
π€π€π€
dikamar Kenzo.
Olivia membuka tirai besar itu agar cahaya matahari menembus kedalam
hal itu dapat membangunkan sang singa yang tengah tertidur dengan sangat nyenyak nya di ranjang.
"good morning hubby" ucap Olivia melangkah dengan pelan ke arah ranjang
"Good morning too dear" ucap Kenzo dengan suara seraknya khas bangun tidur
Kenzo duduk dan merenggangkan otot otot tangannya, sementara Olivia menyiapkan pakaian untuk Kenzo kenakan ke kantor.
Kenzo melangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, Olivia merapikan ranjang itu meski sedikit kesusahan karna terganjal perut nya yang besar.
"apa aku minta pada hubby ya agar kak David mengizinkan sky menikahi luna" Olivia tampak berfikir ia tidak bermaksud untuk ikut campur hanya saja ia merasa kasihan pada Luna
meskipun Luna pernah membuatnya terluka, namun Olivia tidak mempermasalahkan akan hal itu.
bagaimana pun luna adik dari David dan Olivia juga harus menjaga Luna.
tak lama pintu kamar mandi terbuka, seorang pria tampan keluar dari dalam kamar mandi dengan handuk yang melilit di pinggangnya.
__ADS_1
Kenzo melangkahkan kakinya mendekati sang istri yang memegang jas nya.
Olivia membantu mengenakan pakaian Kenzo.
"hubby bolehkah aku berbicara sesuatu"
"katakan"
"bolehkah aku meminta tolong padamu, agar kak David mengizinkan sky untuk menikahi Luna"
"sayang itu urusan mereka dan kau tidak boleh ikut campur"
"aku mohon hubby aku kasihan pada Luna dan apalagi kini felica sedang memiliki masalah dengan kak david"
"dear...mereka bisa mengatasi permasalahan mereka kau tidak usah mengurusinya ok"
"aduh bisa ga sih ini mulut ga usah sembarangan ngomong, asal ceplos aja pasti akan ada bendera perang sebentar lagi" batin Olivia gugup apalagi kini suaminya menatapnya dengan tajam.
"kau kasihan pada pria lain dear"
"ti-tidak itu tidak benar hubby aku hanya kasihan pada Luna ko hehe" ujar Olivia menunjukan gigi putihnya.
...****************...
__ADS_1
...****************...
...****************...
kini mereka semua berkumpul di ruang makan.
tampak Luna juga ikut bergabung, namun wanita itu hanya diam dan fokus ke makanannya tanpa memperdulikan orang orang di sekitarnya
Olivia menatap suaminya meminta agar David mengizinkan sky menikahi Luna agar kehidupan Luna memiliki status yang jelas.
"David biarkan sky menikahi luna" ujar Kenzo menatap sahabat yang ia anggap saudara itu.
"tidak kenz, aku tidak Sudi menikahkan adikku dengan pria bejad sepertinya" ujar David menatap tajam kearah Kenzo.
"panda bisakah kau turunkan egomu dan mengalah" ujar felica benar benar kesal pada suaminya.
"sayang aku tidak suka adikku menikah dengannya biarlah aku menjodohkannya dengan rekan kerjaku" ujar David tanpa memperdulikan perasaan luna
"tidak kah kau berfikir David, siapa yang mau menerima Luna saat sudah tidak virgin lagi aku yakin suaminya akan mencampakkan nya" ujar Kenzo membuat David terhenyak.
"tapi-"
"dan apa kau tidak berfikir jika Luna saat ini tengah merasakan depresi" ujar Kenzo memutus pembicaraan David.
__ADS_1
"aku depresi karena mu kak kenz, aku masih mencintaimu" ujar Luna dengan pelan namun masih bisa didengar oleh semuanya.
Alberto segera menyingkir dari ruang makan karna tak ingin ikut campur dalam malasan keluarga, sementara Chelsea yang tak tahu apa apa mengikuti Alberto dari belakang dengan membawa roti di tangannya