Twins Dan Falling In Love

Twins Dan Falling In Love
41. Ucapan Asal


__ADS_3

Olivia terdiam melihat El yang berlalu begitu saja tanpa menyapanya, padahal dia tadi berniat mengajak El untuk sarapan bersamanya. Gadis itu berbalik dan mempersiapkan dirinya untuk berangkat ke kampus, memang pembelajaran masih belum dimulai tapi ada beberapa pekerjaan yang harus dia kerjakan menjelang para mahasiswa memasuki jam pembelajaran.


Olivia menatap piring El yang tidak jadi dia berikan pada pria itu, gadis itu semakin sedih mendapatkan perlakuan dingin dari El.


“Dia pasti membenciku, karena aku menyuruhnya menjauh terus” gumam Olivia pelan.


‘Alexa Olivia Jonshon’ Olivia mengambil name tag miliknya, haruskah dia mengenakan itu, semua teman kerjanya membenci dirinya karena terlalu muda menjadi dosen, dan gajinya lebih tinggi dari dosen yang sudah lama disana. Para dosen wanita sibuk memandangnya dengan sinis karena tidak memiliki pasangan hidup, dia selalu dikatakan sebagai penggoda dan perayu, sedangkan dosen pria memandangnya dengan aneh, seakan dia adalah objek yang bisa digunakan untuk kebutuhan nafsu mereka.


“haruskah aku berhenti menjadi dosen” gumam Olivia pelan.


Gadis itu langsung memukul kedua pipinya dengan kuat, “Gak olivia, kalau kamu berdiam diri kamu akan terus di hantui dengan malam itu jadi pikiranmu harus sibuk” ucap Olivia.


Olivia memang mempunyai cerita kelam dalam hidupnya karena tunangan gadis itu mati di depan matanya sendiri karena ******* mafia, sejak awal olivia tidak menyukai perkerjaan tunangannya itu dia mewanti-wanti bahwa itu pekerjaan yang sulit dia bisa mati kapan saja, dan sekarang ucapan olivia benar-benar terbukti tunangannya menghilang ditangan klan mafia.


.


“berani kamu menghina ketua mahasiswa!” bentak bima.


“Seniorkan bukan tuhan, jadi kenapa saya harus takut, udah deh jangan menghukumku lagi, yang ada malah senior akan semakin malu, jelas saya lebih segalanya dari senior, wajah oke, keuangan juga oke, pintarnya juga, nah mau bandingin apa lagi?” tantang AL.


“Udah bim! Jika diteruskan kamu akan malu oleh dia, biarkan saja dia bim, liat anak-anak jadi meremehkan kamu” ucap wakil ketua menengahi, “Kamu balik sana ketempatmu” tambah pria itu lagi.


“Baik” jawab Al dengan senyum meremehkan bima. Sementara bima mengepalkan kedua tangannya kesal.


.


Jam istirahan sudah dimulai, AL mulai terkenal karena berani menantang ketua mahasiswa dan dia menang telak.


“Wahhh gokil bro, lo hebat juga ya” puji jons teman baru El.


“Siapa dulu EL” kekeh Al, dia masih berpura-pura menjadi El.


“Tapi emang benar tampang lo langsung menggemparkan kampus ini, bahkan banyak wanita tidak lepas matanya kalau liat lo” puji Ray teman baru AL.


“Benar banget, yang paling menggempakan itu kemarin, saat baju lo basah karena keringat dan bentuk badan lo terpampang jelas” tambah Jons.

__ADS_1


Al hanya tertawa mendengar pujian teman-teman barunya.


“Gue rasa kalau lo nembak semua cewek yang ada disini, mereka semua bakal terima” kekeh Husnul teman Baru al juga.


“Eiitttss jangan salah, ada satu yang gak berpengaruh jika di goda dan di dekati” ujar Ray.


“Siapa?” tanya Jons penasaran.


“Dia dosen ter Hot, Termuda, Ter sexy, dan paling sulit di dekati” ungkap husnul.


“benarkah? Paling gue goda sedikit bakal klepek-klepek” kekeh AL.


“Oh jangan salah, udah banyak yang mencoba tapi selalu gagal” Tawa Ray mulai terdengar.


