
“ini cek senilai 1 milyar, jauhi putraku dan jangan pernah muncul dihadapannya lagi” ucap mommy Ara.
Aurora akhirnya berani mengangkat kepala menatap mommy Ara. Mata gadis itu sudah mulai memerah tapi dia berusaha menahan air matanya agar tidak keluar. Aurora berusaha tersenyum walau hatinya saat ini sedang menangis pilu, “saya tidak bisa menerima uang ini” ucap Aurora pelan.
“kenapa? Masih kurang? Ahh iya anak saya kaya, dia akan memberikan uang lebih banyak dari ini, mau berapa akan saya berikan” ucap Mommy Ara sambil melipat tangannya berpura-pura menjadi mertua jahat.
Aurora menggelengkan kepalanya pelan. “Bukan tante, saya akan menjauhi Al, tapi bukan karena uang ini, tante bisa ambil Kembali uang ini” ucap Aurora lagi, gadis itu berusaha menahan air mata yang sebentar lagi akan keluar.
“apa kamu akan mengadu pada AL kalau aku mengancammu?” sindir mommy ara.
Aurora Kembali menggeleng, setitik air mata telah meluncur bebas mengenai pipinya. “Tidak akan, tante sudah terlalu baik membiarkan saya berada disini walau saya hanya orang asing, terima kasih sudah menerima saya” Aurora menundukkan kepalanya air matanya tidak dapat dia tahan lagi, gadis itu menggigit bibirnya agar tidak terdengar suara tangisannya.
“baiklah, aku tunggu kabar darimu” Ara cepat-cepat pergi dari sana, saat dia berbalik dia tidak sengaja melihat deon yang sedang melipat kedua tangannya di dada.
“mengerjai menantumu sayang?” bisik Deon.
“sstttss diam dulu, mommy mau liat seberapa besar cinta gadis itu pada Al” bisik mommy Ara sambil menutup mulut suaminya.
Kedua orang itu segera berjalan menuju dapur dan tidak sengaja bertemu dengan Al.
“mom, mommy lihat Aurora? Aku ketuk pintu kamarnya sejak tadi tapi tidak di buka juga” tanya Al kebingungan.
“Ohh itu duduk di taman” tunjuk mommy ara.
Al sedikit mengernyitkan keningnya bingung, “pagi-pagi gini ngapain ke taman?” al bergegas mendekati aurora yang ada di taman, tanpa dia sadari mommy ara dan juga daddy deon mengikuti mereka dari belakang.
.
“AU! Ngapain di sini?” suara Al mengejutkan Aurora yang sedang menangis pilu, gadis itu cepat-cepat menghapus air matanya.
__ADS_1
Setelah yakin dia bisa menahan tangisnya Aurora baru mengangkat kepalanya menatap AL.
“APA YANG TERJADI?!” pekik Al, pria itu kaget melihat Aurora seperti orang yang habis menangis.
Aurora masih belum mampu mengatakan apapun dia hanya menggelengkan kepalanya pelan.
“jawab Au! Kenapa kamu hanya menggeleng, apa ada anggota keluargaku yang mengganggu? Atau anak kecil itu mengganggumu?” tanya AL mulai terpancing emosi.
“Tidak ada Al, aku Cuma memikirkan sesuatu, dan menangis” suara Aurora akhirnya keluar juga.
“memikirkan apa?” seru Al cepat dia duduk berjongkok di depan Aurora sambil berusaha menghapus jejak air mata Aurora.
Dan perlakuan manis pria itu semakin membuat aurora menangis, Pria baik hati di depannya telah membuat hati gadis itu berkali-kali berdebar, dia sudah mengakui jatuh pada pesona Al, tapi keluarga al bagai langit untuk dirinya, Al orang kaya dan seperti seorang pangeran dia hanya rakyat jelata dan sangat tidak mungkin dia bermimpi untuk menjadi Cinderella.
“Al, aku tidak bisa bersamamu” lirih Aurora gadis itu sudah mulai terisak.
Tangan al yang tadi mengelus pipi aurora langsung terhenti, wajah khawatirnya berubah menjadi mengerikan, “kenapa?! Apa ada yang mengancammu?!” pekik Al tidak terima.
