Twins Dan Falling In Love

Twins Dan Falling In Love
107. Akhirnya Resmi Menikah


__ADS_3

3 hari seperti terasa 3 tahun, sekarang adalah saat-saat yang sangat mendebarkan bagi Al dan EL yang akan menikah beberapa jam lagi, semua persiapan sudah selesai dengan sempurna walaupun hanya 3 hari tapi pest aitu sangat meriah dan besar, bahkan ada beberapa wartawan yang hadir di sana, banyak pejabat dan pengusaha dan juga rekan kerja Deon datang.


Hanya 2 tipe orang yang tidak di undang dalam pest aitu, pertama Para mantan Al dan yang kedua Orang orang yang pernah menyatakan perang dan musuh pada keluarga Allinsky.


“hai Alexa” panggil brian, saat ini gadis itu sedang sendiri di ruang make up nya.


Olivia menoleh, menatap Brian yang memasuki ruangannya.


“Aku kesini sekali lagi minta maaf atas kesalahanku padamu” ujar Brian.


Alexa menatap Brian lalu tersenyum hangat, “kita akan menjadi saudara ipar, dan berkat El aku sudah berdamai dengan masa lalu, jadi jangan bahas itu lagi”.


Brian balas tersenyum, “terima kasih Alexa, aku akan keluar sekarang, nanti jika ay melihat kita bersama dia akan salah paham” kekeh Brian.


Olivia mengangguk pelan.


Setelah Brian keluar hanya dirinya yang tinggal di sana, Olivia menatap pantulan dirinya di cermin, Menikah? Dulu tidak pernah terpikirkan olehnya untuk menikah setelah Michel pergi dari dirinya. Sebenarnya ini adalah keputusan sulit bagi gadis itu tapi olivia tidak mau berpisah dari EL. Dibantu dengan daddy Deon Olivia sudah menyerahkan surat pengunduran diri pada kampus tempat dia bekerja, dan gadis itu akan bekerja di kampus milik Deon, semua itu karena permintaan mommy ara.


Bukan karena mommy ara malu punya menantu yang lebih tua dari anaknya tapi mommy ara memikirkan nasib dari menantunya, di lihat dari kisah hidup Olivia akan sulit bertahan dengan terpaan gossip dan caci maki dari orang-orang, jika itu El Ara yakin mampu bertahan tapi jika Olivia Ara takut gadis itu akan depresi dan menjauhi El.


‘Tok tok tok’ bunyi ketukan di pintu menyadarkan olivia dari lamunan, setelah bunyi itu, mommy ara terlihat membuka pintu dengan wajah bahagia.


“Oliv ayo kita keluar” ajak mommy ara.


...🙈🙈🙈🙈🙈...


Aurora terus meremas tangannya di dalam ruang make up, pesta yang awalnya sederhana berubah menjadi luarbiasa meriah atas permintaan mommy ara, dia takut sekali akan di cap sebagai menantu mata duitan karena hidupnya yang selalu bergantung pada Al, dia miskin dan tidak memiliki pekerjaan berbeda dengan Olivia yang sudah hebat dan memiliki gelar yang sangat tinggi, dia belum juga memiliki gelar sudah menikah dengan Al, terkesan seperti menantu yang memanfaatkan kekayaan keluarga Al.

__ADS_1


“Melamun aja neng” Suara Ay mengejutkan olivia yang sedang melamun, Ay duduk di kasur bersama putranya dalam gendongan.


“Halo ganteng, mau auntie gendong?”


Ay menggelengkan kepala, “jangan dulu, nanti baju lo kusut, ray sedang lincah-lincahnya sekarang” ujar Ay, terbukti Ray saat ini berlonjak lonjak dan bertepuk tangan di pangkuan Ay.


“Gue deg degan banget ni Ay” kata aurora sambil terus menggenggam tangannya.


“Tidak hanya lo, gue dulu juga gitu, dan gue yakin kak oliv juga sama dengan lo mungkin lebih deg degan karena dia sendirian saat ini” ujar Ay dengan tawa kecil.


“Kenapa gak tempat rias kami di satukan aja sih ay?” tanya Aurora.


Ay tertawa pelan, “mana gue tau, mommy yang menentukan seperti itu, mungkin karena mommy merasa bersalah telah menyatukan pernikahan kalian berdua jadi mommy mau mempersiapkan hadiah buat kalian secara terpisah” tebak ay.


