Wanita Pilihan

Wanita Pilihan
Kekurangan Maya


__ADS_3

James duduk di dalam mobil dengan senyuman di wajahnya. Perasaan bahagia dan kepuasan memenuhi hatinya saat dia melihat Maya berhasil mencapai kesuksesan yang luar biasa sejauh ini. Dia merasa bangga dan senang telah memberikan kesempatan kepada Maya untuk berkembang di perusahaan Trotoarts. Disamping itu malam ini ia bisa menghabiskan waktu beberapa saat dengannya untuk berinteraksi tanpa ada orang lain, walau pun insiden tak terduga yang membuatnya tidak suka.


Sambil melihat pemandangan malam di sepanjang jalan pulang, James mulai bernyanyi, bersiul dengan riang saat lupa akan lirik lagu tersebut. Suara merdunya terdengar dalam keheningan mobil, menciptakan suasana yang penuh kegembiraan.


“Bunga itu sudah mekar ya pak?” Tanya sopir kepercayaannya sefri.


“Kamu ngerti apa.” Jawab james menutupi perasaannya, sang sopir pun langsung diam dan tidak berani bertanya lagi, untuk menggoda sang bos yang lagi kasmaran tersebut menurutnya.


“Cair lagi besok nih” Batinnya sambil tersenyum.


Saat ini James teringat kembali momen ketika pertama kali bertemu dengan Maya yang polos dan lugu saat PKL dulu hingga sekarang. James juga sadar bahwa perjalanan mereka bersama telah membawa perubahan yang luar biasa dalam hidup Maya. Dalam hati, dia berharap Maya akan terus mengembangkan potensinya dan meraih kesuksesan yang lebih besar lagi di masa depan.


Semakin dekat dengan tujuan sampai di rumah James, Ia terus tersenyum dan bernyanyi atau pun berdendang. Dia tahu bahwa masa depan Maya akan cerah, dan dia merasa terhormat bisa menjadi bagian dari perjalanan tersebut.


^^


James merasa bahwa perasaannya terhadap Maya tidak biasa dan ini di luar ekspetasinya. Meskipun awalnya dia hanya melihatnya sebagai seorang mahasiswa yang berpotensi selama PKL dan saat ini menjadi pendamping asisten pribadinya. Tapi tidak bisa di pungkiri jika perasaannya telah berkembang menjadi lebih dari itu. Dia merasakan kehangatan dan keterikatan yang kuat terhadap Maya, yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.


Namun, James juga menyadari bahwa perbedaan strata dan posisi mereka dalam perusahaan menimbulkan tantangan tersendiri. Dia tahu bahwa hubungan di antara mereka harus tetap profesional dan tidak boleh melewati batas-batas yang sudah ditetapkan.


Dalam hati, James memutuskan untuk menghormati perasaannya yang tidak biasa ini dan menjaga jarak yang sesuai. Meskipun dia merasa tergoda untuk mengungkapkan perasaannya, dia menyadari bahwa kebahagiaan dan kesuksesan Maya adalah yang utama, Walau pun tidak terima jika ada laki-laki yang berusaha mendekatinya seperti yang barusan terjadi.

__ADS_1


Dengan hati yang penuh pengertian, James yang berada di belakang kursi mobil dan di kemudikan pulang oleh sopirnya sambil membiarkan perasaan ini tetap di dalam dirinya. Dia berjanji untuk selalu menjadi mentor dan pendukung terbaik bagi Maya, membantunya tumbuh dan berkembang dalam karirnya.


Dalam keheningan malam, James merenung tentang arti dari perasaan ini dan bagaimana dia dapat mengatasi hal itu dengan bijaksana. Dia tahu bahwa penting untuk menjaga profesionalitas dan tetap fokus pada tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin perusahaan.


Dengan pikiran yang jernih, James merasa lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan yang akan datang. Dia memilih untuk melihat hubungan mereka dengan perspektif yang sehat, memprioritaskan karir Maya dan memberikan dukungan sebanyak yang dia bisa.


Dengan semangat yang kuat, James melanjutkan perjalanan pulang dengan keyakinan bahwa dia dapat menjaga perasaannya yang tidak biasa ini tetap dalam batas yang tepat.


^^


Setelah beberapa waktu berselang sebelum sampai ke rumahnya, James menghubungi Melan, karena setelah peristiwa di apartemen Rani dan acara malam ini banyak kekurangan maya yang belum terisi, ia perlu menyelesaikannya biar di urus oleh asistennya. Dia ingin menyelesaikan masalah kekurangan yang terjadi dengan segera dan tidak boleh di tunda. Meskipun James masih memiliki perasaan khusus terhadap Maya, dia tidak ingin mengorbankan hubungan profesional mereka.


Melan menjawab panggilan James dengan sigap. Mereka sepakat untuk bertemu keesokan harinya di kantor Trotoarts untuk membahas detail terkait permintaan sang bos. James ingin membahas masalah kekurangan dengan Melan secara langsung dan mencari solusi terbaik.


