
James merasa sedikit tegang mendengar pertanyaan ibunya. Ia mencoba untuk tetap tenang dan merespons dengan cerdas. "Ibu, selama ini saya hanya berusaha untuk lebih memperhatikan penampilan dan menjaga kebersihan diri. Saya pikir penting untuk tampil rapi dan wangi, terutama dalam pekerjaan saya sebagai seorang CEO. Ini adalah bagian dari citra profesional yang ingin saya sampaikan kepada orang lain."
Ibu James masih terlihat ragu, tetapi James berusaha meyakinkannya. "Selain itu, Ibu juga tahu bahwa beberapa bulan terakhir saya lebih fokus dalam pekerjaan dan proyek-proyek penting. Saya ingin memberikan kesan yang baik kepada rekan bisnis dan karyawan perusahaan. Mungkin itulah mengapa penampilan saya terlihat lebih rapih dan wangi."
James berharap penjelasannya bisa diterima oleh ibunya. Ia tidak ingin membuat ibunya khawatir atau curiga terhadap perubahan penampilannya. James menghormati ibunya dan berusaha untuk tetap jujur dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.
Ibu James masih merasa tidak sepenuhnya puas dengan penjelasan tersebut, tetapi dia memilih untuk tidak mendalami lebih jauh. Ia tahu bahwa anaknya adalah seorang dewasa yang berhak memilih dan merawat dirinya sendiri. Ibu James hanya berharap agar James tetap menjaga kesehatan dan kebahagiaannya dalam setiap aspek kehidupan, termasuk penampilan dan kebersihan diri.
Ibu James yang curiga dengan perubahan penampilan anaknya yang terlampau rapih dan wangi beberapa bulan terakhir akhirnya memutuskan untuk mengajukan pertanyaan kepada James. Ia merasa ada yang berbeda dengan putranya dan ingin mengetahui penyebabnya.
^^
Dengan sikap terbuka dan jujur, James menjelaskan bahwa penampilannya yang lebih rapih dan wangi tersebut disebabkan oleh adanya kehadiran Maya dalam hidupnya. Ia menceritakan bahwa Maya adalah seorang asisten pribadinya yang sangat membantu dalam pekerjaannya, dan perubahan penampilannya adalah hasil dari kerja sama mereka dalam menjalankan tugas sehari-hari.
James menjelaskan bahwa Maya adalah seorang profesional yang sangat berkompeten dan berdedikasi. Ia menghargai kontribusinya dalam menjaga keberhasilan bisnis dan memastikan segala sesuatunya berjalan lancar. James juga menegaskan bahwa hubungan mereka adalah hubungan profesional yang didasarkan pada saling pengertian dan kerja sama yang baik.
Ibu James menerima penjelasan tersebut dengan lega. Meskipun awalnya curiga, ia mengerti bahwa perubahan penampilan James tidak ada hubungannya dengan urusan asmara. Ibu James percaya bahwa putranya adalah seorang profesional yang serius dalam bekerja dan berusaha mencapai kesuksesan dalam karirnya.
“Kamu yakin, hanya sebatas hubungan pekerjaan?” Selidik ibunya.
“Iyaaaaa.” Jawab James langsung pergi meninggalkan ibunya.
“Heim au kemana, pembahasan ini belum selesai.”
“Aku capek, besok pagi ada pertemuan direksi di kantor”
__ADS_1
Dengan tanpa kejelasan yang diberikan oleh James, ibu James pun merasa tambah curiga dan yakin bahwa putranya tidak hanya fokus pada pekerjaan dan memprioritaskan keberhasilan bisnis. Ia diam-diam mengirimkan pesan kepada Melan untuk menerima kejelasan ini.
^^
Pagi berikutnya, ruangan pertemuan di kantor Trotoarts dipenuhi dengan tim manajemen dan beberapa departemen terkait. Mereka berkumpul untuk membahas peluncuran produk baru yang telah lama dinanti-nantikan. James duduk di ujung meja, sementara Maya duduk di sebelahnya, siap untuk memberikan presentasi terkait pengembangan produk tersebut.
Semua mata tertuju pada James saat ia memulai pertemuan. Ia memulai dengan membahas latar belakang proyek, visi perusahaan, dan bagaimana produk baru ini akan mengubah industri. Maya dengan cermat menyampaikan rincian teknis dan inovasi yang telah mereka lakukan dalam pengembangan produk.
Diskusi berlangsung intens, dengan tim memberikan masukan, pertanyaan, dan saran untuk memperbaiki dan memperkuat konsep produk. James, sebagai CEO yang bijaksana, mendengarkan dengan seksama dan memberikan pandangannya tentang potensi pasar, strategi pemasaran, dan keunggulan kompetitif yang harus mereka tonjolkan.
Maya dengan penuh percaya diri menjelaskan bagaimana proses produksi akan dilakukan, jadwal peluncuran yang diharapkan, dan target penjualan yang realistis. Dia juga menyajikan analisis pasar yang mendalam, memberikan data dan statistik yang mendukung keputusan mereka.
