The Mafia Is My Hubby

The Mafia Is My Hubby
Lexia?


__ADS_3

Cherry menatap suaminya yang tertidur di sebelahnya, tak ada malam- malam panas seperti sebelumnya. Cherry memaklumi, suaminya itu pasti lelah mengurus segala sesuatunya soal Lexia. Toh saat ini Cherry sedang hamil muda, saat- saat kehamilan sedang rentan- rentannya.


Awalnya, ia ingin sekali mengatakan soal kehamilannya sebagai kejutan untuk suaminya. Ia berharap dengan mendengar jika dirinya hamil akan membawa kebahagiaan untuk suaminya. Namun dirinya salah, satu- satunya yang membawa kebahagiaan Zen bukanlah seorang anak melainkan Lexia.


Cherry hanya menghela nafasnya, ia tahu saat saudarinya telah kembali, cepat atau lambat- Zen pasti akan kembali ke sisi saudarinya tersebut. Cherry sendiri tahu bagaimana rasa cinta seorang Zen untuk seorang Lexia. Cherry hanya menatap wajah suaminya yang tertidur. Entah sampai kapan ia akan dapat memandang kembali wajah suaminya saat tertidur seperti ini. Tadi saat Lexia mengatakan ingin sekamar dengan Cherry saja- Zen langsung mengiyakan perkataan wanita yang di kasihinya. Maka bukan hal yang tak mungkin jika Lexia ingin bersama dengan Zen- Cherry harus mengalah pada Lexia.


“ psst.” suara bisikan seseorang membuyarkan lamun Cherry.


“ Lexia?” heran Cherry. Lexia hanya memberi isyarat agar Cherry keluar dari kamarnya.


“ Ada apa?” heran Cherry.


“ ayo kekamarku.” ungkap Lexia menarik tangan Cherry. Melihat sikap Lexia entah mengapa Cherry merasa ada keanehan dari sikap Lexia.


Bukankah Zen mengatakan jika Lexia hilang ingatan? Bagaimana bisa seorang yang hilag ingatan bisa bersikap seolah tak pernah terjadi sesuatu sebelumnya?


“ Lexia?” heran Cherry saat wanita itu langsung menengok kekanan kekiri sebelum menutup pintunya.


“apa?” ucap Lexia menyilangkan lengannya di depan perutnya.


“ apa kau benar- benar hilang ingatan?” ucap Cherry to the point. Mendengarnya, Lexia hanya tertawa, tawa yang membuat Cherry bergidik ngeri.

__ADS_1


“ tentu saja tidak.” ucapan Lexia membuat Cherry sungguh terkejut.


“ AP?” ucap Cherry tak percaya.


“ aw!” pekik Cherry saat Lexia menarik rambut Cherry.


“ aku lakukan ini karena kau tak mau mendonorkan ginjalmu untukku!” ucap Lexia sarkas.


“ APA? Lalu bagaimana dengan kedua orang tua kita” heran Cherry.


“ kau lihat abu di depn foto kedua orangtua kita” ucap Lexia.


“ jangan bilang...” ucap Cherry menggantung.


“ lalu apa yang kau inginkan sekarang, Lexia?” ucap Cherry tak percaya jika saudarinya ternyata seorang yang nekat.


“ aku ingin ginjalmu, adikku.” ucap Lexia membelai wajah Cherry.


“ apa? Aku tidak mau!” ucap Cherry berusaha memberontak. Yang ada di pikirannya hanyalah melindungi calon anaknya.


“ kalau begitu jangan salahkan aku, Cherry.” ucap Lexia. Cherry begitu terkejt karena setelah melepas tubuh Cherry, Lexia menampar wajahnya dan berteriak dengan kencang.

__ADS_1


“ Lexia? Ada apa?” heran Zen. Tentu saja yang pertama mencari Lexia adalah Zen, di susul dengan Gin, giant dan Arie Lie A.


“ dia.., cherry menamparku.” isak Lexia.


“ Apa? Aku tidak..” baru mau Cherry beralasan, Zen sudah menamparnya.


“ katakan kepadaku, kenapa kau menampar saudarimu sendiri?” geram Zen.


“ dia tak percaya aku saudarinya, Zen. Jangan salahkan dia, kecelakaan itu sungguh mematikan hingga merengut orang tua kita. Tak heran jika Cherry tak percaya aku masih hidup.” uca Lexia menangis. Cherry hanya tak percaya jika dengan cepat Lexia bisa bersandiwara di hadapan suaminya. Yang lebih membuat Cherry terkejut adalah gerak bibir Lexia yang seolah mengatakan;


‘ kau lihat Cherry? selamanya hanya aku-wanita yang di cintai Zen. Tak butuh waktu lama bagiku meyakinkan Zen meninggalkanmu.’ begitulah yang Cherry lihat saat Zen menggendong Lexia ke kasur Lexia, sementara Cherry memilih untuk bergegas kekamarnya.


“ Cherry!” ucap Arie hendak menyusul Cherry, namun Giant menghentikan Arie dan menggeleng. Arie yang tahu maksud dari suaminya hanya bisa diam.


💜💜💜


hai hai hai


suka ga?


kalo suka like dan love love yang banyak

__ADS_1


berikan koment kalian sebagai jejak pernah ke jarangan authora ya 😆😆😆


__ADS_2