Wife CONSIDERED GARBAGE

Wife CONSIDERED GARBAGE
Episode 28


__ADS_3

πŸ–€πŸ–€πŸ–€


felica menutup pintu dengan rapat saat kepergian Xavier. wanita itu membuka bungkusan yg di belikan oleh Xavier.


saat itu membuka,ia terkejut saat melihat ada banyak susu ibu hamil untuknya. felica tersenyum senang karna lelaki itu cukup mengetahui apa yg ia butuhkan


namun perlahan senyuman indah itu mulai memudar,karna mengingat sang suami yg bersikap kasar padanya.


"andai saja Dedy mu yg perhatian pada momy,pasti momy bahagia" ujar felica dengan mengelus lembut perutnya.


wanita itu pun memilih untuk beristirahat sebab besok ia mulai membuka usaha kecil kecilan.


...****************...


...****************...


...****************...


...****************...


...****************...


keesokan harinya.


felica bangun dari tidurnya, ia merasa sangat nyenyak dan ia merasa beban seolah olah terangkat.


felica menyunggingkan senyumannya dan mengelus sayang perutnya.


"pagi anak momy, sehat sehat ya"


felica turun dari ranjang untuk membuat sarapan pagi. wanita itu melangkah dengan pelan takut ia terpeleset dan melukai anaknya.


wanita itu membuat sup ayam karna ia sangat ingin memakan sup ayam. maka dari itu felica membuatnya.


felica memakan sup nya sembari menonton drama kesukaannya di YouTube. namun saat asyik menonton tiba tiba ada sambungan telfon dari Xavier. mau tidak mau wanita itu harus mengangkat ponselnya.

__ADS_1


"halo xavier"


"pagi cantik,sudah sarapan..???"


"sudah,ini aku lagi sarapan dan juga meminum susu yg kau berikan"


"baguslah, kau jangan lupa untuk terus meminumnya"


"kau tenang saja,aku akan terus meminumnya"


"baiklah,kalau begitu aku matikan dulu nanti aku menelfon lagi,aku harus meeting dengan klienku"


"baiklah,semangat kerja nya"


"kau juga semangat"


"semangat apa...???"


"semangat untuk melupakan cintamu pada David" ujar Xavier tertawa keras membuat wanita hamil itu merasa kesal.


felica mematikan ponselnya dan kemudian wanita itu menuju kamarnya. wanita itu ingin membeli mesin penjahit dengan uang yg masih ia pegang.


ia akan membuat pakaian yg ia buat dengan tangannya sendiri. ia tidak boleh bergantung pada orang lain. ia harus berkeja sendiri demi mencukupi kebutuhannya sehari hari


*


*


*


*


di kota D


tampak pria tampan yg sedang duduk di kursi keberadaannya. memandang kota dari jendela kaca besar itu.

__ADS_1


pria itu tidak menampakan senyuman di wajahnya bahkan ia sudah tak merasakan cinta lagi pada Olivia. padahal jelas jelas Olivia adalah istri dari sahabatnya. dengan terpaksa ia menyembunyikan cinta yg terlanjur terpendam.


"mengapa aku tidak merindukan Olivia...???"


"tunggu, mengapa aku masih menyimpan cinta pada olivia? tidak dia sudah aku anggap sebagai adikku sendiri tidak mungkin aku mencintainya"


"akh.....felica...kau dimana...."


saat sedang frustasi, tiba tiba pintu ruangan David di ketuk dari luar dan memunculkan seorang pria tampan.


"tua"


"bagaimana"


"kami masih belum menemukan tuan"


"APA APAAN KALIAN INI,MENCARI SATU WANITA SAJA TIDAK BECUS..!!!" teriak David marah.


"maaf tuan" asisten Aldo hanya bisa menundukkan kepalanya saat David menceramahi nya,sebab jika ia berbicara sepatah pun,sudah dipastikan ia akan dihabisi oleh pria didepannya ini.


"aku tidak mau cari dia di ujung dunia sekalipun"


"baik tuan"


asisten Aldo segera melangkah keluar dari ruangan David,sebelum pria itu kembali marah padanya.


...****************...


...****************...


...****************...


sudah seminggu felica tinggal di kontrakannya.


dan seminggu ini David belum menemukan keberadaanya. felica kini membuka usaha online.

__ADS_1


usahanya berjalan lancar,pakaian hasil buatan felica sangat di gemari semua orang.


__ADS_2