“Waahhh gue jadi tertantang ni, siapa sih” ucap Al.


“Namanya Alexa, dosen paling killer yang pernah ada dan juga paling menyebalkan, Gue bertaruh lo gak bakal bisa mendapatkan hatnya” ujar Ray.


“Ohhh aku tau itu, dosen itu emang paling sexy dan hot, aku juga ikut taruhan, mobil baru yang aku punya buat kamu, tapi kamu harus bisa tidur dengan dosen itu” celetuk Agung yang sejak tadi diam.


“Yahhh penakut si EL ternyata, cemen banget” ucap Husnul.


“Ya gak tidur dengan dia juga, itu berlebihan bro” ucap Al.


“EL ! jangan-jangan kamu masih perjaka?” pekik Ray dengan tawa keras.


Al menjadi malu mendengar ucapan Ray, “Oke-oke gue terima” pekik Al.


“Terima-terima aja entah siapa itu Alexa, kan gue gak berurusan dengan dia setelah ini, mereka juga gak pakai hukuman” batin Al.


“Aku bertaruh EL bisa melakukannya” ucap Jons tiba-tiba. Sejak tadi dia memang diam, baru sekarang dia mulai ikut bicara lagi.


“Aku bertaruh El tidak akan berani melakukanya, Nampak dari wajahnya yang polos, dia tidak akan bisa mendapatkan hati ibu Alexa apa lagi tidur dengannya” tantang ray.


“baiklah baiklah” ucap al asal, dia malas membahas lebih lama tentang wanita Bernama Alexa, El juga gak akan tertarik dengan cewek, dan itu juga sekedar taruhan gak jelas.

__ADS_1


“kau harus menunjukkan buktinya EL” ucap Ray bersemangat.


“Iya-iya tenang saja” balas AL asal.


Tanpa Al sadari, sedari tadi omongan mereka didengar oleh Olivia, gadis itu tersenyum menyedihkan lalu berlalu pergi dari sana.


...🦁🦁🦁🦁🦁...


“EL! Aku pulang” teriak al begitu sampai di dalam apartemen EL.


“Hmmm” jawab El sekenanya.


“Gak nanya apa yang terjadi di kampus?” Al menaik turunkan alisnya.


“Males paling lo beri pelajaran senior yang ngerjain gue” ucap El.


“ding dong deng, oh iya gue mesti balik nih, Ay bisa marah jika gue terlalu lama disini” kekeh Al, dia langsung masuk kekamar El mengganti baju lalu berlalu pergi.


El hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah saudara kembarnya itu, dia datang dan pergi begitu saja seperti jelangkung datang tak diundang pulang tak diantar.


.


Aurora menatap ponselnya dengan cemas, Al benar-benar pergi dan dia tidak tau kemana, tadi saat ay bertanya dia mengatakan semuanya tapi Ay tidak terlihat cemas, malah yang cemas adalah dirinya.


“Apa dia kembali kerumah orang tuanya?” gumam Aurora sendiri.


Dia begitu gengsi untuk mengabari duluan, tapi hatinya sangat cemas, setelah lama berpikir Aurora mulai sadar dia lah yang salah, Jika dia tidak memberi harapan pada pria itu, Al juga tidak akan semarah ini, semua ini karena ketakutannya pada cinta pertama yang meninggalkan dirinya yang jatuh miskin, Aurora mulai takut menjalin hubungan, karena masalah status sosial.


“akkhhhh sudahlah aku kesal jadinya!” Aurora akhirnya mengirimkan pesan pada Al.


.


Maafkan aku, aku terlalu emosi kemarin, pulanglah adikmu mencarimu’ pesan yang Al terima beberapa jam yang lalu, pria itu tersenyum senang mendapatkan pesan dari aurora untuk menyuruhnya pulang, berarti gadis itu khawatir padanya.


Al pulang tanpa tau ucapannya dan segala omongannya akan menjadi boomerang pada adik kembarnya El, dia selalu menganggap El tidak tertarik dengan namanya perempuan, jadi Al hanya berucap asal, dia juga tidak terlalu memikirkan taruhan itu.

__ADS_1


...🐻🐻🐻🐻🐻...


__ADS_2