
Raut wajah geram tampak terlihat di wajah dengan umur 25 tahun ini. Pasalnya semua chat juga panggilan di abaikan pada pria yang pernah di temuinya di sebuah club rahasia di negara Jepang.
Tidak semua orang tahu jika sebuah sarana tempat bermain bilyard juga permainan arcade menyembunyikan dunia orang dewasa di lantai paling atas bangunan tanpa jendela tersebut.
Yap sebuah club malam yang hanya di ketahui oleh orang- orang atas saja. Gin kesana setelah mendapatkan pesan jika anak buahnya menemukan sebuah markas rahasia pengedar sekaligus club rahasia. Dia di utus oleh orang tuanya sekaligus keluarga lainnya untuk menyelidiki club rahasia itu.
Di temani oleh Riu dan Lucas, Gin berdua menuju tempat itu. Orang mengira mereka hanyalah seorang papan kelas atas sehingga dengan akses rahasia yang di dapat Riu, mereka berdua di perbolehkan masuk.
Setelah masuk mereka langsung menjadi sasaran para wanita juga ‘pria’ yang mabuk di lantai dansa itu. Hingga akhirnya ia mendapatkan pesan jika pengedar itu mengenal seorang perempuan berumur 25 tahun berambut pirang yang merupakan kekasih sang pengedar tersebut.
‘ sial.’ batin Gin setelah kalah bermain jan- ken-pon( suit ala Jepang) dengan Riu juga Lucas.
Akhirnya di tentukan Gin lah yang mendekati wanita dengan rambut pirang hasil salon itu. Di dekati lah wanita yang bahkan tak di ingat nama nya itu. Rencana awalnya adalah membuat wanita itu mabuk dan membocorkan semua informasi yang di dapatnya.
__ADS_1
Satu teguk.
Dua teguk.
Tak terasa telah berapa teguk di tenggak hingga wajah kedua insan itu telah memerah padam. Tangan Claudia tengah meraba kemana- mana. Gin membiarkan asal mendapatkan apa yang ia mau. Sebuah informasi!
Gin mendapatkan apa yang ia mau setelah wanita itu berhasil membuat kissmark di seluruh leher kekarnya. Namun beruntung Gin tak memberi lebih kepada wanita itu setelah mendapatkan apa yang ia cari. Karena mencari informasi di serahkan oleh Gin, hasil sisanya di serahkan oleh Riu dan Lucas sementara Gin kembali pulang.
Keesokan hari nya club akhirnya di tutup dan dengan informasi yang di dapat dari menjebak Claudia pengedar itu dapat di ringkus, namun Claudia dapat lolos karena ia tak terlibat dan tak terdeteksi sebagai pengguna.
Namun hingga Claudia kehabisan uang untuk kehidupan glamour nya, pria itu tak kunjung menghubungi Claudia. Berharap Gin akan menjadi bank berjalannya lagi Claudia menghubungi Gin.
‘ halo, Bae?’ jawab Gin
__ADS_1
‘ bagus ia memanggilku Baby, apa ia mengira malam itu dengan malam yang panas? Benar ia pasti mabuk saat itu. Aku memang tidak ingat apa lagi yang terjadi mengingat pakaian ku masih utuh saat aku terbangun. Namun aku yakin ia menyukai ku, aku cukup menggodanya dan aku akan mendapatkan kembali bank berjalan ku.’ batin Claudia percaya diri.
“hallo darly, kau merindukan aku?” ungkap Claudia.
‘ tentu saja.’ ungkap gin.
“ bagaimana jika malam ini aku ke Mansion mu?” ungkap Claudia.
‘ dan aku akan semakin menjeratmu.’
“ halo.., Gin?” kenapa pria itu tak juga menjawab? Batin Claudia.
‘oh. Maaf aku sedang sibuk.’ ucap gin tiba- tiba.
__ADS_1
‘ ap? Kenapa tiba- tiba?’ heran Claudia. Baru mau protes sambungan di matikan.
‘ sial, selama ini tidak ada seorang pun yang menolakku sampai seperti ini. Tunggu saja. Aku akan mendatangi mu dan menjadikan mu bank berjalanku.’ batin Claudia mengepalkan tangannya.