
“lov apa kau sudah siap?” tanya Al pada Aurora yang sedang bersiap-siap di dalam kamarnya.
“Sebentar lagi siap” balas Aurora dari dalam kamar. Sejak bangun pagi Al terus memintanya untuk bersiap-siap pergi bersama pria itu.
Sekitar 10 menit Aurora baru siap dan menatap heran kekasihnya yang sedang menonton serial cartoon di tv.
“kita pergi sekarang?” tanya Aurora.
Al langsung mematikan tv dan tersenyum cerah pada gadis itu, “ayo lov kita pergi sekarang”.
.
Aurora menatap heran kenapa al membawanya ke gereja, memang saat ini gereja itu terlihat sepi, tapi tidak biasanya pria itu membawanya kesana.
“ngapain kesini al?” keluh Aurora.
“Ayo cepat masuk, ini adalah kejutan untukmu love” bisik Al sambil merangkul kekasihnya.
Ketika mereka sampai Aurora hanya melihat seorang pastur sedang berdiri di mimbar dan tersenyum pada mereka berdua.
“al ? bisa jelaskan apa maksudmu?” tanya Aurora.
“Kita menikah lebih dulu lov, setelah itu untuk surat-surat dan pestanya baru mommy dan daddy yang mempersiapkannya, mau ya lov?” bujuk Al.
Aurora menghela nafas panjang, jadi ini adalah kejutan yang al katakan, pria itu tidak menyianyiakan waktu setelah aurora menerima lamarannya. Aurora hanya bisa mengangguk pasrah mengikuti keinginan dari AL.
“Lov kamu tidak suka dengan kejutanku?” lirih Al.
Aurora berhenti sebentar dan menaikkan tangannya untuk menangkup wajah al agar menatap wajahnya, gadis itu sedikit berjinjit karena al sangat tinggi melebihi tinggi badannya. “Aku suka sayang, hanya saja aku terkejut, mommy ara dan daddy pasti marah jika kita menikah tanpa sepengetahuan mereka” ujar Aurora.
“ini hanya formalitas agar kamu tidak bisa lari dariku lov, kita akan mengadakan pesta seperti ini lagi tapi dengan keluarga lengkap dan kamu yang sudah memakai baju pernikahan yang sangat cantik” ujar Al.
Aurora kini melepaskan tangannya dari pipi Al dan menggandeng pria itu, “kamu yang harus menjawab pertanyaan Mommy nanti, aku tidak mau kena marah mommy” kekeh Aurora.
“baiklah lov” Al kini tersenyum senang melihat Aurora yang menariknya menuju altar.
“baiklah kita akan mulai, aku adalah pastur James Custer, sebuah kehormatan bisa berada di sini hari ini untuk menjadi tuan rumah upacara pernikahan Alinsky Danial Prananta dengan Aurora Lovania Putri, aku ingin mendengar sumpah kalian berdua untuk memulai upacara pernikahan ini, Alinsky Danial Prananta apakah anda bersedia menerima Aurora lovania putri menjadi istrimu, tetap hidup bersama selamanya, untuk selalu mencintainya, menghiburnya, serta selamanya mengikutinya dan setia kepadanya?” Ucap pastur James.
__ADS_1
“Ya aku bersedia” jawab Al dengan tegas.
“Aurora Lovania Putri, apakah kamu bersedia menerima Alinsky Danial Prananta menjadi suamimu, untuk hidup bersamanya selamanya, untuk selalu mencintainya, untuk selalu memberikan semangat padanya, serta selamanya mengikutinya dan selalu setia padanya?” saat pastur james mengucap sumpah, Aurora mengingat semua kilas kenangannya bersama Al, dari dirinya pertama kali bertemu dengan al secara tidak sengaja.
Lalu pertemuan di belakang sekolah, saat al menolongnya dari abang tirinya, hingga kenangan hampir berpisah karena ujian dari mommy ara, semua kenangan it uterus bermunculan dikepala Aurora.
Aurora diam belum menjawab apapun hingga membuat Al cemas, “lov~ Lov, jika kau tidak ingin menerimaku aku tida_”
“aku bersedia” potong Aurora sebelum Al sempat melanjutkan ucapannya.
