
“ kau lupa? Kau telah meninggalkan kakakku selama setahun silam.” ejek Lexia.
“ dan apa nona Tamara lupa? Jika andalah yang telah membantu saya saat saya ingin pergi dari kakak anda?” balas Gabriela.
“ Kau!” ucap Lexia tidak terima.
“ apa aku perlu mengingatkamu, nona Tamara. Dari pasport hingga Visa dan tiket pesawat- kaulah yang menyiapkannya untukku agar aku menjahui kakak kesayanganmu itu.” ejek Gabriela.
“ AP!” teriak Lucifer. Ia tak lagi hanya diam dan bersembunyi melihat wanita yang memiliki wajah seperti adiknya itu berbincang dengan wanita yang di cari pria itu setahun silam.
Ya, setelah Alicia menghilang- Lucifer seolah menggila.
Ia memaki seluruh Pengawalnya karena tidak dapat menemukan satu wanita dan dua anak kembar.
Pria itu bahkan sempat mencari di berbagai rumah sakit di seluruh dunia. Namun, hanya hasil nihil yang di terima Lucifer.
Dengan putus asa, pria itu mencoba mencari tempat- tempat aborsi dari yang legal sampai Ilegal. Apapun agar ia dapat menemukan wanita yang dulu bernama Alicia tersebut.
Iapun mendapat ke nihiln saat mencari- cari tempat aborsi tersebut. Kesal sekaligus lega- itulah yang di rasakan Lucifer. Karena itu berarti anaknya masih hidup di satu tempat.
__ADS_1
Setahun akhirnya berlalu dalam pencaran sia- sia.
Wanita dan anaknya yang selalu di cari Lucifer seolah hilang bak di telan bumi.
Membuat Lucifer yang di kenal dingin semakin terasa dingin. Bahkan terkenal workaholic. Hidupnya hanya untuk bekerja dan bekerja.
Ia ingin melupakan wanita yang memenuhi hatinya barang sejenak- dengan bekerja. Wanita yang menjadi ibu dari anak- anaknya- yang Lucifer harap masih hidup di suatu tempat.
Siapa yang menyangka jika mereka di pertemukan sebagai Rival.
Ya, Lucifer bertemu kembali saat Alicia atau wanita yang di sebut sebagai Gabriela itu dalam sebuah lelang untuk memperebutkan sebuah lahan.
Itu sebabnya, lelang ini begitu d minati oleh para penguasaha- pengusaha kelas atas.
Selain dapat mengetahui tata letak tanah strategis- lelang ini mempemudahkan Lucifer dalam membeli tanah.
Cukup berhasil membeli dalam lelang, maka tanah tersebut sudah atas nama milik Lucifer.
Dan saat Lucifer menemukan letak tanah yang di ingini bahkan hendak memberi penawaran harga- ada pula orang yang tertarik membeli tanah yang di ingini Lucifer.
__ADS_1
Wanita?
Ya, seorang wanita yang bahkan, meski ia menutupi sebagian wajahnya dengan topeng tidak dapat menutupi pesonanya.
Wanita itu dengan angkuhnya menatap ke arah Lucifer di balik topeng yang ia gunakan.
Entah mengapa, Lucifer seolah merasakan perasaan familiar pada mata yang terus menatapnya dengan kebencian itu.
“tambah seratus juta dari penawaran awal.” ucap wanita itu.
Lucifer yang sudah sedari lama mengincar tanah lelang itupun berusaha untuk tidak kalah dari wanita tersebut.
“ tambah 200 juta dari penawaran awal.” tantang Lucifer.
Pertempuran berlangsung dengan alot. Sampai di keputusan 1 milyar- wanita itu memilih diam dan membiarkan Lucifer memenangkan lelang tanah tersebut.
Satu hal yang membuat Lucifer merasa aneh adalah; wanita itu tertawa.
Bukankah wanita itu kalah? Mengapa ia masih bisa tertawa? Batin Lucifer merasa aneh.
__ADS_1