
~❤️~
aku adalah gadis yang selalu di manja keluarga, apapun yang aku ingin kan selalu di berikan oleh mom Olivia, mirisnya semenjak semua orang tahu jika aku menjual rahimku pada sang kakak ipar, seluruh keluarga membenci ku, termasuk kakak ipar ku sendiri. ~aurora.
pov.
Aurora tampak berada di cafe dengan memesan minuman lemon kesukaannya. ia menatap jam di pergelangan tangannya, Kakak kembarnya itu sangat lama sekali jika ada pertemuan.
"Aurora"
"kak, mengapa kau lama sekali"
"ohh tadi di jalan ada macet"
"kenapa kakak memintaku untuk bertemu disini?"
"ada yang ingin kakak bicarakan padamu"
Aurora menatap intens kakaknya, Aurel mengembuskan nafasnya perlahan, mungkin adiknya akan kecewa dengannya.
__ADS_1
"Aurora jawab dengan jujur, apa kau menyayangiku?"
"tentu saja, meski aku selalu meminjam barang mu tanpa izin, aku senantiasa menyayangi mu"
"apa kau ingin menuruti permintaan ku, aku belum pernah meminta apapun padamu"
"katakan kak, mungkin aku bisa mengabulkan nya"
"bisakah aku meminjam rahimmu dan kau menikah dengan Alvaro selama 5 bulan"
"APA! apa kau sudah gila kak"
"aku tau Aurora, ini memang sangat tidak masuk akal, akan tetapi aku mohon padamu agar menerima permintaan ku"
"aku tau Aurora tapi aku mohon, hanya dengan ini aku bisa bahagia dengan Alvaro, aku tidak bisa memberikannya dia seorang pewaris keluarga Alvaro Alexander dan kau tau? aku juga sangat menginginkan Seorang anak"
"masalah itu bukankah kau bisa mengadopsinya"
"aku tidak ingin anak orang lain Aurora aku ingin kau saja yang meminjamkan rahim untukku"
"tapi aku tidak bisa kak" lirih Aurora merasa sakit mendengar permintaan kakak kembarnya
__ADS_1
"kapan aku mendapatkan kebahagiaan? mom Olivia,ded Kenzo, kak Alberto, bahkan seluruh keluarga lebih membela mu dari pada membelaku, aku harus mengalah apa yang kau inginkan, bahkan mereka lebih memperhatikan dirimu dari pada aku, aku juga ingin mendapatkan kebahagiaan dan kasih sayang, jika seperti ini terus lebih baik aku bunuh diri saja" ucap Aurel membuat Aurora terkejut.
"jangan! baiklah aku setuju"
Aurel yang mendengarnya tentu saja merasa sangat senang, ia memeluk adik kembar nya. "terimakasih" ucapnya tersenyum manis.
Aurora hanya bisa tersenyum menutupi kesedihan dan rasa sakit dihatinya.
ia tau, jika keluarganya lebih menyayangi nya dari pada dirinya, Maka dari itu ia akan menebusnya, sebagai ganti kasih sayang seorang adik kepada kakaknya.
"apa kak Alvaro akan menerima ku"
"aku akan memaksa nya, dia tidak pernah menolak keinginan ku, tenang saja"
"aku takut keluarga kita akan tahu"
"kau tidak perlu khawatir, mereka sangat sulit membedakan kita bukan? bahkan jika dipanggil harus menggunakan nama twins A jadi setalah menikah dengan Alvaro aku akan berpura pura menjadi dirimu di mension utama, dan aku juga akan menyuruh Alvaro untuk menyembunyikan ini sebaik mungkin"
Aurora hanya mengikuti perkataan kakaknya, ia pun berpisah dengan kakaknya, tinggal menunggu hari esok apa yang akan ia dapatkan, apakah ia justru bahagia karna bisa menikah denhan pria yang ia cintai, atau justru tidak terima masa depannya hancur karna kakaknya.
ia pulang memesan taksi, karna ia tidak membawa mobilnya. ia berkali kali mengusap air matanya yang terjatuh di pipinya.
__ADS_1
apakah kali ini tuhan akan mempermainkan dirinya.