
Al terus memperhatikan gelajat adiknya.
“Ohh, kalau gitu dek, jalan-jalan dulu ya” ucap Ay dengan riang. Al langsung mempercepat langkahnya untuk menahan Ay.
“Eiiittss mau kemana?” Tanya Al dengan wajah sedikit sangar.
“Pegen jalan sendirian,mumpung bebas dari bodyguard daddy, boleh ya bang” pinta Ay, gadis itu selalu memohon dengan menggunakan jurus puppy eyes nya.
“Biarin lah bang, dia kan udah besar, lagian ada banyak gps di badannya, dan ay juga punya system bahaya,saat di tekan maka seluruh orang akan tau” ucap EL.
Al memandang el, lalu memandang adiknya yang masih menatap dengan mata memohon. Akhirnya pria itu menghela nafas membiarkan Ay untuk pergi.
“Ay pergi ya” Al tersenyum kecil ketika melihat adiknya yang meloncat kecil kegirangan. Gadis itu juga menyempatkan diri untuk mencium kedua abangnya sebelum pergi.
“Masih tega liat Ay yang kesenangan seperti itu?” tanya El.
Al melangkah mendekati EL, dia duduk di sofa tidak jauh dari EL duduk, “Bukan gitu, bahaya dia pergi keluar, tau sendiri kita anak siapa?” keluh Al.
El menggeleng kecil, “lama-lama lo makin mirip sama daddy, mengekang ay terus, bahaya loh jika anaknya kabur” tegur EL.
“Apaan sih, gue seperti ini untuk kalian berdua juga, kalau kalian dalam bahaya kan daddy akan marah ke kalian dan ke gue juga” ucap AL.
“Kita sudah 18 tahun bang, gue yakin Ay bisa jaga diri, biarkan dia bebas sebentar aja, jangan seperti daddy yang selalu mengurungnya” El berusaha memberikan pengertian pada AL.
“Iya-iya, gue pergi dulu” Al tegak dari kursinya.
“Mau buntitutin dedek kan? Awas loh kalau dia marah” tegur EL.
Dia tau Al itu tidak pernah bisa tenang kalau Ay jauh dari pantauannya.
...🦉🦉🦉🦉🦉...
AL berjalan keluar dengan Langkah pelan, kepalanya melirik Wanita cantik yang sedang berdiri di depan pintu apartemen yang bersebrangan dengan EL.
__ADS_1
“hai kakak cantik” goda AL.
Wanita itu membalikkan badannya dan mengernyitkan keningnya bingung. “apa kita kenal?” tanya Wanita itu bingung.
“Ahhh jangan waspada gitu kak, Aku kesini mau tanya kakak cantik” ucap Al sambil mengedipkan sebelah matanya.
“tanya apa?”
“kakak ada lihat gadis kecil imut berjalan-jalan dekat sekitar sini? Dia kembaran ku, hmmm tapi kami tidak mirip” gumam AL, “Ahh iya, ini fotonya” Al mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan foto dia bersama adiknya tanpa EL.
“Ohh Wanita ini, tadi dia jalan ke atap” balas Wanita itu.
“Waahhh makasih kakak cantik, kalau lain kali liat aku, yang berubah sikap jangan kaget ya, aku punya dua kepribadian” Al sudah berlari dengan senyum yang melebar, entah apa yang pria itu pikirkan, tapi akan terjadi masalah yang besar mungkin di kemudian hari karena ucapan pria itu. “Kakak cantik nanti lain kali kita bicara lagi ya” teriak al lagi yang sudah mulai menjauh.
Wanita itu menggeleng pelan, “Tidak adik tidak abangnya, punya kepribadian yang sama, suka panggil orang sesukanya dan pergi tanpa mendengarkan jawaban orang” gumam Wanita itu.
“Sepertinya penghuni apartemen depanku ini orang yang sedikit menyenangkan” gumam gadis itu lagi.
...🦁🦁🦁🦁🦁...
Tapi sampai di atap Al tidak menemukan siapapun, atap itu kosong, tidak ada satu orang pun yang ada di sana.
