Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
EXSTRA PART (Dita meminta maaf)


__ADS_3

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


#part 104#


sky menuju kamar mandi setelah bermesraan dengan Luna sebentar tadi.


sementara Luna menyiapkan pakaian suaminya dan kemudian membersihkan ranjang.


sebab ia tak boleh memasak untuk suaminya takut ia terkena pisau lagi.


"ck dia benar benar posesif bagaimana bisa aku bertemu dengan pria seperti nya" ujar Luna tersenyum


tak butuh waktu berapa lama, sky keluar dari kamar mandi menunjukkan otot otot sitpacx nya.


sky mendekati sang istri yg kini sedang memegang pakaiannya.


"sayang" panggil sky membuat Luna terperangah.


"hah? apa? dia memanggilku apa tadi" gumamnya kecil saat melihat pria itu melangkah mendekatinya.


"mengapa kau seperti orang terkejut..???"


"aku bingung kau memanggilku apa barusan"


"sayang"


"mengapa kau memanggilku dengan seperti itu"


"apa itu salah, kau kan istriku"


"tapi kau kan tidak mencintaiku"


"siapa yang mengatakannya? aku mencintaimu" Luna tersipu mendengarnya ingin sekali ia bersembunyi di dasar lautan.

__ADS_1


sky memakai pakaiannya dan memberikan dasi itu pada Luna membuat Luna semakin bingung.


"apa?"


"ck kau tidak bisa romantis ya, pasangkan dasiku" ujar sky sedikit kesal dengan kebodohan istrinya.


Luna segera mengambil dasi yang di sodorkan suaminya dan ia pun memasangkannya dengan perlahan.


"jangan kemana mana karna aku tidak akan mengizinkanmu ke luar kemana pun"


"aku tidak akan kemana mana, aku juga tidak tau ini tempat apa"


sky baru ingat jika istrinya ini tidak mengenal daerah sini, istrinya hanya sebentar tinggal di negara ini waktu kerja.


mereka pun keluar dari kamar menuju ruang makan.


sky sedari tadi menggandeng tangan istrinya enggan untuk melepaskannya, membuat Luna sedikit jengah dengan tingkah suaminya.


sky tak menghiraukan, ia hari ini merasa senang karna kini suasana terasa sangat damai dan tidak ada keributan lagi.


sky duduk di kursi dan Luna duduk di sampingnya.


mereka memakan makanannya yg sudah di siapkan oleh para pelayan.


"sky, apa aku boleh bekerja"


"apa semua kebutuhanmu belum semua ku penuhi hmm" ujar sky menatap tajam istrinya.


"bu-bukan begitu hanya saja aku ingin bekerja aku bosan tersu menerus di mension"


"kau bisa melakukan apapun yg kau mau, asalkan kau tidak pernah keluar aku tidak ingin para pria hidung belang di luaran sana.


Luna hanya diam tak menjawab, ia lelah terus berdebat dengan suami arogant nya itu.

__ADS_1


...----------------...


...----------------...


...----------------...


setelah sky berangkat.


Luna kini sedang duduk menikmati jus yg di sediakan para pelayan, ia menonton televisi menonton drama kesukaannya


tiba tiba seorang wanita paru baya memanggilnya membuat nya menoleh kearah sumber suara tersebut.


"ibu" Luna terkejut melihat kedatangan Dita


"boleh ibu duduk" ujar wanita itu dengan suara yang berbeda, biasanya wanita itu akan membentaknya namun kini suara wanita itu menjadi lembut.


"silahkan Bu, aku akan mengambilkan minuman untukmu" ujar Luna hendak menuju dapur namun Dita menahannya.


"tidak perlu, ibu ingin berbicara penting denganmu"


Luna kembali duduk di tempatnya dan mendengarkan perkataan Dita.


"sebelumnya ibu ingin meminta maaf padamu, maaf karna selalu menyakitimu" ujar Dita membuat Luna bingung.


"ibu tak perlu meminta maaf karna luna sudha memaafkan ibu dari dulu"


Dita tersenyum ia menyesal karna menyia nyiakan menantunya yg baik tidak selicik Aran, ya Dita tahu jika Aran ternyata hanya ingin memanfaatkan harta anaknya dan juga Aran telah memiliki kekasih yang pengangguran.



ceritanya Mimin udah update.


jangan lupa mampir ya๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2