
Di dalam mobil.
"Kamu kenapa, Zian?" tanya Sandro.
"Aku gugup, kak Sandro!" jawab Zian jujur.
"Jangan takut, mami. papi ku tidak galak kok. Mereka super baik dan menurut ku beliau orang tuaku yang paling mengerti keinginan dan kemauan anak-anak nya," cerita Sandro.
"Tapi aku tetap gugup, kak Sandro!" sahut Zian.
"Jangan takut! Ada aku. Aku tidak akan jauh-jauh dari kamu," kata Sandro.
"Aku juga seorang janda dan pernah menikah. Sedangkan kak Sandro belum pernah menikah. Aku takut kalau orang tua kakak Sandro beserta keluarga besar kakak mempermasalahkan status aku yang seorang janda," kata Zian.
"Tidak, tidak Zian! Kamu jangan berpikiran seperti itu. Percaya deh dengan aku," ucap Sandro.
__ADS_1
"Huum, kak Sandro! Oh iya kak Sandro! Kita mampir dulu ke toko bakery itu dulu yah Kak! Aku mau belikan kue-kue di sana," kata Zian.
"Untuk calon mertua yah?" sahut Sandro.
"InsyaAllah, kak Sandro! Kalau kakak Sandro benar-benar mau menikah dengan aku. Aku yang pernah gagal dalam berumah tangga," ucap Zian.
"Hai, jangan ngelantur Zian! Justru akulah yang takut jika kamu tidak jadi menerima aku sebagai suami kamu nanti," sahut Sandro. Zian mengernyitkan dahinya.
"Kenapa kakak bicara seperti itu?" tanya Zian.
"Karena kamu belum tahu semua tentang aku. Mungkin nanti kamu akan melihat bagaimana kehidupan aku selama ini. Dan seperti nya saatnya aku akan bicara jujur dengan kamu tentang aku dan bagaimana aku," kata Sandro.
"Hai, aku masih lajang sayang! Dan aku belum pernah menikah. Apalagi memiliki istri dan anak. Dalam hidup ku aku akan menikah sekali dan memiliki istri satu saja. Mendampingi aku baik suka maupun duka. Dan aku harap, wanita yang akan menjadi istriku adalah kamu, Zian!" kata Sandro.
Kembali Zian tersipu malu dan memerah wajahnya.
__ADS_1
"Aku suka laki-laki yang dewasa dan setia, kak! Masa lalu aku yang pernah dikhianati oleh mantan suami ku dulu membuat aku menjadi takut. Apakah semua laki-laki sama jika bertemu wanita yang lebih cantik dan seksi akan mudah berpaling dan tergoda," ucap Zian.
"Setia itu adalah pilihan, Zian! Laki-laki mana pun pasti akan mudah terpesona dengan sosok keindahan seperti wanita. Tidak dipungkiri kalau melihat hal yang indah mata laki-laki akan terpesona dan terhipnotis. Namun semua itu tergantung dari masing-masing orang untuk memilih setia atau tidak," ucap Sandro.
"Apakah kak Sandro tipe laki-laki yang setia?" tanya Zian.
"Aku tidak bisa bilang kalau aku pria yang baik dan sempurna. Namun aku akan berusaha menjaga dan kesetiaan dalam suatu hubungan. Apalagi kalau sudah menikah nanti. Itu tadi, aku akan menikah satu kali dalam seumur hidup ku. Dan menjadikan istriku tempat berbagi suka maupun duka. Menghabiskan masa tua bersama sampai maut memisahkan," ucap Sandro.
"Subhanallah! Benar-benar so sweet sekali ucapan kakak Sandro. Bahagia nya wanita yang akan menjadi istri kakak Sandro!" kata Zian.
"Wanita itu adalah kamu Zian! Wanita yang akan mendampingi aku menjadi istri ku hingga maut memisahkan kita," sahut Sandro.
"Aamiin! InsyaAllah kak Sandro!" ucap Zian kembali tersipu malu.
"Aku berharap kamu bisa menjadi imam ku yang selalu mengarahkan aku ke kebaikan dan diridhoi oleh Allah," tambah Zian.
__ADS_1
"Aamiin, Zian! Doakan yah!" sahut Sandro.
"Ya ampun, Zian masih berpikiran kalau aku satu server dengan dirinya! Bagaimana setelah nanti aku jujur dengan Zian? Dan bagaimana setelah ini Zian berada di tengah-tengah keluarga besar. Zian akan mengetahui semuanya dengan sendirinya," batin Sandro. Dia sudah benar-benar takut jika dijauhi oleh Zian.