
π€π€π€
bi Susi menuntun felica menuju kamarnya.
sementara itu, dikantor David Guetta group.
tampak wanita cantik menangis tersedu sedu di sofa bersama pria tampan yg berusaha menenangkannya.
"mengapa bisa seperti ini sayang"
"ini karna istrimu sayang, dia menginjak tanganku"
"apa kau membuat masalah dengannya???"
"tidak,dia tiba tiba mendorongku dan membuatku terjatuh" uajr Clara dengan berbohong.
David yg mendengarnya merasa geram,pria itu mengetatkan rahangnya dan menatap nyalang.
"Aldo..!!!"
"ya tuan"
"siapkan mobil,aku akan pulang sekarang"
Clara tersenyum senang saat mendengar ucapan David,wanita itu yakin pasti pria itu akan menghukum felica dengan kejam.
asisten Aldo menghela nafasnya dengan berat,Aldo menganggap tuannya itu bodoh karna mau saja dibohongi
"bukankah Anda bisa melihat camera cctv tuan,belum tentu nona Clara benar" ujar Aldo kali ini benar benar membela felica.
Clara menelan ludahnya dengan kasar,lidahnya kini terasa kelu. badannya terasa lemas.
"apa yg aku katakan asisten Aldo, apa kau menuduhku..!!!" ujar Clara tak terima.
__ADS_1
"bukan menuduh anda nona,hanya saja mencari bukti nya"
"sayang,apa kau tidak mempercayaiku???"
"aku mempercayaimu,dan sekarang aku harus menghukum wanita itu" uajr David meninggalkan Aldo dan Clara membuat wanita itu kesenangan.
"kau tidak akan bisa menggeser posisi saya asisten aldo" ujar Clara mengejek asisten Aldo.
"saya bisa nona,suatu saat posisi anda akan digantikan oleh nona felica" ujar asisten Aldo membalas perkataan Clara dan pergi meninggalkan wanita itu
"cihh,aku tidak takut" geramnya dan menyusul David.
...****************...
...****************...
...****************...
dimension David.
"terimakasih bi" uajr felica tersenyum tulus.
"sama sama nona,mengapa anda bisa mencelakai nona Clara"
"dia menghina ibuku bi,dia mengatakan ibu ku murahan"
"pantas saja anda marah,ternyata nona Clara yg memulainya duluan"
"kau benar bi,aku sangat takut tuan David tidak akan mempercayai perkataan ku"
"sabar nona,and pasti bisa membela diri anda,saya tidak bisa membantu mu nona saya takut tuan muda marah karna saya ikut campur"
"tidak apa bi,aku bisa kok"
__ADS_1
saat sedang berbincang,tiba tiba pintu kamar felica ditendang keras dari luar. sontak membuat wanita itu terkejut setengah mati.
tampak ia melihat pria tampan masuk kedalam dengan amarah yg memuncak,matanya menatap nyalang wanita itu membuat felica menunduk ketakutan.
"tu-tuan"
David menarik kasar rambut wanita itu membuat felica meringis kesakitan karna rambutnya tertarik.
"akhh....lepaskan tuan...ini sakit.. hiks..hiks..hiks"
"APA YG KAU LAKUKAN PADA CLARA HAH...!!!"
"saya hanya menginjak tangannya"
"menginjak katamu? apa maksudmu menyakitinya" teriak David marah.
"dia menghina ibu ku tuan dan dia menarik rambutku" uajr felica berusaha memberontak.
bi Susi yg tak mengerti apa yg harus dilakukannya,berusaha menenangkan David. pria yg sudah ia jaga dari kecil.
"tenang tuan,nona muda tidak bersalah"
"bi aku minta padamu untuk keluar"
"tuan muda"
"KELUAR!!!" bentak David pada wanita tua itu.
mau tidak mau bi Susi keluar meninggalkan kamar felica,sementara saat ia keluar tanpa sengaja ia melihat Clara yg tersenyum senang melihat felica dihukum.
"akh...tuan...saya tidak bersalah...hiks..hiks..hiks"
"kau harus menerima akibatnya" David menyeret paksa wanita itu menuju kamar mandi.
__ADS_1
dan menyiram tubuh wanita itu dengan air dingin.