Melan mendengarkan dengan seksama dan mengakui bahwa ada kekurangan dalam sistem keamanan yang perlu segera diatasi, dan juga segala macam kebutuhan seluruh staf akan menjadi perhatian khususnya untuk segera di selesaikan. Dia menyampaikan permintaan maaf kepada James atas kegagalan dalam menjaga privasi dan keamanan Maya atau pun perusahaan.


James menegaskan pentingnya menjaga profesionalitas dan memastikan bahwa kekurangan semacam ini tidak terulang di masa depan. Dia memberikan saran dan masukan kepada Melan tentang peningkatan sistem keamanan yang dapat dilakukan.


Setelah diskusi yang intens, James dan Melan akhirnya menyepakati langkah-langkah konkret untuk menyelesaikan masalah tersebut. Mereka mengatur jadwal untuk melakukan perbaikan dan peningkatan pada sistem keamanan di Trotoarts.


Dengan kerjasama yang baik antara James dan Melan, mereka yakin bahwa masalah ini akan segera diselesaikan. Mereka berkomitmen untuk menjaga privasi dan keamanan semua karyawan, termasuk Maya, dan menghindari terulangnya kejadian serupa di masa depan.

__ADS_1


Setelah pertemuan tersebut, James merasa lega dan merasa yakin bahwa mereka telah mengambil langkah yang tepat untuk menyelesaikan masalah. Dia berharap bahwa dengan tindakan yang diambil, kepercayaan Maya dan karyawan lainnya kepada Trotoarts dapat dipulihkan.


James juga merasa bersyukur memiliki Melan sebagai bagian dari timnya. Dia menyadari pentingnya memiliki staf yang andal dan bertanggung jawab untuk menjaga keamanan perusahaan.


Dengan keyakinan dan tekadnya, James kembali fokus pada tugas-tugasnya sebagai CEO Trotoarts. Dia tahu bahwa ada banyak hal yang perlu dikerjakan untuk menjaga kemajuan perusahaan dan memastikan keberhasilan masa depan.


Dalam benaknya, James berharap agar Maya tetap merasa aman dan nyaman di lingkungan kerja Trotoarts. Dia berjanji untuk selalu memperhatikan dan mendukungnya dalam karirnya.


**


Setelah pertemuan dengan James, Melan merasa perlu menghubungi Maya untuk memberikan penjelasan dan memastikan bahwa masalah kekurangan telah ditangani dengan serius. Dia menghubungi Maya melalui telepon dan menyampaikan permintaan sang bos akan apa yang perlu di lakukan. Ia pun segera memencet nomor telpon jaringan interkom melalui telpon perusahaan kepada maya.


"Ke ruangan saya," Ucap Melan dengan hati-hati dan sekaligus kata perintah untuk di laksanakan.


Maya yang mendengar suara Melan di seberang telepon merasa penasaran. "Hai, bu. Ada yang bisa aku……. Tut tut tut?" Telpon terputus dan itu berarti informasi ini sangat penting.


Setelah itu maya segera bergegas ke ruangan melan. Setelah tiba di ruangan melan, Ia pun menjelaskan situasi yang terjadi di apartemen Rani dan bagaimana masalah kekurangan telah dibahas dengan James dan ditindaklanjuti dengan serius. Dia mengakui bahwa kesalahan terjadi dalam sistem keamanan dan lain lainnya, dan dia ingin memastikan bahwa Maya merasa aman dan nyaman di lingkungan kerja Trotoarts.


"Kamu belum belajar dengan maksimal seperti yang saya harapkan, padahal saya menaruh harapan penuh terhadapmu.” Tambah melan.


Maya yang mendengar itu seperti terkena hempasan geledek, dan merasa bahwa dia masih jauh dari kategori di andalkan setelah mendengar penjelasan Melan dan permintaan sang bos. Dia memang polos dan lugu dan perlu banyak bimbingan yang baik untuk meraih itu, tapi saat ini terlihat semua yang dilakukan masih kurang dan perlu penanganan serius.

__ADS_1


“Maaf atas keteledoran saya tidak bersyukur atas keleluasaan perusahaan terkait masalah ini.” Kata maya untuk meyakinkan melan dan dirinya sendiri untuk melakukan yang terbaik ke depannya.


“Sudah seharusnya kamu melakukan itu dari awal, jangan tunggu di perintah karena kamu memiliki kompetensi untuk posisimu saat ini.” Jawab melan acuh tak acuh, tapi di satu sisi ia ingin bahwa semua yang terkait di perusahaan 60% sudah di atas tangan maya, tetapi kenapa dia tidak mau menggunakan itu. Ya walau pun dia belum genap sebulan, tetapi kepercayaan sang bos sangat besar untuk maya segera bisa beradaptasi dan mengikuti apa yang berjalan saat ini.


__ADS_2