
"Kembali kan baby Ray pada Brian" perintah mommy ara.
El hanya menghela nafas dan mengembalikan baby Ray pada Brian. untung saja bayi kecil itu masih nyenyak tidur walau ada suara ribut dan sejak tadi tubuhnya berpindah dari satu tangan ke tangan lainnya.
Mommy ara menatap putra keduanya itu dengan intens dan menyuruhnya mendekat dengan kode tangan.
"mom, kita bicarakan ini di rumah aja ya" bujuk Daddy deon untuk membuat mommy ara menjadi tenang.
Kini kepala ara menatap pada Deon dengan mata melotot. "ohhh jadi satu keluarga udah tau, cuma mami aja yang gak tau? hebat ya daddy sekarang pakai rahasia sama mommy" sindir Ara marah.
"Gak gitu sayang, ini kita sedang kumpul jadi jangan marah-marah ya, kasian nanti abang Ray bangun" tunjuk daddy deon pada baby Ray yang semakin nyenyak di dalam gendongan daddy nya.
Dalam hati Deon berharap abang Ray menangis karena terganggu dengan suara-suara yang ribut, tapi apalah daya mungkin telinganya seperti daddy nya cuek pada apa saja yang terjadi kecuali dengan orang yang dia kasihi.
Ara mengangguk pelan, "baik kita bicarakan ini nanti, dan mommy ingin cerita rinci tanpa ada yang ditutup-tutupi" ucap Ara.
...🐭🐭🐭🐭🐭...
“sayang jangan marah gitu dong” Deon berusaha membuka kembali obrolan sebelum EL disidang oleh Ara.
Ara menolehkan kepalanya menatap sinis Deon. “Daddy tau tapi tidak pernah katakan apapun pada mommy! Bagaimana jika wanita itu hanya memanfaatkan abang? Dia sudah tua!” amum Ara.
“gak gitu juga, aku gak bilang karena mau membiarkan abang saja yang menceritakan semuanya pada kamu, lagian dia anak yang baik kok, daddy sudah mencari tau semua asal usul anak itu makanya daddy membiarkan saja hubungan abang dengan wanita itu”.
“Gak boleh!” tolak Ara.
“Kamu gak boleh karena takut tersaingi ada yang cantik dari kamu atau ada yang beberapa tahun lebih muda dari kamu” goda Deon.
‘Plak’ Ara dengan cepat memukul lengan Deon. “Bukan begitu, tabu aja kalau liat hubungan beda umur cewek lebih tua, apa kata orang nanti” gerutu Ara.
__ADS_1
“Emang pernah ya keluarga kita gak dapat omongan dari orang lain? Sekarang gini aja, mommy mau anak bujang mommy itu jadi bujang lapuk selamanya? Pernah mommy liat abang jatuh cinta pada wanita?”
Ara terdiam mendengar ucapan deon, memang ada benarnya, putra keduanya itu lebih pendiam dan sulit ditebak jalan pikirannya, Ara bahkan memaksa dia untuk kencan buta tapi El tidak pernah tertarik dengan lwan kencannya. “tapi ini masalah umur yang” nada suara Ara mulai terdengar sendu.
“Emang kenapa, toh umur hanya angka, kita juga beda 10 tahun, coba mommy pikirkan lagi keputusan mommy, kasian abang EL sayang, daddy bisa jamin dia wanita yang sangat sempurna buat El hanya saja umur nya lebih tua dari abang, bukannya mommy cari menantu baik, tidak bermuka dua, cantik, dan berpendidikan, umur tidak ada dalam kriteria itu loh” bujuk Deon lagi.
Ara merengut mendengar penuturan Deon, “Emang dia siapa sih sampai daddy belain dia? Daddy naksir sama dia?”
“ya ampun sayang, gak gitu juga konsepnya, daddy belain dia karena abang bukan karena yang lain, daddy itu cinta matinya sama mommy Ara seorang, dia itu seorang professor, dan punya hak paten green panel tenaga surya, jadi kalau tidak bekerja sebagai dosen dia masih menghasilkan uang dari hasil ciptaannya” jelas Deon.
