The Mafia Is My Hubby

The Mafia Is My Hubby
kebenaran soal Lexia


__ADS_3

Setelahnya, Zen hanya mengelus rambut istrinya.


“Kau berhasil.” Ucap Zen sambil tersenyum dan tampak jika air mata berlinang membasahi pipinya.


Cherry hanya tersenyum melihat senyuman Zen.


‘Jika senyumanmu hanya untuk nama Lexia, bolehkah aku berharap jika tangismu nanti atas namaku. ‘


“Aku lelah. Sangat lelah. Bolehkah aku istirahat?” ucap Cherry memejamkan matanya dengan perlahan. Zen hanya terdiam mendengar kata- kata istrinya.


‘Bolehkah aku berharap; ketika aku bangun nanti aku bisa melupakan segalanya? Aku ingin melupakan rasa cintaku untukmu. Karena aku tak ingin lagi merasakan sakitnya mencintai orang yang membenciku- Mencintai orang yang tak mencintaiku. ‘ batin Cherry terus memejamkan matanya secara perlahan.


“ D.. dokter.., ke.. kenapa istri saya memejamkan mata.” tanya Zen yang terkejut istrinya memejamkan matanya.


“ aku akan memeriksanya dulu, lebih baik kau menunggu di luar.” ucap Rick memeriksa keadaan Cherry yang tiba- tiba memejamkan matanya.


“ dia baik- baik sajakan?” tanya Zen.


“ lebih baik kau menunggu di luar, Zen.” ucap Gin menenangkan adik iparnya itu. Setelah mengetahui dari Giant, Gin segera menyusul Zen kerumah sakit untuk menenangkan adik iparnya tersebut.


Akhirnya dengan cemas- Zen menunggu keadaan istrinya itu di luar- di temani oleh Gin,juga Giant- karena anak- anak Zena masih bayi sehingga belum boleh menjenguk ke rumah sakit sementara Arie Lie A dan Chan memilih menemani Zena juga Yuan yang sedang hamil besar. Ke tiga orang itu menunggu dengan kecemasan. Meski tampak jika wajah dingin Giant tak berubah sama sekali. Kehadirannya tak lain dan tak bukan hanya untuk menemani anak kandungnya tersebut.


“ aku sudah menyelidiki tentang Lexia juga kedua orang tua Cherry juga Lexia.” ucap Giant tiba- tiba. Ia merasa sudah saat nya menceritakan siapa Lexia sebenarnya.


“ kenapa papa tiba- tiba membicarakan Lexia?” tanya Zen.


“ karena menurut cerita yang aku dengar. Lexia harusnya terperosok ke jurang karena hujan deras. Jika kalian pikir- pikir lagi, taman hiburan mana yang membuka wahana di dekat jurang” ucap Giant. Mendengar ucapan Giant Zen juga Gin hanya saling diam dan bertatap- tatapan.


“ lalu?” heran semua orang yang ada di sana.


” Gin, kau masih ingat dengan Genk kalajengking? Yakuza terkuat kedua setelah Yakuza yang aku bawahi?” tanya Giant.


“ ya. Tapi semenjak aku kehilangan Zena waktu itu, hampir semua Genk Yakuza bergabung menjadi kelompok kita, sebagian lagi berbaur dengan masyarakat, papa.” ucap Gin.


“ apa hubungannya Genk Kalajengking dengan Lexia, papa?” heran Zen.


“ Lexia dan kedua orang tua Lexia dan Cherry meminta bantuan Genk kalajengking untuk memanipulasi kematian Lexia.” ucap Giant.

__ADS_1


“ apakah itu sebabnya kau menyebut soal Genk Kalajengking di hadapan Lexia waktu awal bertemu, papa?” heran Gin


“ bagaimana kau bisa menyimpulkan hal itu papa?” heran Zen.


“ bukankah Gin sudah mengatakan jika sebagian dari Genk itu berbaur dengan kelompok kita? Tak susah mencari informasi dari sesama rekan sendiri.” ungkap Giant.


“ lalu kenapa Lexia memanipulasi kematiannya sendiri.” ucap Zen.


“ kau tahu kan jika Lexia itu bertubuh lemah?” tanya Giant.


“ ya?” ucap Zen.


“ sesat sebelum Lexia dan kedua orang tuanya ke taman hiburan- bukankah ia beralasan untuk menikmati taman hiburan sebelum operasi pencakokan ginjalnya.” ucap Giant.


“ Ya.” ucap Zen membenarkan perkataan Giant.


“Apakah menurutmu tidak aneh? Kenapa Lexia ke taman hiburan sebelum operasi besar? Seharusnya sebelum operasi, pasien tidak boleh terlalu lelah dan beristirahat total sebelum operasi di lakukan.”


“Papa benar!” Ucap Zen seolah menemukan titik terang.