Setelah berjam-jam berdiskusi, akhirnya mereka mencapai kesepakatan tentang langkah selanjutnya. James memberikan apresiasi kepada tim atas kerja keras mereka dan menyampaikan harapannya agar produk ini sukses di pasaran.
Pertemuan tersebut berakhir dengan semangat tinggi dan keyakinan bahwa produk baru mereka akan menjadi terobosan dalam industri. Tim meninggalkan ruangan dengan semangat untuk melanjutkan kerja keras mereka dalam menghadapi tantangan peluncuran produk.
**
Saat ini Ibu James duduk di ruangan Melan yang nyaman, sambil menyeruput secangkir teh hangat. Mereka berdua terlibat dalam percakapan santai, menjalin ikatan sebagai ibu dan anak angkat.
Sambil tersenyum, Ibu James bertanya pada Melan, "Melan, apa pendapatmu tentang Maya? Aku melihat dia sangat dekat dengan james belakangan ini, menurut info yang aku terima."
Melan membalas dengan sopan, "Maya adalah sosok yang luar biasa, Ibu. Dia sangat cerdas, berdedikasi, dan memiliki keterampilan yang luar biasa dalam bidangnya. Selain itu, Maya juga memiliki integritas yang tinggi dan selalu memberikan yang terbaik dalam pekerjaannya."
“Kamu tidak menjawab pertanyaanku”
__ADS_1
“Ah itu, Aku merasa James sedang jatuh cinta, penampilannya sekarang tambah wangi dan rapih.”
Ibu James mengangguk puas mendengar tanggapan Melan. "Sudah ku duga. Apakah Maya memang memiliki reputasi yang bagus dan kinerjanya selama ini sangat mengesankan. Sehingga james tertarik padanya?"
Melan menambahkan, "Maya juga memiliki kepribadian yang menyenangkan. Dia selalu ramah, mudah bergaul, dan dapat bekerja dengan tim dengan baik. Banyak orang di perusahaan yang menghargai kehadirannya, Jika james tertarik dengannya aku tidak tau."
Ibu James tersenyum puas. "Aku senang mendengarnya. Semakin aku mendengar tentang Maya, semakin yakin aku bahwa dia merupakan orang yang menggoda James."
“Kalo itu, aku kurang paham, karena Maya disini untuk menggantikan ku di kemudian hari, karena aku akan menikah. Beberapa kali rapat penting sengaja tidak menghadirkan ku untuk mempersiapkannya, Sejauh ini dia tampak cepat belajar”
“Aku berharap ini murni profesionalitas tidak merembet ke perasaan.”
Melan mengangguk setuju. "Saya juga berharap seperti, bu. Tapi melihat sepak terjangnya, ia pantas mendapatkan pengakuan dan kesempatan yang lebih besar dalam karirnya. Saya akan terus mendukungnya dan bekerja sama dengan baik."
Ibu James mengucapkan terima kasih kepada Melan atas kerja keras dan dedikasinya. Dia menyampaikan kebanggaan dan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan Melan dalam mengelola perusahaan.
Percakapan mereka berlanjut dengan topik lain, namun sosok Maya tetap menjadi perbincangan di antara mereka. Keduanya meyakini bahwa Maya memiliki potensi yang besar dan akan menjadi pemimpin masa depan yang sukses dalam industri.
Ibu James yang duduk di ruang kerja Melan saat pikirannya melayang ke percakapan tadi dan sosok Maya yang terus muncul dalam pembicaraan tentang potensi dan kinerja yang luar biasa.
Tanpa disadarinya, Ibu James mulai merasa curiga dan bertanya-tanya apakah James memiliki perasaan khusus terhadap Maya. Dia memikirkan sikap putranya yang terlihat lebih perhatian dan tertarik pada Maya belakangan ini. Apakah itu hanya sebatas penghargaan profesional atau ada lebih dari itu?
Ibu James merenung sejenak, mempertimbangkan kemungkinan hubungan antara James dan Maya. Sebagai ibu, dia ingin yang terbaik untuk anaknya, termasuk dalam hal percintaan. Namun, dia juga ingin memastikan bahwa segala sesuatu berjalan dengan baik di dalam perusahaan, tanpa adanya konflik kepentingan atau masalah pribadi yang memengaruhi kinerja.
Dalam pikiran yang penuh kekhawatiran, Ibu James berusaha memisahkan perasaan ibu dan CEO dalam menghadapi situasi ini. Dia berjanji pada dirinya sendiri untuk tetap objektif dan melihat situasi dengan lebih jernih.
__ADS_1
Ibu James memutuskan bahwa hal terbaik yang bisa dilakukannya adalah mengamati lebih lanjut perkembangan hubungan antara James dan Maya. Dia akan melihat tindakan James dan apakah ada tanda-tanda hubungan khusus di antara mereka. Namun, pada saat yang sama, dia juga akan memberikan dukungan kepada putranya dan memberikan arahan yang tepat jika ada keperluan profesional yang perlu ditangani. Tapi jika wanita itu adalah Maya bagaimana dengan Ivon?