiwaan seseorang di perlakukan seolah pasien dari bagian kejiwaan itu sendiri.
Yang lebih menyakitkan adalah;
Di saaat Alicia mulai percaya pada Lucifer- pria itu malah menghancurkan perasaan wanita itu.
“ aku salah telah jatuh cinta pada Mr Arrogant itu.’ batin Alicia merasakan sakit.
Tak heran, berulang kali Alicia mengingkari perasaannya- berulang kali pula hati Alicia mengkhianati dirinya. Dan akhir dari itu semua adalah;
ia yang menyesali apa yang di rasakannya.
__ADS_1
Ibarat hati yang di bawa melambung tinggi langsung di jatuhkan tanpa sebuah persipan terlebih dahulu.
‘ aku membencimu. Selamanya akan membencimu.’
Namun, sebenci apapun Alicia pada Lucifer- ia lebih membenci lagi tubuhnya yang selalu menunjukkan ketidak berdayaannya.
Alicia masih ingat betul- 2 minggu setelah wanita itu kehilangan kehormatannya- wanita itu selalu berusaha menyangkal perasannya. Namun saat mengetahui jika di dalam tubuhnya tumbuh kehidupan baru membuat Alicia mau tidak mau mengakui jika ia telah jatuh pada pria Arogant yang selama ini menghiasi hari- harinya tersebut.
Lucifer bukan hanya telah mengisi tubuhnya dengan kehidupan baru namun juga perasaan baru- dan, untuk pertama kalinya Alicia merasa jika itu adalah keputusan bodoh yang di lakukan Alicia.
Menerima Lucifer di hatinya!
Karena tepat saat Alicia mau mengatakan jika wanita itu tengah mengandung anak dari Luifer- entah bagaimana, Pria itu malah membekap Alicia di tempat yang sangat familiar bagi wanita itu.
Lamun Alicia buyar saat mendengar langkah Stiletto mendekat. Adapaun suara tawa yang melengking seolah mengejek pun menyertai bunyi Steletto yang mendekat itu.
Dapat di tebak jika itu adalah adik dari Lucifer yang membuat pria itu melampiaskan marahnya pada Alicia.
Seperti yang sebelumnya terjadi- saat datang, Lexia langsung akan menghina Alicia, meludahi dan menampar pipi wanita itu.
“ bagaimana rasanya di perlakukan sama seolah kau adalah pasient mu sendiri, huh?” kelakar wanita berusia 25 tahun tersebut.
“ biasa saja.” ucap Alicia acuh. Dan keacuhan inilah yang membuat Lexia measa geram.
__ADS_1
“ B*tch!” Lexia menjambak rambut Alicia sambil mengumpat.
“ dengan sifatmu itu- apa kau pikir aku akan melepaskanmu?” kesal Lexia.
“ dan apakah dengan saya memohon kepada anda Nona Tamara akan melepaskan saya?” ucap Alicia yang hanya mengetahui jika nama adik kandung Lucifer bernama Tamara dan tidak mengetahui fakta lain soal kematian adik kandung pria itu begitupun soal Lucifer yang hanya mengangkat Lexia karena memiliki kesamaan wajah dengan adik kandng Lucifer tersebut.
“ jika kau melakukannya, mungkin aku akan merubah pikiranku dan meminta kakak ku melepaskanmu.” ucap Tamara dengan Smirk Smile nya. Tampak jika Alicia hanya memajukan wajahnya, Lexia pun mengira jika Alicia akan benar- benar memohon pada Lexia.
Namun, yang di dengar Lexia benar- benar membuat wanita itu naik darah, tak heran, Alicia hanya berbisik;
“ In Your Dream, Miss.”
Dan tepat pada saat itu, Lucifer datang ke sell tahanan Alicia. Entah mengapa, pria itu mengakui jika ia tidak bsa berjauhan dari wanita yang baru di temuinya beberapa minggu ini.
Dan yang membuat Lucifer terkejut adalah ketika melihat Lexia mendorong tubuh Alicia. Lebih terkejut lagi karena melihat baju Alicia yang awalnya putih kini berubah warna menjadi merah karena basah oleh darah yang keluar dari tubuh Alicia.
“ Alicia? Tamara! Apa yang kau lakukan pada Alicia?” kesal Lucifer. Ia ingin menyebut nama Lexia namun ada Alicia sebagai orang luar.
“ a.., aku hanya mendorongnya pelan, kak.” ucap Lexia takut melihat amukan Lucifer tersebut.
“ kalau kau sampai membunuh orang. Aku takkan lagi bisa membantumu! Kau seharusnya paham akan hal itu!” kesal Lucifer.
“ kakak? Kau membentakku?” Lexia mulai mencari pembelaan.
__ADS_1
“ Sudahlah! Yang lebih penting adalah membawanya kerumah sakit.” ucap Lucifer menggendong Alicia yang telah pingsan kerumah sakit. Ia selalu lemah melihat wajah Lexia yang sangat mirip dengan wajah adik kandungnya tersebut.