The Mafia Is My Hubby

The Mafia Is My Hubby
baby Zi dan baby Za


__ADS_3

Zidane dan Zakaria adalah nama kedua anak kembar Zena juga Gin, kedua anak laki- laki yang mereka tunggu- tunggu akhirnya hadir di tengah- tengah mereka.


Zidane yang berarti sebuah hal yang membawa pengaruh positif dan nama Zakaria di ambil karena akhirnya mereka memiliki anak yang hadir setelah penantian panjang dan lika- liku kehidupan yang mereka alami.


“ selamat untuk kelahiran anak- anak kalian.” ucap Giant.


“ lihatlah, cucu- cucu kita.” ucap Arie Lie A terharu.


“ kala kau masih ingin seorang anak, aku masih bisa memberikannya untukmu.” ucap Giant.


“ hish, kau ini. Kita bahkan sudah memiliki cucu, kalau kita memiliki anak lagi, cucu kita akan memanggil sis atau bro pada paman atau bibi mereka.” geram Arie Lie A.


“ selamat untuk kelahiran anak- anak kalian. Jadi dia adalah para keponakanku?” ucap Zen.


“ ya, namanya, Zidane untuk anak pertamaku dan Zakaria untuk anak keduaku.” ucap Zena.


“ bukankah nama itu diambil dari bahasa Ibrani? Aku pikir anak kalian akan kalian namai dengan nama Jepang.” heran Zen.


“ keluarga ku bukanlah tipe orag yang akan mempermasalahkan hal seperti itu! Tak peduli apapun agamanya- kepercayaannya, yang terpenting bagi mereka adalah keluarga mereka memiliki pegangan dan kepercayaan kuat.” ucap Gin.


“ itu sebabnya, meski kalian satu keluarga kalian memiliki keyakinan berbeda- beda?” heran Zen.


“ ya, Riu itu beragama Shinto, adik kami yang paling bungsu- Rick itu Budha. Kakak tertua kami- Riku adalah Hindu saudari ipar kami atau istri dari Riku berasal dari korea dan memiliki keyakinan tersendiri dari Korea.” ucap Gin.

__ADS_1


“ dan kau sendiri adalah katolik?” tanya Zen.


“ ya.”


“ aku juga sama.” ucap Zena menimpali.


” karena kau di besarkan di Gereja Belanda kan?” heran Zen.


“ ya.”


Dan perbincangan hangat itu buyar karena tiba- tiba Chan datang.


” maafkan aku yang baru datang.” ucap Chan tak bisa berhenti tersenyum.


“ kenapa kau terus tersenyum, Chan?” heran Arie Lie A yang menyadari ada yang berbeda dari wajah mantan suaminya tersebut.


“ aa., tidak, sesaat sebelum kemari- Yuan terus saja merasa lemas.” ucap Chan mengusap tengkuknya.


“ apa ia sakit?” heran Gin.


“ aku pikir juga begitu, karena kebetulan aku hendak mengunjungi Zena aku sekalian memeriksakan Yuan ke rumah sakit ini.” ucap Chan.


“ lalu?” hera Zena.

__ADS_1


“ dokter malah menyarankan Yuan untuk periksa di bagian Obygn.” ucap Chan tak bisa berhenti tersenyum.


“ istrimu hamil?” ucap Arie senang.


“ ya.” ucap Chan dengan wajah berseri bahagia. Sekali lagi itu menjadi momok tersendiri untuk Cherry.


Sebagai wanita satu- satunya yang membuat mereka merasa sempurna adalah ketika bisa mengandung anak dan buah hati mereka.


Meski tidak bisa mendapatkan cinta seorang Zen, setidaknya- Cherry berharap bisa di beri kesempatan untuk mengandung.


Dan di tengah- tengah kegembiraan yang menyelimutinya, Zena dapat melihat wajah muram dari Cherry. Zena lalu meraih tangan Cherry seolah menenangkannya dan berkata;


“ kau bisa membantuku mengurus baby Zi dan Baby Za, Cherry.” ucap Zena.


Cherry yang tahu maksud dari Zena hanya tersenyum sambil menjawab.


“ tentu.” toh, sekarang ia tak memiliki kegiatan lain selain pekerjaan rumah. Dan ada yang bilang merawat seorang bayi akan merangsang rahim seseorang untuk menghasilkan seorang anak dan siapa yang menyangka jika itu adalah sebuah kebenaran?


0o0


berhubung waktu sakit autbor banyak buat naskah tapi blum smpt upload


author akan usahain upload selagi ada kuota

__ADS_1


__ADS_2