Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 85


__ADS_3

πŸ–€πŸ–€πŸ–€


"aku..aku dibawa oleh prince ke club"


David yang mendengarnya semakin marah, ia ingin menampar adiknya namun tangannya segera di pegang oleh felica agar pria itu tidak bertindak lebih.


"panda..jangan panda ini semua bukan sepenuhnya salah luna" felica berusaha menenangkan suaminya yang terlihat sangat emosi.


kemarahan suaminya membuat felica mengingat saat suaminya dulu menyiksanya.


"tidak apa sky, aku salut padamu karna kau berani bertanggung jawab" bisik Olivia pada pria itu.


namun, Olivia tidak tau jika suaminya tenaga menahan rasa cemburu yang menggebu gebu, Kenzo mengeratkan pergelangan tangannya dan menatap tajam kearah Olivia dan sky.


asisten Han yang melihatnya menggelengkan kepalanya.


Kenzo yg tak tahan pun mendekati istrinya dan menggendongnya membuat Olivia terkejut.


"hubby, turunkan aku kasihan sky" ujar Olivia marah dengan suaminya.


Kenzo memangku Olivia dan memeluk tubuh wanita itu dan enggan melepaskannya pria itu menyembunyikan wajahnya di punggung istrinya.


sementara itu kini adik kakak itu sedang saling menatap tajam hingga sulit untuk melerainya.

__ADS_1


"tapi aku ingin menikah dengannya kak" ujar Luna dengan tangisnya.


"tidak..!!! jika aku tidak mengizinkannya maka kau tidak boleh menikah dengan pria itu"


"panda, biarkan mereka bahagia kau tidak boleh bersikap seperti ini panda"


"chubby, kau tidak mengerti perasaanku, Luna telah mengecewakan kami semua"


"aku tidak bermaksud mengecewakan kalian, tetapi kami melakukannya karna ketidak sengajaan"


"baik, aku tidak akan mencampuri urusanmu lagi, biarlah momy dan Dedy yang mengurusmu" David meninggalkan semua orang.


sejenak ia menatap nyalang kearah sky namun sky hanya menatapnya dengan datar tanpa ekspresi.


"Han, bawa luna kekamarnya dan kau, kau boleh pergi" Kenzo menatap tak suka kearah sky.


mengingat kala pria itu yang selalu mendekati istrinya saat Olivia kuliah dulu.


"baik, namun aku tetap pada keputusanku aku akan menikahi Luna" sky meninggalkan mereka sementara asisten Han kini mengantar Luna kedalam kamarnya.


tinggalah Kenzo dan Olivia di ruang tamu.


"aku tidak suka kau memegang tangan pria lain" Kenzo berkata sembari mengelap tangan istrinya dengan tissue.

__ADS_1


"hubby, aku hanya mengobati luka nya bukan untuk mendapatkan hatinya" ujar Olivia lelah merasa tertekan.


"aku hanya ingin kau berada di dekatku dear"


"hubby, mau sampai kapan hubby seperti ini padaku" Olivia lelah dengan sikap posesif suaminya.


pria itu selalu mudah cemburu


"aku hanya ingin kau berada di dekatku dear, bahkan kau tidak usah melakukan apapun kau cukup ada disampingku aku hanya tidak ingin kehilangan orang yang ku cintai untuk ke 2 kalinya"


"tetapi apakah hubby tidak sadar jika sikap hubby ini berlebihan" ujar Olivia menatap mata tajam suaminya itu.


"baik jika kau tidak ingin aku bersikap posesif terhadapmu, maka kau jangan marah jika aku dekat dengan wanita lain" uajr Kenzo dengan tegas membua Olivia terkejut.


"bu-bukan begitu maksudku hubby...hanya saja aku-"


"bahkan tidak segan segan aku meniduri wanita itu di depanmu"


entah mengapa perkataan Kenzo berhasil menyayat hati Olivia, hingga wanita itu menangis.


"hiks...hiks..hubby jahat...!!!" teriak Olivia memukul mukul dada bidang kekar itu.


"maka dari itu kau jangan mendekati pria lain aku tidak suka milikku di lihat orang lain" Kenzo memeluk erat tubuh istrinya enggan untuk melepaskan

__ADS_1


__ADS_2