“Sebenarnya, Lexia sudah mencari segala macam donor ginjal di dunia dan tak ada yang cocok dengan kondisi tubuhnya.”


“Itu hanya alasan, Zen. Tak ada Ginjal yang cocok dengan Lexia kecuali Cherry.” ungkap Giant.


“Apa?” Ucap Zen tak percaya.


“Lexia pernah meminta satu ginjal Cherry, namun Cherry menolaknya.”


“Kenapa?” heran Zen.


“Karena ginjal Cherry tinggal satu.” Ucap Giant.


“Apa? Benarkah?” Ucap Zen tak percaya.


“Ya, Lexia pernah meminta ginjal Cherry jauh sebelum Lexia ke taman hiburan" dengan alasan ingin menikmati waktunya sebelum operasi pencakokan Ginjalnya. Namun Lexia merasa kurang puas hanya dengan satu ginjal dan berniat meminta satu ginjal Cherry yang tersisa. Namun Cherry menolaknya. Ia tak ingin memberikan nyawanya sendiri untuk keegoisan saudarinya.” ungkap Giant.


” lalu apa hubungannya Lexia dengan Genk kalajengking?” heran Zen.

__ADS_1


“ Lexia meminta tolong Genk Kalajengking untuk memanipulasi kematiannya sendiri.”


“Tapi aku melihat abu kremasi kedua orang tuanya.. “bantah Zen karena pria itu melihat ada abu kremasi di ruang doa- rumah Cherry dan Lexia di China.


“Yang kau lihat memang benar- benar abu kremasi kedua orang tua Lexia. Wanita itu mengorbankan kedua orang tua, menjual organ dalam kedua orang tuanya agar bisa membayar Genk kalajengking juga untuk biaya hidup nya saat ini.” ungkapan Giant sungguh tak terkira bagi Zen, selama ini ia mengenal Lexia sebagai pribadi yang ceria juga baik. Itulah sebab mengapa Zen bisa menyukai Lexia.


“Ap.., apa?” Ucap Zen tak percaya.


“Kenapa Lexia melakukannya?” Heran Gin.


“ ia ingin membuat Cherry merasa bersalah karena tak mendonorkan ginjalnya pada Lexia. Kebiasaan di manja membuatnya menjadi pribadi yang egois dan ia menjadikan alasan iri dengan keadaan Cherry menjadi sebuah keobsesian. Dia terobsesi pada Cherry dan menginginkan semua yang di miliki saudarinya termasuk dirimu, Zen. Dia tahu Cherry menyukaimu dan kau menyukai Lexia.” ungkap Giant.


“ dia mengorbankan kedua orang tua kandungnya? Apa dia psychopath?” ucap Gin tak percaya. Mendengarnya Zen hanya terdiam, selama ini ia mengira Lexia hanyalah seorang yang ceria, wanita yang membuatnya jatuh hati. Ia tak menyangka jika Lexia tak lebih seperti seorang psycho.


“ya, ia berpikir jika Cherry di salahkan membuat saudarinya itu menjadi depresi dan berakhir bunuh diri. Dan seandainya Cherry bunuh diri di saat itulah Lexia akan mengamil ginjal dan organ dalam Cherry yang lainnya.” ucap Giant.


“ APA?” ucap Zen tak percaya.


“ namun siapa yang menyangka jika Cherry adalah pribadi yang kuat? Bahkan saat mendapati kenyataan jika dirinya tak bisa di karuniai anak- wanita itu bisa kuat dan tegar menghadapinya. Dan hal itu membuat Lexia frustasi. Sejujurnya aku sendiri baru mendapati kenyataan jika Lexia lah yang menghasut mantan manajer Lin hingga akhirnya terjadi penusukan Cherry. Ia sempat kawatir jika Ginjal Cherry akan terluka karenanya, beruntung yang terluka hanya rahim Cherry.


Akhirnya ia membuat rencana baru. Ia tahu jika Kau menyukai dirinya dan Cherry menyukai mu, ia ingin menunjukkan jika dirinya adalah segalanya. Ia ingin menunjukkan pada Cherry jika semua orang menyayanginya melebihi Cherry. Itu sebabnya ia keluar dari persembunyiannya dan beralasan jika ia terjatuh ke jurang dan di selamatkan orang yang kebetulan melintas di anak sungai tempatnya terjatuh.” ucapan Giant membuat Zen terdiam.


🌸🌸🌸


suka ga?


suka donk


author bikin 1000 kata lebih


aslinya author up lama soalnya nunggu review karya author yang lain


karena kebetulan dan lulus review dan berhasil up author juga upload lagi.


biar para reader seneng😊😊😊


gantian bikin author seneng yuk

__ADS_1


likr dan lovenya


tanda kalau kalian dukung author lho😀😀😀😀


__ADS_2