The Mafia Is My Hubby

The Mafia Is My Hubby
jealous


__ADS_3

“Pa...“ suara yang menggantung sungguh mengagetkan mereka.


“Zen?” ucap Chan panik. Seketika Yuan langsung buru- buru turun dari pangkuan Chan. Zen hanya terdiam melihat seorang wanita duduk kembali ke meja kerja nya.


“Zen? Ada apa kau kemari?” tanya Chan merapikan kembali jass nya.


“Hanya mengunjungimu, papa.” ungkap Zen menatap kembali ke arah Chan.


“Zen? Dia adik Zena?” tanya Yuan.


“ ya? Apakah kau yang dikatakan kakak ku? Yang katanya teman satu penampungannya di Belanda?” Tanya Zen.


“Ya, namaku Yuan.” Ucap Yuan dengan senyum menghias di bibirnya.


“ aku sungguh bersyukur karena seketaris sebelumnya berganti. Aku sungguh kesal akan wanita itu. Setiap hari kerjanya hanya mengomel dan jika aku melimpahkan pekerjaan padanya karena harus keluar negeri karena urusan proyek- hanya ada sumpah serapah yang di keluarkan dari mulutnya. Sudah sedari lama aku ingin memberhentikannya, namun HRD Lin selalu mencari alasan saat aku ingin memberhentikan wanita itu.” ucap Zen panjang lebar yang hanya di balas senyuman oleh Yuan.


Sungguh melihat keakraban anak dan wanitanya membuat dada Chan seolah bergemuruh hebat akan kecemburuan. Wanitanya? Entah mengapa sejak Chan mengakui jka Yuan memang mempesona sudah membuat Chan mengakui jika Yuan adalah wanitanya. Lagi pula anak dan menantunya mendukung 100% dirinya dan Yuan. Ralat, maksudnya anak dan menantu dari mantan istrinya- atau apalah itu. Karena mereka memang memanggil Chan dan Giant dengan sebutan yang sama; Papa.


“Jadi, Zen. Apakah kau kemari hanya untuk mengunjungi papa?” Tanya Chan mengalihkan.


“Tentu saja, papa. Lagi pula kau sudah lama pensiun dan selama beberapa tahun ini akulah yang menggantikanmu. Aku kemari untuk membantumu.” ungkap Zen.


“Tidak usah.” ucap Chan.

__ADS_1


“Ya?” Heran Zen.


“Papa bilang tidak usah, papa masih cukup kuat untuk menjabat jabatan ini lagi pula, jabatan ini syarat perceraian antara aku dan mama mu.” Ungkap Chan.


‘Dan aku tak mau Yuan lebih terpesona akan yang lebih muda.’ Batin Chan.


Yuan yang tahu jika Chan cemburu hanya tertawa kecil.


“Err., Begitu, kalau begitu, aku akan menyapa karyawan yang lain dan menemui kak Zena.” Ungkap Zen yang sedikit aneh akan sifat Chan yang seolah kebakaran jenggot.


‘Apa aku tidak salah merasa jika papa seperti orang yang takut apa yang di miliki direbut? Bukan kedudukan direkturnya kan? Selama ini ia tak begitu mempedulikan hal itu.” Batin Zen memilih menemui Zena di Apartementnya.


*


“Kenapa kau tertawa?” Tanya Chan melihat Yuan tak juga berhenti tertawa.


“Memangnya ada apa dengan tingkahku.” tanya Chan.


“Tingkah anda seperti seorang pria posesif yang cemburu wanitanya di beri senyuman oleh pria lain.” Goda Yuan.


“Ap! Aku.., Aku tidak..” ucap Chan gugup. Tampak jika Yuan beranjak dari tempat duduknya dan mengunci pintu ruangan mereka.


“Kenapa kau menguncinya?” heran Chan.

__ADS_1


“Agar tak ada yang mengganggu kita.” Ucap Yuan duduk di pangkuan Chan kembali.


“Bukankah kau tak ingin orang- orang membicarakanmu?” Tanya Chan memeluk pinggang Yuan.


“Itu saat aku tak tidur dengan anda, Tuan. Kenyataannya saya sudah tidur dengan anda dan aku ingin menuntaskan yang sudah anda perbuat.” Ucap Yuan menarik dasi Chan lalu ***** bibir Chan meski masih kaku- biar bagaimana pun ini terilang kali pertama wanita itu berciuman.


Chan begitu terkejut akan yang di lakukan Yuan namun tetap menerima perlakuan wanita itu dan menuntaskan yang sempat tertunda.


***


“Kurasa kita haru merombak ulang ruangan direktur, ruangan itu memang di buat kedap suara, namun kurasa kita harus menambahkn kamar rahasia di dalamnya.” Ungkap Gin melihat ke dalam CCTV yang telah di sadap oleh Riu.


“Aku akan mendesign ulang ruangan itu.” Ungkap Zena.


“ ide bagus menelpon Zen untuk mengunjungi kita. Lihat wajah papa saat adik mu itu mengajak bicara Yuan.” ucap Gin tertawa.


“ kalau tidak begitu, papa takkan segera sadar perasaannya. Cepat kita matikan rekaman ini sebelum milikmu terbangun.” ungkap Zena.


“ terlambat sayang.” ucap Gin dengan smirk smile nya.


0o0


hai hai hai

__ADS_1


maaf author sekarang jarang update


maklumlah nyari uang saku di luar dulu sampai laptop ga tersentuh ^_^


__ADS_2