“Apa?! Professor? Mau setua apa sih itu wanita tua! Daddy yakin beri izin orang tua seperti itu?”
“Gelar nya memang professor tapi dia masih 24 tahun sayangku, dia melompati kelas beberapa kali untuk hingga bisa ada diposisi sekarang, bukannya mommy mau menantu yang pintar? Nah udah dapat kan?” ujar Deon.
“Ya udah mommy pikirkan dulu, mommy mau liat orangnya dan tes dia” ujar Ara.
“Masih tes pakai cara yang sama dengan Aurora nih?” tebak deon.
...🐱🐱🐱🐱🐱...
EL menghela nafasnya panjang, baru juga dia sampai sudah ditahan Ara untuk berbicara empat mata, lebih tepatnya 6 mata karena deon juga ikut.
“Siapa Namanya bang? Jangan berbohong lagi sama mommy” Ara menyilangkan kedua kakinya dan bertopang dagu layaknya bos besar.
“Alexa Olivia Jonshon” jawab EL singkat.
“apa pekerjaannya?” pertanyaan kedua mulai dilayangkan Ara seolah olah El sedang siding skripsi.
“Seorang dosen” jawab El jujur.
__ADS_1
“DOSEN? Di kampus abang?” seru Ara.
El menjawab hanya dengan menganggukkan kepalanya.
“Berarti sudah cukup tua, kenapa abang bisa naksir ibu-ibu sih” gerutu Ara kesal.
“masih 24 tahun dan dia belum menikah, hanya pernah bertunangan tapi tunangannya meninggal tiba-tiba” ungkap EL.
“Abang punya fotonya?”
El mengangguk dan mengeluarkan ponsel dari dalam sakunya sambil memberikan pada Ara.
Ara mulai memperhatikan foto Olivia satu persatu, sekarang Ara tau kenapa EL bisa naksir dengan dosennya, karena wanita itu sangat cantik, dan memiliki karisma yang berbeda. “Abang yakin dengan perasaan abang? Dan abang yakin dia tidak memanfaatkan abang?” tanya Ara.
“Kalau dia memanfaatkan abang, dia sudah ada di sini sekarang dan abang perkenalkan pada mommy” jawab El tampak sorot mata El terlihat sedih.
“apa yang terjadi?” tanya Ara, dia tau putra keduanya ternyata sedang ada masalah di dalam hubungannya.
“abang melamarnya dan dia menolak abang” jawab El singkat.
“ditolak?! Kenapa dia tolak abang? Dia tidak tau abang putra dari keluarga Allinsky pengusaha nomor satu se-asia?”
“Tau, sangat sulit abang untuk mendapatkan hatinya, berkali kali abang di tolak dan akhirnya abang bisa mendapatkan hatinya, tapi karena permasalahan umur seperti yang mommy katakan dia takut bertemu mommy, dia sudah sering tersakiti perasaannya sangat mudah hancur, dia takut mendapatkan penolakan dari mommy karena umurnya” ungkap El tanpa terasa setitik air mata jatuh meluncur bebas melewati pipi El.
“Kenapa dia setakut itu? Mommy tidak makan orang”.
“hidupnya tidak mudah mom, sejak lahir dia di tinggalkan oleh ibu kandungnya dan diangkat anak oleh seorang pria yang mempunyai keterbelakangan mental, dia selalu dikucilkan dan di bully oleh teman-temannya, belum sempat dia beranjak dewasa ayah yang dia cintai meninggal dan dia diangkat lagi oleh keluarga lain, dan dia kembali ditinggalkan oleh kedua orang tua angkatnya, tunangannya juga meninggal karena insiden *******, hidupnya penuh dengan konflik, yang dia butuhkan adalah pria yang bisa berada disisinya selamanya, karena takut mendengar penolakan dia jadi tidak berani menghadap mommy, dia bahkan menolak ku walau tau aku putra dari keluarga allinsky” Jelas EL.
Ara terdiam dan memandang EL yang sedang menunduk sedih,lalu mata Ara melihat foto EL dan Olivia yang sedang tertawa berdua difoto, kali ini putranya sedang jatuh cinta bukan sekedar suka.
__ADS_1
...🐶🐶🐶🐶🐶...