“Apa gue di kerjai sama kakak cantik itu? Atau ay loncat ke bawah” mendapatkan pemikiran itu Al langsung berlari menuju pinggir Gedung, dia sengaja melihat kebawah dalam hati berdoa semoga ucapannya tidak terjadi.
Al bernafas lega saat tidak melihat apapun di bawah. “Fix gue dikerjai” ucap pria itu, dia Kembali berjalan menuju lantai bawah, dia ingat ada taman di dekat apartemen itu, al yakin Ay ada di sana, urusan Wanita tadi akan dia selesaikan nanti kan apartemennya tidak bisa pindah, jadi dia bisa kapan aja mengerjai balik Wanita tadi.
.
Al sampai di lantai dasar sekitar 15 menitan, dia langsung berjalan menuju taman dan melihat ke seselilingnya. Mencari tau keberadaan Ay, tapi tidak kunjung menemukan gadis itu.
Capek mencari akhirnya Al pasrah membiarkan Ay berjalan-jalan seorang diri.
Langkah kakinya dipercepat menuju apartemen milik.
__ADS_1
Ketika Al sampai di depan pintu apartemen EL, pria itu berbalik dan menatap horror pada pintu apartemen milik Wanita yang mengerjainya tadi.
AL mendekati apartemen itu dan menekan bel beberapa kali lalu berlari masuk kedalam apartemen EL.
“Hahhahaha” suara tawa girang AL terdengar oleh EL, pria itu sedang memasak mie instan yang memang sudah di stok olehnya, sekedar informasi El sangat menyukai makanan itu, tapi apalah daya selama tinggal di rumah besar pria itu tidak bisa bebas memakan makanan itu, selalu mie yang dibuatkan untuk nya mie buatan koki rumah dan tidak pernah mie instan.
“Ketemu ay, nya?” tanya el dari dapur.
Al menggeleng, “gak ketemu gara-gara gue di kerjain oleh wanita cantik di depan apartemen milikmu” keluh AL.
“Lo mau juga?” tawar EL, karena melihat Al yang duduk di meja makan sambil menatap dirinya yang sedang memasak.
“Boleh tu, kapan lagi boleh makan micin” kekeh AL.
El hanya geleng-geleng kepala dia menambahkan air dan mengambil sebungkus mie instan lagi dalam ruang penyimpanannya.
“Sebal gue, dikerjai Wanita cantik di depan” adu AL.
“Yakin dia yang ngerjai? Siapa tau dedek yang minta dia untuk bicara bohong, seperti gak tau dedek seperti apa aja” jawab EL.
“Ahhh, kemana ya kira-kira tu anak” keluh Al.
“Biarin aja, dia pergi, kalau dia dalam bahaya dia pasti ngasih sinyalnya” ujar EL.
“ngomong-ngomong El, hati-hati jatuh cinta sama Wanita cantik di depan apartemen lo” ledek AL.
El sedang menyaring mie instannya dan mengacaukan bumbu mie itu dengan cepat. “emang kenapa? Gue bukan lo yang sana sini mau, padahal sudah punya orang yang di suka” tanya El dia memberikan sepiring mie instan pada saudaranya itu.
“kan lo dijodohkan sama alana, jadi lo gak bisa jatuh cinta lagi” ledek AL.
“bukannya lo yang di jodohkan? Anaknya gak mau sama gue, heran gue sama lo, udah punya yang disuka, tapi masih aja godain Wanita cantik diluar sana” El geleng-geleng kepala lihat tingkah Al.
“Hidup itu harus di nikmati bro, jangan seperti lo, yang gak pernah kenal Wanita, gue juga seperti ini biar Wanita gue cemburu, kalau dia cemburu berarti dia cinta sama gue” jelas AL.
__ADS_1
“Entah dari mana lo dapat pengertian seperti itu? Gue Cuma memperingatkan, hati hati nanti sifat lo justru yang bakal membuat dia menjauh dari lo” tegur AL.
...🐻🐻🐻🐻🐻...