“Selamat untuk kalian berdua, sekarang saya menyatakan bahwa kalian berdua secara resmi menjadi pasangan suami istri, kalian boleh berciuman” ucap pastur.
Al mendekatkan wajahnya secara perlahan dan mulai mencium Aurora dengan lembut.
...🙉🙉🙉🙉🙉...
“EL, ap akita harus pergi sekarang juga? Kemarin kita baru saja berangkat dan sekarang kita harus ke bandara lagi?” keluh Olivia pada EL.
EL memeluk Olivia dari belakang dan mencium tengkuk gadis itu sambil menghirup aroma yang keluar dari tubuh olivia, “kita tidak akan menggunakan pesawat komersil, aku punya jet pribadi kita akan menggunakan itu” bisik EL.
“hah! Baiklah” kata Olivia pasrah, dia kembali mempersiapkan bajunya, kali ini gadis itu membawa beberapa pakaian menuju kota tempat EL tinggal.
.
“Aku punya firasat Al mendahuluiku” gumam EL.
“mungkin hanya perasaanmu saja” gumam Olivia.
EL menganggukkan kepala pelan, tapi hatinya masih merasa tidak tenang, berkali-kali pria itu melampiaskan kegelisahannya dengan menggenggam tangan olivia dan mencium tangan itu.
...🙊🙊🙊🙊🙊...
“ANAK KURANG AJAR! BERANINYA KAMU MENIKAH TANPA KEHADIRAN KEDUA ORANG TUAMU!”
EL dan Olivia sedikit terkejut saat meraka mau membuka pintu terdengar suara teriakan mommy Ara dari dalam rumah. Dan tawa Ay serta Brian dan daddy deon juga terdengar dari dalam.
“Mom! Tolong dengarkan penjelasan Al” terdengar teriakan Al juga dari dalam sana.
__ADS_1
“PENJELASAN APA LAGI! KAU ANGGAP MOMMY DAN DADDDY SUDAH TIADA!” amuk mommy Ara.
EL mengernyitkan kening dan mempercepat langkahnya menuju ruangan tempat sumber suara berada sambil menggandeng tanggan Olivia.
“MOM MAAF AMPUN MOM!” teriakan al terdengar bersamaan bunyi kedebuk yang keras.
EL dan olivia terlihat terkejut menyaksikan Al yang sedang di kejar mommy ara dengan rotan di tangannya.
Mommy ara dan Al berhenti berlari begitu melihat EL datang bersama seorang wanita cantik.
“Kakak cantik!” panggil Ay saat tau siapa gadis yang datang bersama EL, Ay langsung memeluk Olivia dan menggandeng gadis itu menuju sofa yang tadi dia duduki.
“Mom sudah ka_ aww mommy!”
“Sudah apanya! Kau masih harus diberi pelajaran” Mommy ara kembali mengejar Al dan mengayunkan rotan yang ada di tangannya. “EL KAU JUGA KESINI!” teriak mommy Ara dengan perintah yang harus dituruti.
“Apa salah EL mom?” tanya EL heran.
“CEPAT KESINI DANIEL!” Amuk mommy Ara. “DANIAL DUDUK DAN ANGKAT TANGANMU KEATAS!” perintah mommy ara dengan berkacak pinggang.
Dua pria kembar itu segera melakukan apa perintah mommy ara, takut sang singa mommy ara yang bertindak, mereka tidak akan bisa berjalan dengan normal jika daddy deon sudah turun tangan.
“El lakukan hal yang sama dengan yang al lakukan” perintah mommy Ara.
“tapia pa salah el, mom?” El bertanya sambil mengangkat tangannya ke atas.
“AL! APA MAKSUDMU MENIKAH TANPA KEHADIRAN KELUARGAMU!”
“Al tidak mau menunggu lagi mom, Aurora sudah menerima lamaran AL dan Al tidak mau menunda lagi, itu hanya formalitas agar Aurora tidak lari dari Al, Al akan menikah ulang dihadapan keluarga dan orang terdekat kita mom, jadi mommy bisa menikahkan Al dan aurora 3 hari lagi” jelas Al.
EL langsung menoleh menatap saudaranya, “kau curang AL! aku yang akan menikah lebih dulu” protes EL.
...🙈🙈🙈🙈🙈...
bonus pict
__ADS_1