“Pembohong, pandang mataku dan katakan yang sebenarnya!” bentak Al.
Aurora menggigit bibirnya menahan isakkan tangis, “itu memang benar al, aku mencintaimu, sangat mencintaimu, tapi setelah datang ke sini dan melihat dirimu yang asli aku tidak mampu untuk berada disisimu Al, maafkan aku” isak Aurora.
“Gak! AKU__”
‘Prok prok prok’ ucapan al terhenti, Mata al beralih melihat orang yang bertepuk tangan dibelakangnya, bukan hanya al, aurora juga menatap siapa yang bertepuk tangan dengan masih terisak.
“kamu lulus ujian Aurora” ucap mommy Ara.
“apa maksud mommy?!” tanya Al kebingungan.
__ADS_1
Bukannya menjawab pertanyaan AL, mommy ara mendekat pada calon menantu nya itu, “maafin mommy ya, tadi mommy Cuma menguji kamu” ucap mommy ara sambil memeluk tubuh Aurora membuat gadis itu semakin menangis kencang. “udah dong nangisnya, mommy bisa di marahi Al sudah membuat calon istrinya menangis” bujuk mommy Ara sekali lagi.
“Mom jelaskan pada AL apa yang terjadi?! Ujian apa?!” tanya Al dengan nada tinggi.
‘PLak’ tangan Daddy Deon dengan cepat memukul kepala putranya, “bicara yang lembut pada mommy kamu!” tegur Deon.
“bentar mommy jelaskan, ini mommy mau diamkan calon menantu mommy dulu” ujar mommy ara, dengan sabar mommy ara mengelus punggung Aurora yang masih terisak. “Maaf ya sayang, mommy hanya menguji kamu tadi, apa kamu mencintai putra mommy dengan sesungguhnya bukan karena harta, jangan nangis lagi itu Al udah keluar tanduknya” kekeh mommy Ara.
Sekitar 10 menit akhirnya aurora mulai berhenti menangis. Dan Mommy ara baru menjelaskan semuanya pada Al, tentang rencananya yang ingin menguji Aurora apakah dia gadis yang baik atau hanya ingin harta keluarga deon. Kalaupun aurora menyukai harta, mommy ara ingin melihat antara harta dan cinta mana yang lebih dominan, karena tidak di pungkiri banyak Wanita yang menyukai harta.
“Mommy kejam banget sih sampai menguji seperti itu!” gerutu AL tidak terima.
“Hehhehe maaf ya aurora, mommy seperti ini ingin Al mendapatkan Wanita yang tulus mencintainya, dulu mommy juga pernah mencoba seperti ini dan ternyata Wanita itu memilih harta, jadi mommy tidak jadi memilihnya menjadi calon menantu” jelas mommy Ara.
Al tampak melotot menatap mommy ara, “siapa mom? Kok Al tidak tau?” tanya al penasaran.
“udah lama banget, dia mintanya 3 milyar baru mau menjauhi kamu al” jelas mommy ara.
Perkataan mommy ara barusan semakin membuat Al kebingungan siapa gadis itu. “Siapa mom?!” tanya Al lagi.
Ara memejamkan matanya sambil mengetuk ngetuk dagu dengan jari mengingat nama Wanita yang pernah dia uju dulu sekali.
“Aduuhhh momny ingatnya nama gadis itu mirip nama pengharum mobil atau ruangan itu loh, tapi mommy lupa siapa, ahh pacar abang yang paling lama” pekik mommy ara setelah mengingat ingat lagi.
“Pacar abang yang paling lama? Emang mommy tau abang pacaran dengan siapa saja?” ujar Al.
“Tau, Daddy yang kasih tau semua nama mantan pacar abang” Deon ikutan berbicara, dia memang selalu menguntit kehidupan ketiga anaknya.
“Hah ntahlah siapa” ucap Al pasrah dai tidak mau mengingat ingat mantan pacarnya lagi apa lagi dia sudah memiliki Aurora sekarang.
__ADS_1
...🦁🦁🦁🦁🦁...