
π€π€π€
saat asyik memandangi bunga tersebut,tiba tiba sebuah tangan menutupi matanya membuat felica terkejut dan merasa panik.
"ada apa ini...??? mengapa semua nya gelap,apa aku buta mendadak" ujar felica membuat Alex berusaha menahan tawanya.
"hei kau tidak buta hanya saja kau harus menebak siapa aku"
"aku tau,kau Alex kan" uajr felica yang sudah kenal dengan suara ini.
Alex melepaskan tangannya dan tersenyum manis dihadapan wanita yg memegang bunga itu.
"kau sedang apa...???"
"kau tidak lihat? aku sedang merangkai bunga ini aku rasa bunga lili bagusnya di tempat yg ini" ujar felica mengambil kertas craft berwarna pink ke emasan.
"kau sangat cantik dengan bunga itu" puji Alex
"sungguh...???"
"yaps"
"aku tau kau berusaha membuatku senang,kau sama dengan sahabatku itu selalu membuatku senang"
"mengapa kau berkata seperti itu..??? apa kau sedang sedih hari in"
"kau benar"
__ADS_1
"coba kau katakan"
"privat" ujar felica dengan cepat membuat pria itu berdengus.
"dasar gadis menyebalkan" ujar alex tersenyum kecil.
mereka pun kembi bekerja sembari asyik tertawa, menikmati pagi hari yg cerah.
sementara di kantor David
tampak pria itu sedang duduk memandangi kota melalui jendela besar di samping Sofanya.
"apa kau telah mengurus semuanya..???"
"sudah tuan"
ya,David akan menikmati hari liburnya bersama dengan Clara kekasih nya,sekaligus cinta pertamanya. David tidak memperdulikan felica yg dipikirkan pria itu adalah menikmati kebahagiaannya dengan Clara,masalah Clara hamil? tentu saja David akan menikahinya.
*
*
*
felica kini pulang kemension suaminya,kebetulan ia pulang lebih awal hari ini. wanita itu segera menyiapkan keperluan suaminya setelah membersihkan diri. namun saat ia sedang menyiapkan makan malam David,tampak wanita yg membuatnya kesal kembali memasuki mension suaminya.
"hei jangan bermalas malasan atau aku akan mengadukan mu pada David" ujar Clara saat melihat maid yg berdiri menundukkan kepalanya
__ADS_1
"cihh kasar sekali dia dengan para maid" ujar felica dengan kecil tidak kedengaran
"apa yang kau lakukan disitu..??? bekerja sana" ujar Clara menunjuk felica yang berdiri di anak tangga dan menatapnya dengan penuh kebencian.
"berapa gaji yang kau bayar menyuruhku bekerja??" ujar felica tak terima,ia merasa harga dirinya di injak injak.
"kau ingin berapa...?? aku bisa memintanya pada calon suamiku" ujar Clara dengan sinis.
"kau tau? kau wanita ketiga setelah hubungan kami"
"ckck sepertinya anda salah orang nona,saya menikah dengan tuan David sebelum anda berpacaran dengan tuan david" ujar felica terkekeh lucu dan meninggalkan Clara yg tampak geram dengannya.
"aku akan membalasmu wanita murahan" ujarnya menatap punggung felica dengan benci.
...πππ...
kini jam sudah menunjukan pukul 5.00
setah perdebatan antara felica dan clara,kini kedua sama sama wanita itu tampak saling menatap tajam.
menunggu David pulang
dan benar saja kijang besi hitam mewah itu memasuki pekarangan mension dan memarkirkannya di depan pintu mension.
para pelayan menyambutnya begitu pula dengan felica dan clara,namun David sama sekali tidak melirik kearahnya melainkan menatap lembut sang pujaan hati.
"sayang" ujar Clara verhambur ke dalam pelukan pria itu.
__ADS_1
felica menatap mereka dengan nanar,wanita itu berjalan di belakang David dan Clara. mereka tampak bermesraan didepan wanita itu.
"semangat felica,mungkin kali ini kau kalah tapi nanti pasti kau berhasil meluluhkan hati tuan david" ujar wanita itu menyemangati dirinya