‘tok tok tok’ bunyi ketukan pintu membuat kedua orang yang sedang berbicara itu langsung menoleh kearah pintu.


“Au, sekarang saatnya keluar dari sini” ujar daddy Deon.


Al terlihat sangat senang saat Deon menjadi pendamping Aurora menuju dirinya, sementara itu mommy ara menjadi pendamping Olivia menuju EL, dua pasangan yang akan menikah di hari dan jam yang sama seperti hari kelahiran mereka yang sama.


“jaga istrimu dan jangan pernah menghianatinya” ucap mommy ara saat memberikan tangan Olivia pada tangan EL.


“Aku bersumpah akan selalu setia pada hatiku mom” jawab EL.


.


“Sayangi istrimu dan jangan pernah menyakitinya” daddy deon berucap sambil menyerahkan tangan Aurora pada tangan Al.

__ADS_1


“Baik dad, Al akan selalu membahagiakan Aurora selamanya” balas Al sebelum menyambut tangan Aurora pada tangannya.


.


“Alinsky Danial Prananta apakah anda bersedia menerima Aurora lovania putri menjadi istrimu, tetap hidup bersama selamanya, untuk selalu mencintainya, menghiburnya, serta selamanya mengikutinya dan setia kepadanya?” Ucap pastur.


“Ya aku bersedia” jawab Al dengan tegas.


“Aurora Lovania Putri, apakah kamu bersedia menerima Alinsky Danial Prananta menjadi suamimu, untuk hidup bersamanya selamanya, untuk selalu mencintainya, untuk selalu memberikan semangat padanya, serta selamanya mengikutinya dan selalu setia padanya?”


Aurora tersenyum ini adalah kedua kalinya dia mengikrarkan sumpah untuk hidup selamanya bersama AL. “Ya saya bersedia” ucap Aurora dengan senyuman yang tidak berhenti mengembang di bibirnya.


“Alinsky Daniel Prananta apakah anda bersedia menerima Alexa Olivia Jonshon menjadi istrimu, tetap hidup bersama selamanya, untuk selalu mencintainya, menghiburnya, serta selamanya mengikutinya dan setia kepadanya?”


EL menatap mata Olivia lebih dalam, bibir pria itu menyunggingkan senyuman hangat, “saya bersedia” kata EL dengan lantang.


“Alexa Olivia Jonshon, apakah kamu bersedia menerima Alinsky Daniel Prananta menjadi suamimu, untuk hidup bersamanya selamanya, untuk selalu mencintainya, untuk selalu memberikan semangat padanya, serta selamanya mengikutinya dan selalu setia padanya?”


Semua kenangan Olivia bersama dengan EL terus bermunculan di kepala gadis itu, tidak pernah menyangka dia akan mengatakan sumpah setia bersama orang yang dia cintai,takut? Gadis itu tentu saja takut, dia takut terlalu bahagia hingga kebahagiaan itu akan di ambil paksa darinya, saat bibirnya berucap bersedia maka saat itu semua tumpuan olivia akan diserahkan pada el, selamanya gadis itu akan bergantung pada EL, dan jika el di ambil dari dirinya mungkin saat itu olivia akan kehilangan harapan untuk hidup,karena sekarang EL yang membuat dia dapat bertahan hidup.


“Aku bersedia” bibir olivia akhirnya mengucap sumpah setia kepada suaminya masa depan.


“Dan sekarang para pengantin dibolehkan saling berciuman” ucap partur.


‘duuaarr’ bunyi petasan dan manik manik yang berjatuhan seketika membuat Olivia terkejut tubuh gadis itu bergetar, EL lupa memberi tahu orang tuanya jika olivia masih memiliki trauma akan suara ledakan atau petasan.


Pria itu langsung memeluk tubuh olivia dan mengucapkan kata-kata sayang pada telinga istri barunya.

__ADS_1


“Sayang semua baik baik saja, aku disini, itu hanya suara petasan” bisik EL sambil terus mengelus punggung Olivia, untung saja kejadian El memeluk olivia hanya disangka bentuk kasih sayang EL pada istrinya, jika kelihatan kelemahan olivia di depan public maka semua masa lalu olivia akan dibongkar oleh para pencari berita.


...🙊🙊🙊🙊🙊...


__ADS_2