
π€π€π€
felica tidak membawa apa apa,ia hanya membawa tas tangan,ponsel,serta uang tabungan dari hasil David membayarnya saat ia melayani pria itu.
felica keluar mension diam diam,tanpa sepengetahuan para pengawal. dan tentu saja felica segera memesan taksi dan keluar dari kota D.
tempat dimana suaminya berkuasa.
felica menuju kota terpencil yg penduduknya tidak terlalu padat dan dibawah kawasan perusahaan seseorang.
felica mengontrak untuk tempatnya berteduh,bersama anaknya.felica lelah dengan semuanya. wanita itu memilih pergi dari pada harus bertahan.
...****************...
...****************...
...****************...
...****************...
hari sudah sore.
kini David kembali ke kediamannya bersama kekasihnya.
pria itu mengedarkan pandangannya mencari sosok wanita yg menyatakan cinta padanya.
namun,sia sia wanita cantik yg selalu berkutat dengan alat penggoreng itu tak terlihat batang hidungnya.
__ADS_1
David mencoba mencari di kamar felica namun hasilnya nihil,wanita itu tidak ada dikamarnya
membuat clara yg sedang menonton tv itu kebingungan.
"sayang ada apa..???" tanya Clara namun tak dijawab oleh pria itu.
David merasa emosi,ia akan memberi felica pelajaran nanti karna berani pulang terlambat.
David tidak terlalu mengambil serius ia memutuskan untuk masuk kedalam kamar dan membersihkan diri.
awalnya David tampak biasa saja,tak memperdulikan keberadaan wanita itu. namun hari sudah semakin gelap pria itu mulai mengkhawatirkan istirnya.
karna kesal David pun memutuskan untuk beristirahat didalam kamar,namun saat ia melewati ranjang ia melihat secarik kertas berisi tulisan. pria itu pun mengambilnya.
...**Dear tuan Dava...
aku menyerah untuk mengejar cintamu,aku lelah terus kau sakiti karna wanita itu. aku sadar aku tidak berharga di hatimu. tapi asal kau tau,aku sangat mencintaimu karna kau yg mengambil kehidupanku yg sangat berharga (mahkota) ku sadar jika aku tidak kau anggap sebagai istri dimata mu,hari hari aku menjalani hidup yg cukup berat,bahkan aku harus meminum pil pahit agar aku tidak mengandung anakmu.
kini pintu hatiku tertutup,aku memutuskan untuk berhenti mencintaimu. kau tau? ada pria yg melindungi ku saat kau tidak memperdulikan ku.
selamat tinggal tuan,semoga kau menemukan wanita yg lebih baik dariku dan aku tidak akan pernah menggangu kehidupanmu lagi**.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
David yg membacanya mengeraskan rahangnya. kini pria itu sadar jika ia melakukan kesalahan yg besar. yaitu membiarkan felica keluar masuk mension. jika ia memperketat keamanan nya,sudha dipastikan felica Mash berada dimension ini.
David keluar dengan langkah tergesa gesa,menuruni tangga dengan cepat dan berteriak memanggil para pengawal dan suruhannya.
"cari felica sampai ketemu dan bawa dia kehadapanku"
"baik tuan"
pada pengawal itu mulai mencari keberadaan felica. sementara yg dicari kini sedang tidur di ranjang yg sudah disediakan oleh ibu pemilik kontrakan.
meski kontrakan itu kecil,itu tidak terlalu dipermasalahkan oleh felica yg jelas ia bisa hidup tenang sekarang.
ibu kontrakan nya juga cukup baik dan menerima felica apa adanya.
felica mulai membuka usaha kecil kecilan. ia berjualan online dengan bermodal ponsel.
namun felica masih tetao membalas pesan Xavier.
"kau dimana felica" tanya Xavier di sambungan telfon.
"aku sudah tidak di kota itu lagi"
__ADS_1
"what..!!! apa kau gila kau ada dimana"
"aku kabur dari mension itu Xavier,kau tau? pernikahan ku sangat tidak bahagia"